Jumat, 28 Desember 2012

FanFiction My Yeobo is A VAMPIRE // Season 2 // Chapter 2


Ok Lets Read this FF ^^
Happy Reading...... semoga suka ya ^.^
Jangan lupa RCL ya :) [ Read Coment Like ]

Waring : Banyak typo bertebaran !!

===========================================




Title : My Yeobbo is A VAMPIRE
Author: Lee Haeka / Diska Park
Posted By Lee Hyemi

Cast Vampire :
Lee Dong Hae  : Vampire name 'Alexander Leethe Count Chocula'
Lee Hyuk Jae : Vampire Name 'Leerant Luke Count Chocula'
Cho Kyu Hyun : Vampire Name 'Lachain Shan Count Chocula'

Cast Couple Vampire :
Park Ni Chan
Jung Ha Rin
Kim Yun Ah

Other Cast :
Kang Rae Mi
Choi Siwon
Henry Lau
Kim Hee Chul ( Appa's Vampire/ King of Vampire  )
Park Jung Soo ( Nichan's Appa )
Park Rin Byul ( Nichan's Umma )
Lee Sung Min ( Nichan's Oppa)
Other SJ members

Genre : Fantasy, Horror, Romance, Comedy


=======================================

 Nichan POV =

Di suatu malam aku berjalan di sebuah hutan, entah dimana hutan ini berada. Aku berjalan dan terus berjalan menelusuri hutan ini. Aku Takut.. Aku Takut jika tiba-tiba ada werewolf lagi dihadapanku. Aku benar-benar takut..Tapi Donghae Oppa tidak ada disampingku saat ini. Tubuhku mulai bergetar, Jantung ku kini tidak berdetak secara beraturan. “AAAAAAAAA!!!!!!” Terdengar suara teriakan seseorang yang membuatku kaget, Sepertinya suara itu sudah tidak asing lagi di telingaku. Aku sangat penasaran jadi Aku pun langsung berlari mengikuti suara itu, dan sampailah di tengah hutan, tempat dimana aku dan donghae oppa pernah di serang seekor werewolf. Terlihat di tempat itu di penuhi orang-orang. Aku ingin menghampiri mereka, tapi aku takut. Aku hanya bersembunyi di balik semak-semak. “AAAAAAAAAAAAAA!!!! ANDWEEE!!!!!” Suara itu lagi … Aish! Suara itu benar-benar tak asing lagi di telingaku, Tapi aku tidak bisa melihat siapa orang yang berteriak itu karna banyak orang yang menghalanginya. Aku pun terdiam sejenak. Tapi tiba-tiba aku membayangkan Donghae Oppa yang setiap hari meneriakiku dengan suaranya itu.

“Nichannie.. Saranghaeyo!!”  Ucapnya waktu  dia menoleh kearahku dengan senyumannya.

“Nichan.. I Love U !!”  Ucapnya waktu ingin pulang dari rumahku.

“Channie.. Kau kemana saja?? Aku Merindukanmu!”  Ucapnya waktu Aku baru pulang dari rumah haraboji.

“Channie .. Apa kau mendengarkan suaraku?? Apa suaraku bagus ??” Ucapnya waktu menyelesaikan lagu yang di nyanyikannya.

“Nichan … Park Nichan!!” Teriaknya waktu memanggilku sambil tersenyum kearahku.

Aishh … DAMN!! Kenapa aku baru menyadarinya? Itu suara Donghae Oppa!! Donghae Oppa apa yang terjadi padamu?? Aku tidak bisa melihatmu!! Aku sangat khawatir padamu, Apa yang harus ku lakukan?. “NO!! HENRY!! NO!!!” teriakannya. Henry?? Vampire itu lagi?? Apa yang dia lakukan pada donghae oppa??. “AAAAAAA!!!!!” Teriak nya lagi, tak kusadari airmataku keluar begitu saja, lalu tiba-tiba keluar sinar putih yang sangat silau dari dalam lingkaran tersebut.

Beberapa saat kemudian sekelompok vampire itu pergi meninggalkan Donghae oppa yang kini terbaring tak berdaya di tanah.  Aku pun langsung menghampirinya. Matanya terpejam dan tubuhnya tak bergerak sama sekali. “Aigoo .. Apa yang mereka lakukan padanya??” ucapku sambil melihat donghae oppa yang terbaring. Aku mengerak-gerakkan tubuhnya tapi tidak ada respon yang dia berikan. Lalu Aku menarik tangannya sehingga dia berada dalam posisi duduk saat ini. Aku menggerak-gerakkan tubuhnya lagi tapi tetap tidak ada respon darinya. Aku pun menepuk-nepuk pelan pipinya itu sambil berkata “Oppa .. Donghae oppa!! Sadarlah …”. Tiba-tiba dia membuka matanya, dan Itu membuatku sangat Kaget. Matanya itu berwarna merah, tapi warna nya lebih terang dari yang sebelumnya, Gigi taringnya juga muncul. Tatapannya dingin seperti dulu. Tapi tatapannya yang ini terlihat jahat, dan dia juga menyeringai. Dia bukan Donghae Oppa! Dia pasti bukan Donghae Oppa! Oppa tidak seperti itu!. Dia langsung memegang tubuhku, aku benar-benar sangat takut, aku berusaha memberontak tapi dia tidak melepaskannya. Dia pun langsung menggigit Leherku “AAAAAAAAAAAAAAAAAA!!!!!!”.

*
*

“AAAAAAAAAAAAAAAAA!!!!” Teriakannku yang Terbangun dari tidurku, akupun memegang kepalaku. “Hoeh ..Ternyata itu hanya mimpi!” gumamku. Aku membayangkan mimpi itu lalu aku berkata “Hae oppa .. Mata itu .. Tatapan itu .. Ekspresi itu .. Smirk itu .. Dia menggigitku?? aghh!!! Itu bukan Hae!! Hae tidak seperti itu!!”. Aku melihat jam, dan ternyata kini sudah jam 8 pagi, aku harus segera pergi kuliah. Aku pun langsung bangun dari tempat tidur dan segera berlari ke dalam kamar mandi.

30 Menit kemudian aku keluar dari kamar mandi, Lalu aku langsug memakai baju ku. Setelah itu aku duduk di depan kaca untuk menyisir rambutku. Tapi tiba-tiba bayangan Donghae dengan mata merahnya dan senyum evilnya muncul di dalam kaca, Aku langsung kaget dan berdiri, Lalu Aku langsung keluar dari kamarku.  Aku takut.. Aku sangat takut… Kenapa bayangan itu terus muncul dalam pikiranku?? Apa ada sesuatu buruk yang akan terjadi?? Kenapa Perasaan ku jadi tidak tenang seperti ini?? Donghae Oppa .. Apa yang akan terjadi padamu???. Aku langsung berlari menuju ruang makan sampai-sampai Appa dan Sungmin oppa merasa heran melihatku seperti ini.

“Channie .. Kau kenapa ??” Tanya Appa padaku

“Hey!! Ada apa?? Kau Melihat hantu ya ??” Tanya Oppa yang terlihat heran karna melihatku

“Eoh?? Aku .. Aku .. Ahh .. Tidak.. Aku Tidak Apa-Apa!” Jawabku gugup, Aku pun langsung menghampiri Appa dan Ming Oppa sambil menggelengkan kepalaku

“Dasar Aneh!!”  Celeteuk Ming Oppa yang sedang duduk

“Bukannya Kau yang aneh Park .. Sung.. Min ???” Teriakku yang langsung duduk, Aishh … Aku tidak terima dengan perkataan Ming Oppa

“Jangan memanggil ku Park Sungmin !! Aku Lee Sungmin !!” Teriaknya, sepertinya dia mulai kesal .. hahahha …

“Tapi Marga mu itu Park bukan Lee…” Teriakku

“Memangnya kenapa ?? Aku suka Marga itu! Aku ingin mengikuti marga dari keluarga Eomma.. Lee Rin Byul!” Jawabnya

“Tapi sekarang marga eomma itu Park!!! Park Rin Byul!!” Teriakku yang tak maau kalah dengan Sungmin Oppa

“Tapi Appa mengubah namanya menjadi LEE.. LEETEUK!! DASAR KAU BABO!!” Teriaknya kesal

“Sudahlah Ming!! Ming Jangan berkata seperti pada adikmu!!” Ucap Appa yang membelaku, Aku hanya mengangguk saja.

“Ahh .. Terserahlah!! Dia anak kesayanganmu kan ?? dan aku bukan apa-apa bagimu kan?” Teriaknya yang terlihat kesal.

“Ming kenapa kau berbicara seperti itu?? kalian berdua itu anak kesayangan Appa.. Percayalah!” Ucap Appa, tapi ming oppa langsung mengambil tas nya dan berdiri lalu dia pergi dari hadapan kami.

Karna tidak mau ada kesalahpahaman yang terjadi diantara kami, aku pun langsung mengejar Ming Oppa yang berjalan keluar.  “Oppa !! Oppa!! Kau marah ya padaku??” Teriakku, Tapi Ming Oppa tidak menoleh sama sekali, Dia terus berjalan tanpa menoleh ke belakang, sepertinya dia benar-benar marah padaku, padahal aku hanya bercanda. Lagian siapa suruh dulu namaku di ubah menjadi Lee Mi Young, dan ternyata nama itu adalah nama yeojachingunya.. huh ..dia yang aneh. “Ming!! Ming Oppa!! Tunggu!!” Teriakku, Tapi Ming Oppa tetep tidak memberhentikan langkah kakinya bahkan dia tidak menoleh sama sekali, Aku terus mengikutinya. Sesampainya di halte, kami pun langsung menaiki bus yang baru datang ini. Akhirnya dia tidak bisa kemana-mana lagi. Dengan rasa yang amat bersalah, dengan ragu-ragu aku duduk di sampingnya. Dia hanya melihat langit dan tak menoleh kearahku. Aku pun menundukkan kepalaku lalu aku berkata “Maaf …..”. Lalu dia menjawabnya datar “Maaf?? Maaf untuk apa ??”. Aku menarik napasku lalu aku berkata “Maaf untuk perkataanku yang tadi di rumah…”. Dia masih menatap langit lalu dia menjawabnya dengan nada datar lagi “Oh itu.. Lupakan saja!”. Aku pun langsung menoleh ke ming oppa lalu aku berkata “Kau marah ya padaku??”. Dia menoleh kearahku sambil menggelengkan kepalanya lalu berkata “Ani…”. Aku pun berteriak “ Lalu kenapa kau bersikap seperti ini ???”. Teriakan ku itu membuat semua orang yang ada di bus itu menjadi terusik, aishh .. aku jadi malu. Ming oppa pun berkata “Aku hanya tidak mau berbicara sesuatu yang terlewat batas.. Sekalian aku ingin mengerjaimu .. hahha”. Aku langsung memukul-mukul lengan oppa pelan sambil berkata “Oppa jahat! Oppa jahat!”. Ming Oppa terlihat kesakitan lalu dia berkata pelan “Lebih jahat mana yang ini atau aku bilang ke appa kalau kau itu berpacaran dengan seorang vampire??”. Aku langsung menghentikan pukulanku padanya lalu aku beterdiam sejenak kemudian aku berkata “Jadi.. kau tidak marah padaku kan ??”. Dia berkata “Mana mungkin aku marah pada adik yang sangat kusayangi ini”. Aku langsung memeluk ming oppa sambil berkata “Kyyaaaa.. Kau memang Oppa terbaik sedunia!!!”. Sepertinya aku adalah adik yang paling beruntung di dunia ini karna Aku memiliki Oppa sebaik dirimu Ming Oppa.. Park Sungmin atau Lee Sungmin .. Aku tidak peduli! Oppa Saranghae .....

==================================


Seoul National university , 10 PM KST


Sesampainya di depan tempat kuliahku yang sangat luar biasa ini, Aku dan Oppa ku tidak langsung masuk kedalam, tapi kami pergi ke taman terlebih dahulu. Hari ini ming Oppa tidak membawa mobilnya, tapi aku suka seperti ini.. Bahkan aku lebih memilih naik bus daripada naik mobil pribadi. Jika naik bus rasanya aku bisa lebih bersemangat, aku sudah berumur 19 tahun, aku tidak mau jadi anak yang manja. Aku menoleh ke kanan dan ke kiri untuk mencari Hae.  Ming oppa menepuk pundakku lalu dia menunjuk seseorang yahg sedang duduk di balik pohon sambil berkata “Channie bukankah itu hae??”. #PRANG~ Tiba-tiba seluruh tubuh terasa kaku melihat Hae yang sedang duduk membelakangi ku sambil memegang sebuah gitar. Kenapa dia harus duduk seperti itu?? Aku jadi takut jika mimpi itu jadi kenyataan dan jika aku menghampirinya tatapan dan senyuman evilnya muncul lalu menggigitku. ‘Hey nichan!! Kenapa kau jadi ketakutan seperti ini?? hah?? Bukankah dulu kau menginginkan dirimu untuk jadi vampire supaya dapat bersama donghae selamanya?’ batinku. Dengan perlahan-lahan aku menghampirinya, suaranya yang khas itu terdengar di telingaku “Neoye Haruye… Naye Haruye … ahh salah salah! Salah kunci!”. Ah itu Donghae ku bukan vampire donghae yang ada di dalam mimpiku. Tapi apa yang dia lakukan di sana ya ?. Aku pun langsung menghampirinya tanpa rasa takut lagi sambil menepuk pundaknya dan berteriak “BAAAAAAAAA!!!!!!!!”. Dia langsung Kaget lalu dia berteriak “Hey!! Kenapa kau mengagetkanku??”. Aku pun menjawabnya “Hahaha .. Kau selalu mengagetkanku, sekarang gantian! Wajahmu Lucu sekali! Aku suka!”. Hahaha .. Aku tidak bisa berhenti tertawa, Ekspresinya lucu sekali,sangat menggemaskan, aku suka ekspresinya yang seperti ini, Lalu dia berkata “Eoh? Begitukah?”.  Aku hanya mengangguk lalu duduk di sampingnya. Aku melihat di depan Hae ada buku dan sebuah bolpoint, sepertinya dia sedang menulis sesuatu. Aku pun menunjuk buku itu lalu aku berkata “Oppa itu apa ?? coba ku lihat!”. Ketika aku ingin mengambil buku itu, Hae langsung menyembunyikannya, lalu dia berkata sambil menggelengkan kepalanya “Ani …bukan apa-apa”. Ada apa dengan nya? Kenapa dia menyembunyikan buku itu? Aku jadi penasaran, Aku harus memaksanya memberikan buku itu. “Ayoolah .. Aku mau Lihat!” Teriakku tapi dia tetap tidak memberikan nya. Aku berusaha untuk mengambil buku itu tapi sangat susah, Jika aku bergerak ke kiri pasti buku itu dia pindahkan ke kanan dan sebaliknya. Sampai pada akhirnya kami berdua terjatuh di atas tanah. Dia berada di bawahku, Aku pun langsung mengecup bibir nya dan #PRANG dia lengah.  Yey! Aku mendapatkan bukunya, Buku itu kini ada di tanganku, Aku pun langsung bangun. Dia juga ikut bangun, lalu dia berteriak “YAK!!! Kau mengambil kesempatan dalam kesempitan!!”, Aku hanya tersenyum saja melihatnya, Tapi dia langsung mengecup bibirku juga, lalu dia berkata sambil tersenyum “Hahah .. Impas!!”. Aigoo.. Dia juga menciumku, Kyaa!! Hae!!. Aku terdiam sambil menyentuh bibirku, kemudian aku membuka buku itu, untung saja buku itu tidak di ambil lagi. Di dalam buku itu tertuliskan ‘Perasaan ini adalah yang pertama kali .. Cinta ini adalah yang pertama kali baby .. Satu-satunya yang menggerakkan hatiku adalah kamu..Cintaku adalah untukmu….’.  Aku menoleh kearahnya lalu aku berkata “ Oppa.. Kau membuat lagu lagi ya?”. Dia mengangguk lalu mengusap-usap lehernya kemudian dia berkata “Ne .. Sebenarnya itu lagu  untuk kejutan yang akan kunyanyikan untukmu .. Tapi sudah terlanjur ketahuan ..”.  “Mwo?? Ah Jinjjayo??” Teriakku kaget, Dia mengangguk dan tersenyum lalu dia berkata “ Tapi itu belum selesai, Kau mendengarnya??”. Aku pun mengangguk sambil tersenyum. Aku senang sekali, ah oppa saranghae. Aku pun memberikan buku itu padanya, lalu dia mengambil gitarnya yang dari tadi tergeletak di atas tanah .

“Ireon gibun cheo eumiya baby, ireon sarang cheo eumiya baby…Nareul seollege haneun saram malya narang talmeun sarang neo malya…  Bogo bwahdo tto bogo shipeo nae yeopeman isseojul saram .. Nuga bwahdo nae ippeun yeojachingu narang talmeun sarang neo malya.. Nun gamado chajeul su isseo sesang dan hanappunin neol naega neol jikyeojul-ke baby …” SJ- Haru [ Perasaan ini adalah yang pertama kali baby, Cinta ini adalah yang pertama kali baby.. Satu-satunya yang menggerakkan hatiku adalah kamu, Cintaku adalah untukmu … Aku baru saja bertemu tapi aku ingin bertemu lagi, Satu-satunya orang yang dapat berada di sisiku.. Tidak peduli orang melihatmu, mereka tahu itu cantikku, cintaku, pacarku, kamu.. Bahkan jika aku menutup mata, aku bisa menemukanmu dan hanya kamu, aku akan menjaga mu,  baby.. ] 

Hae kenapa lagu-lagu yang kau buat itu selalu membuat hatiku tersentuh? Kau memang hebat oppa.. sepertinya aku sangat beruntung menjadi yeojachingumu walaupun kita masih belum sepenuhnya berada di dalam dunia yang sama. Hari demi hari yang telah kita lewati begitu indah, dan aku berharap akan seperti ini selamanya … Tiba-tiba hembusan angin yang sangat kencang muncul sehingga membuat sedikit debu masuk ke mataku. Aku terus menyentuh mataku karna ini sangatlah perih.  Hae langsung memberhentikan permainan musiknya itu lalu dia berkata “Kau kenapa??”. Aku hanya menjawab “Mataku …. Perih”. Lalu dia langsung mendekat padaku dan berkata “Sini .. sini biarkan aku meniupnya..”.


Nichan POV Off =

*
*

EUNHYUK POV =

Sejak tadi aku sama sekali belum melihat Harin. Dia dimana ya? Aku merindukannya, Padahal setiap hari kami selalu bertemu tapi kenapa aku selalu merindukan nya? hehehe .. Ketika aku menoleh ke kanan, aku melihat donghae dan nichan, Tapi apa yang sedang mereka lakukan ??? Kenapa mereka melakukannya di tempat umum seperti ini?? Tidak bisa di biarkan, Aku harus menghampirinya. Aku pun langsung berlari menghampir nya. Berlari?? Aish.. Aku lupa! Aku tidak bisa berhenti jika aku berlari, aduhh .. Gawat ini!!.  Aku pun langsung berteriak “DONGHAE-YAH!!! NICHAN!! AWAS!!!”. Mereka kaget lalu mereka langsung menghindak. #GUBRAKK. Untuk yang sekian kalinya dahiku membentur pohon, aduh sakit..  Jika aku masih menjadi vampire seutuhnya, pasti tidak akan sakit seperti ini. Aku pun langsung mengusap-usap dahiku. Sepertinya aku harus berlajar mengontrol langkah kakiku. Donghae dan Nichan pun langsung menghampiriku.

“Hyung Gwaenchana?? Aduhh .. kau BABO sekali hyung … ” Ucap Donghae padaku.

“Hey!! Walapun hyungmu ini BABO tapi tidak ada vampire yang seperti ku di dunia ini! Aku Limited Edition loh … haha” Jawabku  sambil tertawa

“MWO????” Teriaknya kaget

“Oppa kau harus hati-hati, Kau tau kan kalau kau itu tidak bisa berhenti jika berlari?” Ucap Nichan Padaku

“Aku lupa channie.. Tadi aku penasaran pada kalian berdua, Jadi Aku langsung berlari menghampiri kalian…  Apa yang yang tadi kalian lakukan ??” Jawabku yang penasaran dengan mereka berdua

“Eoh?? Memang nya apa yang kami lakukan tadi??” Ucap Donghae menoleh ke Nichan, Nichan hanya menaikkan bahunya.

“Kalian barusan berciuman kan di sini?? Aku melihat nya dengan mataku sendiri… Memalukan! Kenapa Kalian melakukan nya di tempat umum seperti ini??” Ucapku Pelan

“M..MWO??” Teriak mereka. Kenapa mereka menjadi kaget seperti itu.

“Haishh …. Berciuman?? Ka..Kami tidak berciuman di sini hyung .. Mana mungkin kami melakukannya di sini!” Ucap Donghae gugup sambil menggelengkan kepalanya

“Ne.. Kami tidak berciuman Oppa.. Tadi ada debu masuk ke dalam mataku Lalu Hae Meniup nya dari mataku”  Ucap Nichan

“Jadi .. Aku salah sangka ya?? Mianhe..” Ucap ku, Mereka hanya mengangguk saja. Aduh .. Aku malu sekali, Babo nya diriku ini. “Btw.. Apa kalian melihat Harin?? Dia kemana ya ?? Aku belum melihatnya dari tadi.” Sambungku

“Molla Hyung.. Kau itu kan Namjachingu nya tapi kenapa kau bertanya pada kami??” Celetuk Hae.

“Kyaaa!! Hae!! Jika aku tau, aku tidak akan bertanya pada kalian!!” Teriakku

“Oh ya ya.. Benar juga ya ..Tapi jika kami tidak tau bagaimana ??? kenapa kau bertanya pada kami???”. Ucap Hae sambil menganggukkan kepalanya dan mengusap-usap lehernya. Ishh .. Babo nya Kambuh!

“Mungkin dia sedang di tempat latihan dance ..” Ucap Nichan.

“Baiklah! Aku akan kesana sekarang Juga!!” Teriakku

“Hati-Hati ya oppa …” Ucap Nichan

“Jangan Lari lagi hyung nanti jatuh … wkakwkawk ” Ucap Hae menahan tawa nya… adakah yang lucu??

“Arraseo!!” Ucapku sambil menepuk pundak hae.

Aku pun pergi dari hadapan mereka berdua. Aku langsung berjalan menuju tempat latihan dance. Semoga dia ada di sana.. Aku rindu sekali padanya. Sesampainya di tempat itu, Aku hanya berdiri di pintu sambil memperhatikannya. Dia terlihat sangat bersemangat. Usahanya selama 3 tahun ini sepertinya tidak sia-sia. Sejak dia memintaku untuk mengajarinya, aku sudah tau kalau dia itu akan menjadi dancer yang hebat. Dia itu cantik dan juga sangat pintar,sedangkan aku?? Aku hanya vampire bodoh . Tapi kenapa dia menyukai vampire bodoh seperti aku ini?? Yang sering jatuh ketika aku berlari… Bagaimana aku bisa menjaga nya jika aku terus seperti ini?? Aku merasa tidak pantas untuknya.  Aigo .. Alunan lagu ini membawaku untuk menari bersamanya. Perlahan-lahan aku menghampirinya, dan kini kami saling bertatapan.

‘Kab jakseureon naye ma re waehnji moreuge neon anshimhan deuthae.. Eodiseo bu teo urin ireohke jalmot dwehn geolkka orae jeonbu teo, dareun gonman, gidae han geon aninji….’  [Boa- Only One]

Langkah demi langkah kami lakukan secara bersama. Dia sekarang benar-benar menjadi dancer yang hebat. Tiba-tiba dia terjatuh. Aku sangat panik, Aku pun langsung duduk di sampingnya lalu memegang lengannya sambil  berteriak “Kyaaa … Chagiya!!! Gwaenchana??” Dia hanya menggelengkan kepalanya saja. Dia terus memegangi pergelangan kakinya, sepertinya dia terkilir. Dia terlihat begitu kesakitaan, Aduh … Apa yang bisa dilakukan oleh vampire bodoh sepertiku ini???. Tak Lama airmata nya keluar begitu saja, Aishh Aku tidak bisa melihatnya menangis. Ahh ….  Aku ingat!! Aku ingat waktu Appa menyembuhkan Kakiku ketika aku jatuh. Kuangkat tanganku secara perlahan-lahan lalu aku menghapus airmatanya dengan ibu jariku, kemudian aku mengangkat kaki nya ke paha ku, setelah itu ku putar pergelangan kaki nya. #PLETAK . Dia langsung berteriak “Kyaaaaa!!!!!! Hyukie!!!!!” . Aduhh sepertinya aku terlalu kencang melakukan itu, maaf … , tapi itu seperti yang di lakukan Appa setelah aku terjatuh.  Aku meletakan kaki nya dilantai, kemudian aku mendekati nya lalu memeluknya untuk membuatnya tenang. Aku tau dia menangis bukan karna rasa sakit di kakinya tapi dia takut kalau dia tidak bisa menari dengan baik lagi.  Aku melepaskan pelukanku sambil berkata “Rin-ah !! Coba kamu berdiri..”. Dia memegang pundakku lalu dengan perlahan-lahan dia berdiri, tiba-tiba dia langsung berteriak “KYAAAAAAAAAAAAA!!!”. Aduh .. sesakit itu kah?? Apa aku membuat kaki nya menjadi semakin sakit?? Maaf chagiya.. Aku ini memang vampire bodoh …. Dia berteriak lagi “KYAAA!!! Hyukie!!! Kakiku sudah tidak sakit lagi!!”. Aku kaget…sangat kaget mendengarnya. Aku langsung berdiri dan berteriak “Mwo?? Jinjja ??”. Dia mengangguk sambil tersenyum lalu berkata “Ne!!!”. Aku terdiam, Aigooo… Aku vampire bodoh tapi bisa menyembuhkannya ??? Aku tidak percaya.. Ini seperti sebuah keajaiban. Dia langsung memelukku sambil berkata “Gomawo Hyukie”, aku pun langsung membalas pelukannya itu dengan sangat erat. Tapi tiba-tiba terdengar suara seseorang yang membuat kami kaget, “Hyung!!!”Teriak orang itu. Dan ternyata orang itu adalah Donghae. Kyaaaa!!! Hae!!! Kau mengganggu suasana!!!. Kami pun langsung melepaskan  pelukan kami. “Uppsss .. Maaf jika aku mengganggu kalian berdua” Teriaknya.  Dia pun langsung berpergi dari hadapan kami dengan sesekali menoleh kearah kami. Aku pun langsung memeluk Harin lagi, rasanya aku tidak ingin melepaskannya.

Eunhyuk POV off =

=================================================

Author POV =

Heechul’s Family House 12AM KST

Terlihat ada seorang namja yang sedang sibuk bermain game dengan laptopnya. Tapi tiba-tiba ayah nya datang dan berteriak “Kyuhyun !! bisakah sehari saja kau tidak bermain game ??”. Kyuhyun yang sedang asik bermain game itu berkata “Ahh .. Aku tidak bisa appa ...”. Heechul pun langsung mengambil laptop anaknya itu lalu dia berteriak lagi “Lebih baik sekarang kau mengantarkan makanan ke kamar yunah, kau yang membawanya ke sini kan ?? Appa sudah menyiapkan makanan itu di atas meja makan!!!”. Kyuhyun berusaha mengambil laptop itu tapi tidak bisa, dia pun berkata “Yakk!! Appa!!! Kembalikan dulu laptopku nanti ku lakukan apapun perintahmu!!”. Heechul tetap tidak memberikan laptop itu pada Kyuhyun, dia berteriak lagi “Dia itu yeoja chingumu kan?? Tapi kenapa kau lebih mementingkan laptop ini daripada dia ?? CEPAT laksanakan perintahku !! ”. Kyuhyun pun langsung menjawabnya “Geurae …”, dia tidak mau jika Ayah nya itu menjadi murka, karna dia tau jika ayahnya murka akan menjadi sesuatu yang sangat menyeramkan baginya. Dia pun langsung berjalan menuju dapur untuk mengambil makanan itu, kemudian dia membawa makanan itu ke dalam sebuah kamar yang ditempati yunah.
KREKKK ~ . Kyuhyun membuka pintu kamar itu lalu di berjalan menghampiri yunah yang sedang tertidur pulas. Kyuhyun pun menaruh makanan yang di bawanya ke atas meja kecil yang ada disamping tempat tidur, kemudian dia duduk disamping gadis itu. Kyuhyun memandangi gadis itu sambil tersenyum lalu dia berkata “ Yeojaku yang galak ini ternyata manis juga ketika tertidur pulas seperti ini … Hmm .. Mianhe .. Sebenarnya aku tidak ingin mengganggumu tidur.. Aku tau kau pasti sangat lelah dengan kejadian tadi malam.. Tapi mau bagaimana lagi.. Aku tidak bisa membantah perintah Appa.. Kau tau sendiri kan jika dia marah itu terlihat seperti apa?”. Kyuhyun terus memandangi nya, tanpa di sadari wajahnya terus mendekat dan mendekat ke wajah yunah. Dan ternyata dia berniat untuk menciumnya. Tapi Tiba-tiba Yunah terbangun, Kyuhyun pun langsung kaget dan menghilangkan niatnya itu, lalu dia langsung duduk lagi di atas tempat tidur. Yunah heran dengan kelakukan kyuhyun, dia langsung duduk di samping kyuhyun lalu berkata “Kyu.. Apa yang mau kau lakukan padaku tadi??”. Kyuhyun gugup , lalu dia berkata “Ani.. Aku .. Aku hanya ingin memandangmu saja..”. Lalu Yunah berkata lagi “ Jinjja??”.  Kyuhyun pun berdiri lalu berkata datar “Kau pasti Lelah! Sebaiknya Kau beristirahat lagi, sudah kubawakan makanan untuk mu, jika kau lapar kau tinggal memakannya saja, Maaf Jika aku mengganggu mu ..”.  Kyuhyun pun membalikkan badannya dan ketika dia ingin melangkahkan kakinya Yunah langsung menariknya, lalu yunah berteriak sambil menundukkan kepalanya “Kenapa?? Kenapa kau seperti ini?? Istrirahatku sudah cukup tapi kenapa kau ingin meninggalkanku sendirian??”. Kyuhyun pun langsung melepaskan tangan Yunah dari bajuya. Lalu dia membalikkan badan nya lagi, Kemudian dia berlutut di hadapan Yunah. Kyuhyun berkata pada Yunah “Jangan menangis .. Aku tidak suka orang yang cengeng .. Aku tidak suka jika kau menangis …”. Yunah pun mengangkat kepalanya lalu berkata “Aku tidak menangis kyu..”. Dia memang tidak mengeluarkan airmatanya tapi Kyuhyun tau kalau dia sedang menahan airmatanya supaya tidak keluar. ‘Kenapa Yeojaku yang galak ini menjadi seperti ini??? Tidak seperti biasanya yang selalu cerewet’  Batin Kyuhyun. Kyuhyun pun memegang tangan kiri Yunah, Lalu dia langsung mencium bibir Yunah. Telah 7 detik mereka melakukan itu, Tiba-tiba Raemi berteriak dari luar kamar “ Kyuhyun !!! Ipad ku mana ??? Aduhh .. Aku ingin pergi bersama Wonnie nih …”.  Kyuhyun pun langsung melepaskan ciuman nya itu, lalu dia berdiri sambil berteriak “Cari saja di atas meja!!! Tadi aku menaruhnya di sana!!”. Kyuhyun pun berlutut di hadapan Yunah lagi, lalu dia berkata “Chagi kau mau makan ?? Aku suapin ya ? ..”. Kyuhyun juga tau kalau Yunah pasti tidak bisa makan karna telapak tangan kanan nya terluka karna tergores gigi vampire tadi malam. Kyuhyun  berdiri untuk mengambil makanan yang ada di atas meja lalu dia duduk di samping Yunah kemudian dia pun menyuapinya. Kyuhyun berkata “Enak ??”, Yunah hanya mengangguk, Kyuhyun tersenyum lalu berkata “Ini buatan Appa ku .. Appa sekarang hebat membuat makanan manusia ..”. Yunah tersenyum lalu berkata “Pak HeeHee memang hebat!”. Kyuhyun pun menyuapi Yunah lagi.

**

In The Car , 9 PM KST

Terlihat sepasang kekasih baru saja keluar dari sebuah restoran, lalu mereka pun berjalan menuju sebuah mobil kemudian mereka menaiki mobil itu. Siwon pun mengendarai mobil tersebut.

" Wonie .. Ada yang berusaha mengambil permata itu lagi ..." Ucap Raemi menoleh kearah siwon yang sedang menyetir

" Eoh?? Nugu??" Tanya Siwon

" Henry .. Henry telah kembali ..."  Ucap Raemi

" Henry ?? Yang mantan pacarmu itu?? hah??"  Tanya Siwon

" Dia bukan mantan Pacarku wonie .. " ucap Raemi

" Ah Jinjja ??? Tapi waktu itu hae bilang dia itu mantan pacarmu ... " Teriak siwon

" Sungguh ...!" Ucap raemi meyakinkan Siwon

" Jeongmal ??? mengaku saja!" ucap siwon

" Iya!!! dia memang mantan pacarku waktu aku di china !! Tapi itu hanya cinta masa kecil saja " Teriak Raemi

" Aishhh .. kenapa mantan pacarmu banyak sekali ???" gumam siwon

" Dulu henry itu baik sekali padaku .. dia selalu membantuku .. bahkan dia akrab sekali sama Appaku .." Ucap raemi sambil melirik siwon .

" Hangeng Ajusshi ??" teriak siwon mulai cemburu

" Ne .. Kau tau ? Dia pernah mencium pipiku sebelum dia pergi ke canada!" ucap raemi menggoda siwon

" Aishh .. Kenapa kau jadi membicarakan dia ???? Sudah hentikan semua itu!!!" Teriak Siwon yang sangat cemburu.

#Gubrakkk! Tiba-Tiba ada suara dentuman yang sangat kencang, seperti ada sesuaatu yang jatuh di atas mobil Siwon. Siwon dan Raemi langsung Kaget mendengar suara itu. #Gubrak #Gubrak #Gubrak Suara itu terdengar beberapa kali seperti orang yang sedang menggedor-gedor atap mobil. "Suara Apa itu ??" Teriak Raemi.

============= To Be Continue ===========




Gimana Cerita nya?? Gaje kah ?? >.
Jangan lupa beri komentar nya :D
Couple Mana yang paling kamu sukai ??
Apa yang akan terjadi pada Siwon dan Raemi ??? Tunggu Kisah nya hanya Di My Yeobo is A VAMPIRE  season 2 chapter 3 ^^
Jangan sampai ketinggalan ya :D

FanFiction My Yeobo is A VAMPIRE // Season 2 // Chapter 1


okey .. Lets Read!
Happy Reading...... semoga suka ya ^.^

Waring : Banyak typo bertebaran !!

========================



Title : My Yeobbo is A VAMPIRE
Author: Lee Haeka / Diska Park
Posted by Lee Hyemi

Cast Vampire :
Lee Dong Hae  : Vampire name 'Alexander Leethe Count Chocula'
Lee Hyuk Jae : Vampire Name 'Leerant Luke Count Chocula'
Cho Kyu Hyun : Vampire Name 'Lachain Shan Count Chocula'

Cast Couple Vampire :
Park Ni Chan
Jung Ha Rin
Kim Yun Ah

Other Cast :
Kang Rae Mi
Choi Siwon
Henry Lau
Kim Hee Chul ( Appa's Vampire/ King of Vampire  )
Park Jung Soo ( Nichan's Appa )
Park Rin Byul ( Nichan's Umma )
Lee Sung Min ( Nichan's Oppa)
Other SJ members

Genre : Fantasy, Horror, Romance Comedy

Summary : 'aku hanya ingin kau memanggilku yeobo, supaya kita terlihat seperti pasangan suami istri, dan supaya semua orang tau bahwa kau hanya milikku saja'  - Donghae



================================


=A Midnight, 11.30 PM KST=

Gluduk Gluduk Gluduk … Gluduk Gluduk Gluduk …. JEDERRRRRRR!!!!!

Di suatu malam yang sedang hujan lebat di sertai dengan nyanyian petir yang menggelegar, Terlihat seorang namja yang masih sibuk dengan pekerjaannya didalam kantornya. Orang itu bernama Park Jung Soo yang sering di sebut Leeteuk.  Tidak di sengaja tangannya itu menekan remot TV sehingga TV yang ada di depannya itu pun menyala dan pada akhirnya leeteuk pun menonton berita di TV. ‘Telah di laporkan bahwa telah terjadi pemberontakan dari sekelompok  orang yang tidak di kenal yang menerobos masuk ke dalam museum, entah apa yang mereka cari di sana’ reporter. Leeteuk pun mengganti channel TV tersebut, dan ternyata dia menemukan berita yang hampir sama ‘The breaking News! Telah terjadi penerobosan maseum oleh sekelompok orang bermata merah dan bertaring, di duga kalau mereka itu adalah vampire dan kabarnya satu orang tewas karna menghadang mereka’ reporter. Leeteuk pun mengganti channel TV nya lagi, dan ternyata ada berita seperti itu lagi ‘Ada sekelompok vampire masuk kedalam kota kita. Diharapkan untuk waspada, jaga anak-anak anda dan jangan keluar pada tengah malam’ reporter. Bulu kuduk Leeteuk pun merinding, dia pun mengusap-usap lehernya. Tiba-tiba telpon nya berbunyi, dia pun langsung mengangkat telpon itu.

“Yeoboseyo .. Appa kenapa kau belum pulang?? Aku khawatir!” Ucap seorang Gadis di telpon itu

“Iya sayang… Jangan khawatir, sebentar lagi appa pulang … Oppamu sudah pulang?? Kenapa kau belum tidur?? Cepat tidur sayang …” Jawab Leeteuk

“Ne .. Oppa sudah pulang … Aku tidak bisa tidur sebelum kau pulang!! Cepatlah pulang Appa!!” Ucap gadis itu.

“Ne .. Appa akan segera pulang ” Ucap Leeteuk Mematikan TV

“Appa !! I Love U!! Annyeong …” Ucap Gadis itu

“I Love U too …” Ucap Leeteuk menutup telponnya.

Setelah menutup telpon nya, Leeteuk pun langsung membereskan perkerjaannya,Dia mengambil payung terlebih dahulu,  Lalu dia keluar dari ruangannya dan langsung pergi ketempat parkir di mana mobilnya berada.  Terlihat tempat parkir itu begitu sepi dan tak ada satupun orang di sana. Leeteuk pun langsung berlari menuju mobilnya itu.Leeteuk menoleh kearah kanan dan kirinya sambil mengambil Kunci yang ada di dalam saku nya.  Leeteuk merasa kalau dirinya sedang di perhatikan oleh seseorang tapi tidak ada satu orangpun di sana. Leeteuk mengingat berita tadi, dia melihat jam tangannya lalu dia pun mulai gugup dan kesulitan untuk membuka mobilnya, tubuhnya menjadi gemetar. ‘ayolah….. ‘ batinnya. Akhirnya Mobilnya terbuka, dia pun langsung masuk kedalam mobil, menyalakan mesinnya lalu dia langsung pergi dari tempat itu.

Gluduk-Gluduk-Gluduk …. JEDERRRRR!!!!!

Saat ini hujan benar-benar  sangat lebat. Leeteuk  menjadi parno di buat berita itu. Leeteuk pun mengendari mobilnya dengan sangat cepat. #Gubrakkk! Tiba-Tiba ada suara dentuman yang sangat kencang, seperti ada sesuaatu yang jatuh di atas mobil Leeteuk. Leeteuk pun mulai shock mendengar suara itu, sebenarnya dia ingin melihatnya, tapi dia tidak berani sama sekali. #GUBRAKK untuk kedua kalinya dentuman suara itu muncul. Kini Leeteuk benar-benar menjadi shock. Dia pun langsung menaikan kecepatan mobilnya itu.

**

Tepat Pukul 00.00 AM KST Leeteuk sampai di depan rumahnya rumahnya. Leeteuk menjadi bingung dan makin ketakutan karena semua lampu yang ada di rumahnya itu mati TOTAL. Dia juga menjadi khawatir dengan keadaan  keluarganya. Leeteuk pun langsung berlari kedepan pintunya dan perlahan-lahan membuka pintu rumahnya itu. Krekkkk~  Suara pintu berbunyi. Ketika membuka pintu, tiba-tiba semua lampu yang ada di rumahnya menyala dan dia menjadi terkejut karna keadaan keluarganya saat ini. Dia sangat Lega ternyata keluarga nya itu baik-baik saja, dia benar-benar  terkejut karna keluarga nya membuat pesta kejutan untuknya.  Suara terompet pun dibunyikan oleh semuanya. Bukan hanya istri dan kedua anaknya yang ada di sana tetapi Donghae, Kyuhyun dan Yunah juga berada di sana untuk merayakan ulang tahun Leeteuk.

“Appa!!!! Saengil chukkae hamnida !!!!” Teriak Istri dan kedua anaknya yang meniup terompet.

“Ahjussi!! Happy Birthday!!” Teriak Kyuhyun dan Yunah yang memengang terompet masing-masing

“Gamsahamnida!” Ucap Leeteuk Mengeluarkan senyumnya lalu dia menghampiri mereka semua.

“Ahjussi!! Happy Birthday!! Semoga ahjussi tetap terlihat tampan! Heheheh ..” Teriak Donghae dengan senyuman khasnya.

“hahahah … ahjussi memang selalu tampan” Ucap Leeteuk yang masih memasang senyumannya

“Appa ku Tercinta, selamat ulang tahun ya … Semoga Appa tidak pelit lagi .. wkakwkak”  Ucap Sungmin sambil tersenyum evil

“Ishh .. kamu ini ming!!” Ucap Leeteuk yang mengusap-usap kepala sungmin

“Uri Appa saengil chukkae hamnida! Saranghae! Ayo tiup lilin dan potong kuenya appa! Kue ini aku yang buat bersama ming oppa .. ” Ucap Nichan yang mengangkat sebuah kue ulang tahun yang cukup besar dengan beberapa lilin yang sudah menyala.

“ahh jinjjayo ??” ucap Leeteuk kaget

“Iya .. itu benar yeobo-ah .. mereka yang telah membuat kue itu .. ” Ucap istrinya itu.

“Ahjussi !! Make a wish dulu ya!!” Teriak Kyuhyun yang tersenyum, donghae dan yunah hanya menganggukkan kepalanya.

“Arasseo …” jawab Leeteuk, Leeteuk pun memejamkan matanya lalu diapun menutup matanya untuk berharap sesuatu kemudian memotong kue nya itu.

**

= The Vampire  House, 00.15 AM KST =

Gluduk-Gluduk-Gluduk …. JEDERRRRR!!!!!

Di sebuah rumah yang sangat besar di pinggir kota dan terlihat agak tua terdengar suara alunan piano dan suara seseeorang yang sedang bernyanyi dengan merdu di tengah malam yang sedang hujan lebat membasahi kota itu. Ada seorang Namja yang sedang memainkan piano, dan seorang gadis yang sedang menyanyikan sebuah lagu. Namja itu adalah Eunhyuk dan Yeoja itu adalah Raemi. Eunhyuk dan Raemi sangat menghayati lagu itu. ‘Oneulbam geu malmaneun marayo, Wae nal beorigo ganayo, Na maeumi apa gaseumi apa, Nunmul cha orayo. Ajigeun annyeong urin andwaeyo, Neon geu ibeul deo yeoljima, Annyeongirago naege malhajima….  [Don’t say good bye - Davichi]’ Suara Raemi yang sedang menyanyi dengan di iringi dengan alunan piano yang di mainkan oleh Eunhyuk. Tiba-tiba Appanya pulang dengan baju yang basah kuyup. Eunhyuk dan Raemi pun langsung memberhentikan permainan nya lalu mereka menghampiri Heechul.

“Appa!! Kenapa baru pulang ??” Tanya Raemi berdiri di depan Heechul.

“Loh .. Appa kenapa tubuhmu basah seperti ini ?” Tanya Eunhyuk yang heran melihat Appanya yang basah kuyup itu.

“Di Luar kan hujan Hyukie .. kamu ini gimana sih … Tadi Appa habis patroli, karna kehujanan Appa jadi basah kuyup” Ulas Heechul di depan anak-anaknya.

“Oh jadi gitu .. Appa aku ambilkan handuk untukmu dulu ya ..” ucap raemi dan heechul hanya mengangguk saja.

“Oiyaa … Uri Appa sekarang punya dua profesi, Kalau pagi dan siang kau jadi Guru dan ketika menjelang malam kau menjadi polisi, Memangnya apa yang kau kerjakan setiap malam ??” Tanya Eunhyuk penasaran

Heechul pun langsung menyalakan TV yang ada di dalam rumahnya, dan mencari sebuah berita tentang Apa yang setiap malam dia kerjakan. Eunhyuk hanya memperhatikan Heechul dan tak lama kemudian Raemi datang membawa handuk tebal lalu memakaikan handuk itu di tubuh heechul. “Gomawo Raemi … Coba Kalian Lihat berita ini!!” Ucap Heechul

‘The breaking News! Telah terjadi penerobosan maseum oleh sekolompok orang bermata merah dan bertaring, di duga kalau mereka itu adalah vampire dan kabarnya satu orang tewas karna menghadang mereka’ reporter.

“OMONA!!!!” Teriak Eunhyuk dan Raemi Kaget

“Setiap malam Appa selalu menjaga semua orang dari vampire-vampire itu.” Ucap Heechul yang menoleh kearah eunhyuk

“Gawat ! kota ini terancam! Andai kita masih punya pasukan Vampire yang dulu untuk menghadang mereka …” ucap eunhyuk yang menarik napasnya

“Appa!!  Bukankah itu Henry ??? Lalu apa yang mereka lakukan di kota ini?? Apa yang mereka cari di museum itu??” teriak raemi yang kaget sambil menunjuk seseorang yang ada di TV

“Ahh iya ! Kenapa mereka menyerang kota ini??” Teriak Eunhyuk yang juga melihat kearah TV

“Appa tau apa yang mereka cari di kota ini…” Ucap Heechul dengan tatapan dingin sambil duduk di sofa

“Mwoya ??” Tanya Raemi Penasaran

“Mereka Mencari Kristal Permata yang Appa simpan, ¼ ada pada keluarga vampirenya, ¼ telah ada di dalam diri ku dan diri kalian berempat , dan ½ lagi ada di dalam kastil” Ulas Heechul sambil duduk santai di sofa dan membuat raemi dan eunhyuk terdiam sejenak sambil memegang dada mereka.

“Kastil ? Appa! Ayo kita ambil dari sana! Nanti Henry dan yang lainnya bisa mengambilnya dari kastil” Teriak Eunhyuk Panik sambil menarik-narik tangan Heechul

“Ahh!! Jangan tarik-tarik tangan Appa hyukie!! Tenang saja Appa menaruhnya di tempat yang aman” Ucap Heechul yang melepaskan tangan Eunhyuk yang menarik tangannya itu.

“Jinjja ??” tanya Eunhyuk dan Heechul hanya Mengangguk saja.

“Appa … Apakah Kristal itu bisa di keluarkan dari tubuh kita??” Tanya Raemi sambil memegang dadanya itu.

“Bisa.. Jika mereka tau caranya” Ucap Heechul yang membuat Eunhyuk dan Raemi saling menoleh dan memegang dada mereka.

“Aigoo … Kekuatan kristal itu benar-benar dahsyat!” Ucap Raemi

“Jangan bilang kau mau merampasnya lagi dari kami Raemi!” Ucap Eunhyuk yang melirik raemi dengan tajam

“Aishh … Kenapa kau berpikiran seperti itu oppa?? Aku tidak akan merebutnya .. aku kan sudah berjanji menjadi orang yang baik!”  Ucap Raemi

“Sudahlah .. oiya kemana Donghae dan Kyuhyun ??” Tanya Heechul heran karna dia belum melihat Donghae dan Kyuhyun dari tadi.

“Entahlah .. Aku tidak tau appa ..” Jawab Eunhyuk

“Mereka berdua pergi ke rumah Nichan untuk merayakan ulang tahun Leeteuk ahjussi!!” Jawab Raemi

“YAK!! KENAPA AKU TIDAK DI AJAK?????” Gerutu Eunhyuk

“Kasian …. Kamu gak di ajak mereka berdua ya…” Ledek Raemi sambil mengeluarkan lidahya

“DIAM KAU RAEMI!!!” teriak Eunhyuk kesal tapi Raemi tetap meledeknya berlari mengelilingi ruangan itu secepat kilat. “AWAS KAU RAEMI!!” Teriak Eunhyuk yang berlari mengikuti Raemi dari belakang dengan sangat cepat

Heechul sangat khawatir, karena dia tau kalau anak laki-lakinya yang satu ini tidak bisa berhenti kalau dia sedang berlari. Dia menyuruh mereka untuk berhenti tapi mereka berdua tidak mendengarkan perkataan Heechul, Heechul pun berteriak dengan suara yang sangat kencang “HENTIKAN!!!!!!!!!!!!!”. Raemi pun menghentikan kakinya, akan tetapi Eunhyuk tidak bisa mengentikan langkah kakinya dan #GUBRAKKK  dahi nya  terbentur oleh tembok yang membuatnya langsung duduk di lantai, “Aduhh ….” Ringis Eunhyuk  sambil mengusap-usap  dahinya. Terlihat Raemi dan Heechul sedang menahan ketawanya.

**

=Leeteuk Family House, 00.30 AM=

Mereka semua sangat bersenang-senang di sana, tapi sekarang jam sudah menunjukkan pukul 00.30AM dan Hujan sudah berhenti, jadi Donghae,Kyuhyun dan Yunah harus segera pulang dari rumah Leeteuk. Donghae, Kyuhyun dan Yunah pun langsung berdiri dari sofa yang tadi mereka duduki itu.

“Wah.. sudah jam setengah satu! Leeteuk ahjussi,Rinbyul ahjumma, Nichan dan Ming Oppa Aku Harus pulang sekarang.” Ucap Yunah yang berdiri dari sofa yang didudukinya.

“Loh… Ini sudah larut malam,  Kenapa kau tidak menginap di sini saja yunah-ah??” Jawab Leeteuk yang juga berdiri dari sofa.”

 “Tidak usah ahjusshi.. Aku takut merepotkan anda dan keluarga anda” Jawab Yunah

“Iya, kamu menginap di sini saja …” ucap nichan yang juga berdiri dari sofa

“Tidak usah.. Lagipula ada Kyuhyun dan Donghae Oppa yang menemaniku, benar kan??” Ucap Yunah sambil tersenyum lalu menoleh kearah Kyuhyun dan Donghae.

“Iya .. Kami juga harus pulang” Jawab Kyuhyun dan Donghae serentak

“Oh Yasudahlah .. Tolong Jaga Yunah baik-baik ya ..Tadi Ahjussi melihat berita TV, Reporter itu bilang kalau Akhir-Akhir ini Vampire sering muncul an, mereka menyerang museum-museum di kota ini. Aku takut terjadi apa-apa pada Yunah jadi tolong jaga dia.” Ucap Leeteuk tersenyum lalu menepuk nepuk bahu Kyuhyun dan Donghae. Mendengar itu Kyuhyun langsung menoleh kearah donghae sambil menaikan alisnya dan sebaliknya donghae pun menoleh kearah kyuhyun menggeleng pelan. ‘Vampire?? Apa Henry kembali lagi?? Tapi Kalau dia kembali lagi.. apa yang dia cari di museum?? ’ batin donghae

“Oh Tentu saja ahjussi. Aku Siap menjaganya!!” Ucap Kyuhyun yang langsung memegang tangan Yunah yang membuat Yunah langsung menoleh kearah kyuhyun, Leeteuk hanya tersenyum saja.

"Hey Kyu!! Kau jangan macam-macam ya sama Yunah ... Awas Kalau terjadi apa-apa sama Yunah!!!" Ucap Sungmin yang ikut berdiri.

"Dia itu kan uri Yeojachingu, mana mungkin aku berbuat yang tidak baik padanya!" ucap Kyuhyun sambil melirik sungmin.

"Bisa saja, jika hasrat vampire mu hilang kendali" bisik Sungmin di telinga

"Yakk!! tidak akan pernah hyung!! aku tidak seperti hyukie!!" Ucap Kyuhyun dengan nada yang agak tinggi

"Apa yang kalian bicarakan berdua?? kenapa membawa nama hyukie oppa?? Kyu ayo kita pulang!!" Ucap Yunah sambil menoleh ke arah Kyuhyun

"Tidak .. Kami tidak membicarakan apa-apa! Ayo kita pulang!!" Jawab Kyuhyun

“Kami Pulang dulu ya Ahjussi , Ahjumma ...Annyeong Jumuseyo …” Ucap Donghae, Kyuhyun dan Yunah sambil melakukan BOW.

“Appa! Aku mengantar mereka keluar ya…” ucap Nichan sambil tersenyum pada Leeteuk, Leeteuk pun membalas senyuman Nichan sambil menganggukkan kepalanya. Akhirnya Nichan pun mengantar mereka bertiga.

Sesampainya di depan rumah Nichan. Sejak Donghae mendengar perkataan Leeteuk tadi tentang vampire yang sering bermunculan , dia menjadi diam sambil memikirkan tentang itu . Dia berjalan keluar begitu saja, sampai-sampai dia lupa untuk mengucapkan selamat malam pada nichan, sikap donghae pun membuat nichan menjadi khawatir. “Channie .. kami pulang dulu ya ..” Teriak Kyuhyun dan Yunah sambil melambaikan tangannya, sementara itu donghae hanya berjalan sambil menundukkan kepalanya. Nichan pun berteriak pada kyuhyun dan yunah  “Hati –Hati ya …”, Nichan terdiam sejenak lalu dia berkata “Chagiya hati-hati ya …” Lalu dia menundukkan kepalanya kemudian dia membalikkan badannya, dan ternyata tiba-tiba donghae sudah berada di depannya, dan itu membuat nichan menjadi kaget. Lalu Nichan pun langsung berteriak pada donghae “Aishh .. Kenapa kau selalu mengagetkanku…??”.  Donghae pun langsung mengusap-usap kepalanya sambil berkata “Mianhe .. Aku Lupa mengucapkan selamat malam padamu .. Oiya .. kenapa kamu memanggil ku chagiya, kenapa tidak yeobo??”. Nichan pun menjawab dengan nada yang agak tinggi “Kenapa kau selalu bertanya seperti itu??”.  Donghae pun menjawab nya  sambil menundukkan kepalanya “Memangnya kenapa?? Kamu tidak suka ya ?? Aku hanya ingin kau memanggilku yeobo, supaya kita terlihat seperti pasangan suami istri dan supaya semua orang tau kalau kau itu hanya milikku saja … Mianhe!”.  Nichanpun menjawabnya “ Ahh ~ Babo-ya! Kenapa kau meminta maaf?? Aku akan memangilmu yeobo ….”. Donghae pun langsung  mengangkat kepalanya sambil tersenyum dan berkata “Ahh jinjjayo??” dan nichan pun langsung menganggukkan kepalanya. Donghae pun mendekat lalu menyentuh pipi nichan dengan tangannya, Matanya nya menatap mata nichan dengan sangat dalam, dan pelahan-lahan wajahnya mulai mendekati wajah nichan, wajah nichan pun mulai memerah . Tapi tiba-tiba Leeteuk berteriak dari dalam rumah “Channie .. Kau masih di luar?? Ayo cepat masuk ke dalam!!”. Donghae pun langsung menghentikan perbuatan nya itu sambil mengusap-usap lehernya lalu berkata “Yasudah .. Aku pulang dulu ya ..” dan nichan hanya mengangguk saja sambil tersenyum dengan wajah yang merah merona. Ketika donghae melangkahkan satu kakinya, dia langsung mencium pipi nichan lalu berkata “Yeobo-ah Good Night! I Love You ..”. Kemudian donghae pun langsung berlari dengan sangat cepat meninggalkan nichan, Nichan pun langsung masuk kedalam rumahnya itu.

**

= On The Street , 00.45 AM KST =

Di sebuah jalan terlihat Kyuhyun dan Yunah sedang berjalan berdua tanpa Donghae. Mereka sedang membicarakan sebuah game 3D terbaru yang kemarin dimainkan oleh mereka berdua. “ Yun .. game yang kemarin seru gak?” Ucap Kyuhyun. Yunah pun mengangguk lalu berkata “Aku suka banget game VAMPIRE BLOOD 3D nya … serasa aku memukul vampire itu secara nyata.. aku mau memukul vampire itu lagi!!”. Lalu Kyuhyun pun berhenti  dan mendekat ke yunah lalu berkata “Tapi kau tidak mau memukulku kan ??”. “Aniyo ….” Ucap Yunah sambil memberhentikan langkah kakinya lalu menggelengkan kepalanya, Tak lama kemudian tiba-tiba donghae datang mencoba mengagetkan Kyuhyun dan Yunah sambil berteriak “BWAAAAAA!!!”. Tapi sayang, Kyuhyun dan Yunah tidak kaget sama sekali. Donghae pun langsung berkata “Kenapa kalian tidak kaget sama sekali??”. Yunah pun langsung menjawabnya “Kenapa harus kaget??”. Donghae pun berkata lagi “ Hey!! Kenapa kau membalikkan pertanyaanku ??”, Yunah pun menjawab “Memangnya kenapa??”. Donghae pun menjadi kesal lalu dia berkata “Ahh sudahlah …”. Sementara itu Kyuhyun merasa ada yang sedang memperhatikan mereka, Dia pun menoleh ke arah kanan dan kirinya dengan tatapan dinginnya, tapi tidak ada satu orang pun di sana. Ketika dia melihat ke sebuah pohon, dia menjadi kaget karna dia melihat sepasang mata berwarna merah yang sedang mengintip dari balik pohon itu. Mata Kyuhyun yang berwarna hitam itu kembali berubah menjadi mata vampire nya yang berwarna oranye. Donghae yang melihat kyuhyun merubah warna matanya langsung berkata “ Ada apa kyu ??”. Kyuhyun pun langsung menunjuk ke pohon itu lalu berkata “ Ada vampire yang sedang memperhatikan kita”. Mendengar perkataan kyuhyun, yunah pun langsung kaget lalu berteriak “ ah jinjjayo??”. Donghae pun langsung merubah warna matanya yang hitam menjadi warna mata vampirenya yang berwarna merah lalu dia berkata “ Aishh .. ne!! isseoyo !! ”. Kyuhyun pun langsung menarik tangan yunah sambil berkata “Hyung!! Yunnie Ayo Kita segera pergi dari sini!!”. Tapi ketika mereka melangkahkan kakinya, tiba-tiba vampire itu sudah berada di depan mereka, Donghae pun menoleh ke belakang ternyata ada satu vampire lagi yang berada di belakangnya. Kyuhyun pun menyuruh Yunah untuk berada di antara dia dan donghae. Tak lama kemudian beberapa vampire datang dan mengitari mereka bertiga. Kyuhyun pun langsung berteriak “HYUNG!!  APA KAU BAWA PISTOL??”. Donghae pun menjawabnya “Ani!!”. Yunah pun berkata “eottoke??”. Kyuhyun pun langsung berkata “Aishh … berarti kita harus menghajar mereka dengan cara tradisional tanpa pistol .. Liat saja! Vampire-Vampire Liar Aku Akan membunuh kalian semua!!!”. Donghae dan Kyuhyun pun memejamkan matanya sejenak, Ketika membuka matanya, ternyata gigi vampire mereka pun kini muncul. Mereka pun mengeluarkan senyuman evil mereka dan tatapan dingin mereka.

Vampire liar itu melangkah melangkahkan kakinya dan membuat Donghae,Kyuhyun dan Yunah melangkahkan kakinya ke belakang sambil menoleh ke belakang. Donghae pun berteriak dengan tatapan dinginnya “1… 2… 3.. Go!!”. Donghae pun Langsung Menendang Perut Vampire itu dengan kaki kanannya yang membuat vampire itu terpental jauh dan tubuhnya pecah, lalu memukul vampire yang satu lagi dengan kedua tangannya. Sementara itu Kyuhyun langsung memukul menendang  wajah salah satu vampire yang membuat kepala vampire itu terpisah dari badannya. Ada satu vampire yang mendekati Yunah, Kyuhyun pun menjadi khawatir tapi dia tidak bisa lari dari salah dua vampire yang menghadangnya. Begitupula dengan donghae, dia sedang sibuk mengajar vampire-vampire itu. Karna tidak mau berdiam diri, Yunah pun menendang perut Vampire itu lalu menampar-nampar wajah vampire itu, Vampire itu pun mulai ganas, dia ingin mengangkap yunah tapi tidak bisa karna yunah sudah terlebih dulu menunduk, lalu yunah pun langsung mendorongnya, kemudian dia mengambil sebuah balok lalu dia memukul vampire itu dengan balok itu. Donghae menendang salah satu vampire, dia juga memegang kepala vampire itu lalu dia mematahkan kepalanya. Kyuhyun menarik tangan salah satu vampire itu lalu dia memukul vampire itu dengan keras tepat di jantungnya.

Beberapa menit kemudian, semua vampire-vampire liar itu telah musnah dan hanya tergeletak di jalan. Donghae, dan Kyuhyun pun langsung mengubah matanya dan menghilangkan taringnya dan langsung menhampiri Yunah . “Kau tak apa-apa kan yun?” Tanya Kyuhyun khawatir. “Gwaenchanayo .. Aku kan sekarang bisa berkelahi dengan vampire ”ucap yunah sambil tersenyum. “Kau tadi hebat yunah!! Siapa yang mengajarimu??” Tanya Donghae yang ingin tau. Yunah pun menjawabnya “Di ajari Kyuhyun …”, Kyuhyun hanya tersenyum. Donghae pun langsung kaget “Jinjja??”. Yunah pun tersenyum lalu berkata “Hmhm ..Di ajari Kyu bermain game VAMPIRE BLOOD 3D.. hahaha”. Donghae pun langsung menjawabnya sambil melirik kyuhyun yang dari tadi tersenyum “ku kira , dia benar-benar mengajarimu secara nyata…”. Tapi Tiba-Tiba ternyata ada vampire yang masih bisa bangkit, vampire itu tepat berdiri di belakang Yunah. Donghae dan Kyuhyun yang berada di depan Yunah pun langsung kaget melihat Vampire itu. Yunah heran melihat ekspresi Donghae dan Kyuhyun, dia pun langsung membalikkan badannya. “GRRRRR!!!!” suara erangan Vampire itu. Yunah benar-benar sangat kaget lalu dia berteriak “AAAAAAAA!!!!”. Kyuhyun pun langsung menarik tangan kiri Yunah tapi tak sengaja tangan kanan Yunah tergores gigi vampire itu dan akhirnya berdarah. Vampire itu pun mengendus bau darah itu dari penciuman nya yang tajam, Untung Donghae dan Kyuhyun telah berada di wujud manusia lagi . Donghae, Kyuhyun dan Yunah pun berlari dari tempat itu, tapi vampire itu tetap mengikuti mereka karena aroma dari darah itu yang dengan mudahnya memikat para vampire. Donghae berteriak “Ah .. Aku punya Ide!! Yun Ada parfurm??”. Yunah pun mengangguk lalu berkata “Ada! Di dalam tas..”. Donghae pun langsung membuka tas Yunah dan mencari parfurm itu sambil berlari. Ketika mendapatkan parfurm itu Donghae memberhentikan langkah kakinya, Kyuhyun dan Yunah juga memberhentikan langkahnya. Lalu Donghae berteriak pada Kyuhyun “Kyu!! Balut Luka itu, jangan sampai kau juga terpengaruh lagi dengan darah dan Bawa saja Yeojachingumu pulang ..  biar vampire ini aku  yang urus!!”. Kyuhyun hanya mengangguk saja lalu dia merobek bajunya dan membalut darah di tangan Yunah kemudian dia langsung pergi dari tempat itu bersama Yunah.

Setelah Kyuhyun dan Yunah pergi, Donghae Langsung mengeluarkan mata merahnya dan taringnya. Kemudian dilangsung berlari dengan sangat cepat mengitari vampire itu, Lalu dia menumpahkan cairan parfurm di sekeliling vampire itu. Vampire itu pun langsung memegang kepalanya, dia menjadi pusing karna mencium aroma lain yang telah bercampur darah , Dia pun terjatuh di tanah dan tak sadarkan diri. Donghae pun mengeluarkan senyuman evilnya , Lalu dia langsung terbang untuk pulang ke rumahnya .

**

= Vampire Castle In China =

Ada seklompok vampire yang masuk ke dalam sebuah kastil. Salah satunya adalah Henry, Henry ada seorang Pangeran Vampire, Tadinya dia tinggal di Canada tapi kini dia tinggal di China untuk lebih mudah mencari potongan kristal yang ada di Koea, Dia hanya memiliki ¼ bagian dari kristal itu.

Henry langsung duduk di singgasananya , dia terlihat sangat murka. Dia berteriak “Aghh!!! Kurang Ajar si Donghae dan Kyuhyun!! Sebagian Anak buah ku di bantai!! Liat saja nanti jika aku sudah menemukan krystal itu! Tapi aku tidak tau di mana kristal itu berada!! Ahh !!”. Pengikutnya pun berkata “Yang Mulia… Kenapa kita tidak membangunkan Vampire Agung saja ?? Dia pasti tau dimana krystal itu berada!” Henry pun tersenyum lalu berkata “Ahh ~ Ide Bagus !! Cepat kumpulkan barang-barang untuk ritual pembangunan Ayah!!”. Pengikutnya pun langsung berlari untuk mengambil barang ritual pembangunan Vampire Agung. Henry hanya duduk di singgasanannya sambil tersenyum Evil.

== To be Continue==


Bersambung Ni Readers ^^
gimana FF nya ??
bagus gak ?? atau Gaje ??
jangan lupa RCL ya :) minta komentnya ^^

Kamis, 13 Desember 2012

FanFiction Yeobo is A Vampire // Season 1 // Chapter 17


Title : My Yeobbo is A VAMPIRE

Author: Lee Haeka / Diska Park

Posted by : Lee Hyemi

Cast Vampire :
Lee Dong Hae  : Vampire name ‘Alexander Leethe Count Chocula’
Lee Hyuk Jae : Vampire Name ‘Leerant Luke Count Chocula’
Cho Kyu Hyun : Vampire Name ‘Lachain Shan Count Chocula’

Cast Couple Vampire :
Park Ni Chan
Jung Ha Rin
Kim Yun Ah

Other Cast :
Kim Hee Chul ( Teacher / Appa’s Vampire/ King of Vampire  )
Park Jung Soo ( Nichan’s Appa )
Park Rin Byul ( Nichan’s Umma )
Lee Sung Min ( Nichan’s Oppa)
Other SJ members

Genre : Fantasy, Horror, Romance, Comedy,Action

 *****

Yang memegang pundak Raemi ada Kyuhyun, Kyuhyun datang bersama Yunah. Raemi tidak menyadari kedatangan Kyuhyun karena dia terlalu focus pada Nichan.  Yunah langsung menghampiri Nichan lalu dia berkata “Kau tak apa Channie??”. Nichan memegang kakinya dan menahan rasa sakit, lalu dia berkata “Aku tidak apa-apa, kakiku hanya terkilir”. Kyuhyun membalikkan tubuh Raemi dan dia langsung menampar Raemi sambil berkata “Maaf! Aku terpaksa melakukan ini agar kau sadar noona!”. Raemi langsung memegang pipinya, dia berkata “Kurang ajar!!”. Kyuhyun pun berkata lagi “Noona.. Kita ini vampire, benar? Makhluk dingin tanpa jiwa, vampire itu bisa dibilang mayat hidup karena kita tidak memiliki jiwa. Manusia dan vampire sama-sama hidup, dan juga sama-sama mati di dunia ini. Bedanya, jika manusia mati karena jiwanya sudah tidak ada, kalau kita akan mati jika dibakar, atau terbakar sinar matahari, atau tubuh kita hancur, ataupun jika jantung vampire ini di tusuk oleh benda perak, walaupun jantung kita tak berdetak tapi jantung itu masih berfungsi. Kau tau itu kan??. Vampire not always Immortal. Kita hidup di dunia ini pasti ada sebuah masalah, anak kecil saja tau. Tapi jangan marah ataupun dendam jika hidupmu tidak sesuai dengan kehendakmu. Tidak perlu seperti ini noona, aku yakin jika kau mengikuti dendammu semua ini tidak akan berjalan lancar”. Raemi menatap Kyuhyun Sinis, lalu dia berteriak “Apa?? Kau tau apa??? Kau tidak tau apa yang kualami selama ini!! Aku menderita”. Kyuhyun menjawabnya datar “Memang tidak tau. Tapi seharusnya kau belajar untuk lebih baik dari penderitaanmu itu”. Raemi menahan amarahnya. Kyuhyun mengeluarkan kalungnya lalu dia melanjutkan perkataan “Aku tau apa yang kau rencanakan dengan Appamu. Kau mau mengambil krystal ini kan dari tangan kami?”. Raemi berteriak “Berikan kalung itu! Atau aku akan ….”. Perkataan Raemi langsung di potong oleh Kyuhyun “Atau apa?? Atau kau akan membunuhku?? Aku tidak akan memberikan ini! Tidak akan! Aku akan mempertahankan milikku!!”. Raemi Kesal, dia langsung menyerang Kyuhyun. Serangan bertubi-tubi di luncurkan oleh Raemi, tapi Kyuhyun hanya menghindari serangan Raemi karena dia tidak mau menyakiti seorang wanita. Kyuhyun lengah, Kalung itu dipegang Raemi dan hampir ditarik olehnya,   tapi Raemi tidak dapat menariknya karena Kyuhyun berusaha untuk memepertahankan kalung itu. Begitu sulit untuk Kyuhyun mempertahankan kalungnya, beberapa teknik menghindar telah dia keluarkan. Kyuhyun memutarkan tubuhnya satu kali, Tiba-tiba Kalung itu bersinar, Kyuhyun langsung menepis tangan Raemi, Raemi terjatuh dan tidak sadarkan diri karena kekuatan krystal itu.

Ketika selesai membuat Raemi tak sadarkan diri, Kyuhyun langsung kaget melihat Hangeng yang telah berada di antara Nichan dan Yunah. Hangeng memegang leher Nichan dan Yunah dengan kedua tangannya. Hangeng berteriak “Hey Shan!! Apa kabar?? Sudah lama ya kita tidak berjumpa! Apa Appamu masih tidak meminum darah manusia secara langsung??”. Yunah begitu ketakutan, sedangkan Nichan hanya diam sambil melirik Hangeng. Kyuhyun menatap Hangeng tajam, lalu dia berteriak “Tidak usah banyak basa-basi!! Lepaskan mereka!!”. Hangeng tersenyum sinis, lalu dia berkata “Aku akan melepaskan mereka! Tapi dengan satu syarat. Kau harus memberikan krystal itu padaku”. Kyuhyun menggelengkan kepalanya, lalu dia berkata “Tidak! Aku tidak bisa! Sampai kapanpun aku tidak akan pernah memberikan krystal ini pada vampire sepertimu. Itu janjiku!”. Hangeng menoleh kekanan dan kirinya lalu dia berkata “Ya.. Baiklah! Apa boleh buat? Itu adalah keputusanmu. Jadi gadis yang mana yang akan kuhisap darahnya terlebih dahulu?”. Hangeng memilih Yunah, Yunah semakin ketakutan padanya, Hangeng mengeluarkan taringnya dan perlahan-lahan gigi taringnya mendekati leher Yunah. Kyuhyun berusaha bersikap tenang, padahal di dalam hatinya berteriak ‘Paman!! Hentikan!! Ku Mohon!!’. Tiba-tiba suara tembakan berbunyi dengan sangat kencang. Hangeng melepaskan tangannya dari leher Nichan dan Yunah.  Hangeng tak berdaya. Nichan dan Yunah kini dapat bernapas dengan lega. Yang menembak Hangeng adalah Heechul. Heechul langsung membakar mayat Hangeng. Nichan dan Yunah pun menghampiri Kyuhyun, Yunah langsung memeluk Kyuhyun dengan erat. Heechul langsung menghampiri mereka. Kyuhyun berkata pada Yunah “Kau tidak apa-apa kan?”. Yunah menggelengkan kepalanya, lalu dia berkata “Aku takut!!”. Nichan terdiam karena memikirkan keadaan Donghae sekarang. Heechul langsung menegurnya “Kau tidak ada yang terluka kan?”. Nichan menggelengkan kepalanya, lalu dia berkata “Tidak! Terima kasih karena telah memperhatikan keadaanku Pak Heehee”. Heechul tersenyum lalu dia mengusap kepala Nichan sambil berkata “Kau sudah kuanggap anakku sendiri”. Tiba-tiba Raemi tersadar dan langsung menarik Nichan, Nichan berteriak “Kyaaa!!!”. Yunah langsung melepaskan pelukkannya. Raemi menyandra Nichan, Raemi berteriak “Kalian semua jahat!!”. Heechul berkata datar “Aku terpaksa melakukan itu, dia sudah kelewatan!”. Raemi langsung berteriak “Omong Kosong”.

*****

Sementara itu, Donghae masih terbang dan di ikuti oleh Siwon. Siwon menarik kaki Donghae. Donghae berusaha melepaskan kakinya dari Siwon. Siwon terjatuh karena tendangan Donghae. Donghae langsung terbang ke atas menara Seoul yang berada di atas bukit Namsan. Siwon masih terus mengikutinya, dia memanjat menara Seoul itu.  Donghae berkata pelan “Dia terus mengikutiku, Jika aku menghampiri Nichan dia pasti akan tetap mengikutiku. Aish! Aku harus menghentikannya sekarang!”. Sesampainya di atas menara, terjadilah perkelahian antara vampire dan werewolf, mereka saling memukul satu sama lain. Tidak ada satupun dari mereka yang mau mengalah. Tubuh Donghae mulai retak karena pukulan Siwon. Siwon berusaha untuk mengambil kalung itu tapi tidak bisa. Siwon mengamuk, dia langsung mencakar sayap Donghae hingga bolong. Donghae kehilangan kendali, dia begitu kesakitan, dia berteriak “AAAA!!”, kemudian dia terjatuh di antara gembok yang terpasang di menara Seoul. Siwon yang melihat kesempatan itu, langsung menarik Donghae dan memojokkannya di pagar pembatas yang penuh dengan gembok itu. Siwon langsung mencekik leher Donghae. Siwon ingin menarik kalung itu tapi tidak bisa. Ketika Donghae berusaha melepaskan diri dari Siwon, dia melihat Raemi yang sedang menyandra Nichan. Raemi berteriak “Dimanapun kau berada Donghae! Cepat berikan kalaung krystaal itu atau gadismu ini akan kuhisap darahnya hingga kering!!”. Donghae langsung menendang Siwon dengan sekuat tenaga hingga Siwon terpental dan tak sadarkan diri. Donghae langsung menjatuhkan dirinya sendiri dari atas menara padahal sayapnya sedang terluka. Tiba-tiba Eunhyuk datang dan langsung menyelamatkan Donghae yang hampir terjatuh. Donghae langsung kaget melihat Eunhyuk, dia berteriak “Hyung?”. Eunhyuk langsung berkata datar dan tanpa ekspresi “Bodoh!!”. Donghae langsung berteriak “Aku tidak bodoh!!”. Eunhyuk berkata “Kau bisa terluka parah jika terjun bebas seperti itu!”. Donghae langsung membantah perkataan Eunhyuk “Apa kau lupa hyung?? Aku ini vampire!! Aku tak mungkin terluka!!”. Eunhyuk langsung berkata “Ah~ benar juga ya? Tapi tindakanmu itu memang sangat bodoh! Walaupun kau itu vampire tapi jika kau jatuh dari ketinggian seperti itu maka kau akan hancur!”. Donghae langsung berteriak lagi “Agh! Apalah itu! Cerewet! Cepat turunkan aku disini!!”. Eunhyuk pun menunrunkan Donghae di atas salju-salju itu. Donghae bergumam “Biasanya dia juga jatuh!”. Eunhyuk menoleh ke Donghae lalu dia berkata “Apa kau bilang??”. Donghae langsung berkata “Aku tidak bilang apa-apa!”. Eunhyuk pun bergumam “Bukannya bilang terima kasih karena sudah ku selamatkan! Dia malah marah-marah!”. Donghae langsung berkata “Ya, Terima Kasih. Tidak ada waktu untuk berdebat!”. Donghae langsung meninggalkan Eunhyuk dan berlari kearah Nichan dan Raemi.  Eunhyuk mengikutinya dari belakang.

Sementara itu, Siwon tersadar. Tubuhnya kembali menjadi tubuh manusia. Dia memegangi kepalanya karena kesakitan, lalu dia berdiri dan berjalan kepagar pembatas. Dia melihat Raemi sedang menyandra Nichan. Siwon berkata “Sudah cukup Raemi! Aku tidak mau kau berbuat jahat lagi!”. Siwon langsung berlari ke tangga untuk menuruni menara Seoul itu.

*****

Sesampainya Donghae didepan Nichan dan Raemi, Donghae langsung berteriak “Raemi!! Apa yang kau lakukan?? Lepaskan dia!!”. Raemi berteriak “Cepat berikan kalung itu atau gadis ini akan ku gigit!”. Donghae langsung berteriak “Maaf. Tapi aku tidak bisa memberikan kalung ini”.  Raemi berkata lagi “Jangan mengambil keputusan yang ceroboh Donghae-yah! Apa kau mau jika gadis ini kuhisap darahnya?”. Batin Nichan berkata ‘Silahkan! Hisaplah darahku sekarang! Aku rela! Bahkan aku senang jika nantinya aku bisa menjadi vampire dan hidup bersama Donghae’. Akantetapi, perkataan Donghae bertolak belakang dengan batin Nichan “Tidak akan kubiarkan kau menghisap darahnya! Aku tidak rela! Bahkan aku tidak senang jika dia menjadi vampire!”. Nichan langsung kaget mendengar perkataan Donghae. Siwon baru saja sampai ke tempat itu, Siwon langsung berteriak “Hey!! Raemi!! Apa yang kau lakukan?? Hentikan semua itu!! Jangan berbuat tindakan kotor seperti itu! Aku akan mengambilkan kalung itu untukmu, hanya untukmu. Tolong lepaskan dia! Jangan jadikan dia vampire!”. Raemi melirik Siwon lalu dia berkata “Maaf! Aku tidak bisa menghentikan semua ini! Lagipula aku tidak akan menjadikannya vampire, aku akan menghisap darahnya sampai habis!”. Semuanya kaget mendengar perkataan Raemi. Siwon berteriak lagi “Raemi! Aku tau.. Kau masih punya sisi baik di hatimu! Jadi, dengarkanlah ucapanku Raemi!”. Raemi tidak mendengarkan perkataan Siwon, dia mengeluarkan gigi taringnya dan perlahan mendekatkan giginya keleher Nichan. Nichan memejamkan matanya. Semuanya langsung berteriak “Jangan!!!!”. Raemi pun mengurungkan niatnya setelah mendengar teriakan itu. Donghae berkata “Hentikan! Raemi Hentikan! Kau mau kalung ini kan? Baiklah akan kuberikan padamu, tapi lepaskan dia!”. Raemi memberikan isyarat untuk maju pada Donghae, lalu dia berkata “Aku akan melepaskannya jika kau memberikan kalung itu”. Donghae pun mengikuti perintah Raemi. Kyuhyun sudah tidak tahan dengan semua itu, dia langsung menarampas pistol yang ada di tangan Heechul. “Jeeeddddeeeeerrrrr!!!” Suara tembakan itu. Kyuhyun menembak tangan Raemi dan membuat Nichan terlepas dari Raemi. Donghae langsung berlari menghampiri Nichan dan membawanya menjauh dari Raemi. Kyuhyun menembak jantung vampire Raemi, akan tetapi pelurunya meleset dan membuat Raemi sekarat, dia jatuh dan tak berdaya. Siwon panik, dia langsung menghampiri Raemi sambil berteriak “Raemi!!!!”. Kemudian Siwon menaruh Raemi kedalam pangkuannya. Raemi berkata pada Siwon “Maaf! Aku telah memanfaatkanmu selama ini Siwon”. Siwon berkata pada Raemi “Tidak! Kau tidak memanfaatkanku!”. Raemi berkata lagi “Waktu itu aku berjanji akan membuatmu menjadi manusia lagi, aku akan menepati janjiku itu sekarang walaupun aku tidak mendapatkan apa yang ku ingin”. Raemi mengeluarkan sebuah suntikan yang berisi ramuan yang baru saja ditemukannya, ramuan pengubah werewolf menjadi manusia. Raemi langsung menancapkan suntikkan itu dipaha Siwon. Siwon terlihat kesakitan dan tubuhnya mulai bergetar. Tak lama, Siwon merasa kalau dirinya sudah kembali menjadi manusia, dia berkata pada Raemi “Raemi .. Jangan tinggalkan aku. Aku mencintaimu Raemi!”. Raemi berkata “A..Aku juga! Tapi maaf! Seperti nya aku tidak bisa bertahan lama!”. Tiba-tiba Heechul datang menghampiri mereka, dia berkata “Tunggu! Aku bisa membuatmu bertahan dan kembali menjadi seperti semula Raemi, tapi kau harus janji padaku”. Raemi berkata “Benarkah? Janji apa??”. Heechul berkata lagi “kau harus melupakan dendam itu! Kau harus menjadi vampire yang lebih baik!”. Siwon tersenyum lalu dia berkata pada Raemi “Kau harus melakukan itu! Ayolah! Demi aku!”. Raemi menganggukkan kepalanya lalu dia berkata “Baiklah! Aku berjanji!”. Siwon dan Heechul pun tersenyum. Heechul mengeluarkan sebuah kalung krystal dari kantung celanannya, sama persis yang di miliki Donghae, Kyuhyun dan Eunhyuk. Heechul pun memakaikan kalung itu di leher Raemi. Kalung itu mengeluarkan cahaya yang sangat terang, cahaya itu menembus dada Raemi dan menghancurkan peluru yang ada di jantung vampire Raemi secara sekejap. Beberapa saat kemudian, dia merasa bahwa dia telah kembali seperti semula bahkan lebih baik. Raemi langsung duduk di samping Siwon dan langsung memeluk Siwon.  Heechul berkata lagi “Ingat ya janji itu, jika kau melanggarnya maka kalung itu yang akan membuatmu mati! Oiya.. Apa kau mau jadi anak angkatku? Aku tidak mempunyai anak perempuan”. Raemi tersenyum lalu dia berteriak “Benarkah?? Tentu saja aku mau!!”. Heechul langsung menganggukkan kepalanya. Raemi dan Siwon langsung tersenyum bersama.


*****

Donghae, Nichan, Kyuhyun, Yunah dan Eunhyuk tersenyum bahagia karena Raemi telah tersadar dari dendamnya selama ini. Kyuhyun merangkul Yunah, Yunah langsung melirik Kyuhyun dengan tajam lalu dia berkata “Kau jahat Kyu! Kau tidak berbuat apa-apa ketika vampire itu ingin menggigitku!”. Kyuhyun menoleh ke Yunah lalu dia melepaskan rangkulannya, kemudian dia memegang tangan Yunah sambil berkata “Bukan maksudku seperti itu. Aku berusaha untuk tenang dan diam padahal didalam hatiku, aku sangat mengkhawatirkanmu. Kau adalah gadis yang paling berharga untukku, tidak mungkin aku membiarkanmu mati begitu saja”. Yunah berkata “Jeongmal?”. Kyuhyun menganggukkan kepalanya. Yunah langsung memeluk Kyuhyun sambil berkata “Kyu! Aku mencintaimu!”. Kyuhyun langsung membalas pelukan Yunah lalu dia berkata “Aku juga”. Yunah melepaskan pelukannya lalu dia berkata “Kyu! Besok kita main game lagi ya!”. Kyuhyun tertawa lalu dia berkata “Mwo? Benarkah? Hahaha”. Yunah menepuk lengan Kyuhyun lalu dia berteriak “Hey! Kenapa kau tertawa?? Aku seperti ini semua gara-garamu!!”. Kyuhyun langsung berkata “Kenapa menyalahkanku?? Kau sendiri yang memainkan pspku waktu itu”. Yunah mengepalkan tangannya lalu berkata lagi “Itu karena kau selalu memainkan pspmu, jadi aku penasaran dan mencobanya. Bagaimana kalau kita bertanding bermain game? Aku tidak akan kalah!”. Kyuhyun melihat tangannya di depan perut lalu dia berkata “Ok! Aku tidak takut denganmu!”. Yunah berkata lagi “Deal?”. Kyuhyun berkata lagi “OK! Deal! Kau tidak tau ya, kalau aku ini…”. Tiba-tiba Yunah langsung mencium bibir Kyuhyun dan menghentikan perkataan Kyuhyun.


*****


Eunhyuk iri melihat Donghae dan Kyuhyun yang sedang berdua dengan pasangannya. Dia langsung menundukkan kepalanya. Tiba-tiba Harin datang dengan menaiki sepedanya, dia berteriak “Hyukie!!!”. Eunhyul langsung menoleh ke belakang, lalu dia berkata “Harin?”. Ketika Harin menghampiri Eunhyuk, ekspresi wajahnya menjadi gelisah karena ternyata rem sepedanya tidak berfungsi. Harin langsung berteriak “Hyukie!! Awas!! Cepat Minggir!! Rem sepedanya tidak berfungsi!!”. Sayap Eunhyuk tiba-tiba menghilang. Eunhyuk sangat panik karena dia tidak mau jika Harin terjatuh. Eunhyuk langsung berteriak “Harin!! Ayo lompat dari sepeda itu! Aku akan menangkapmu!”. Harin sempat ragu-ragu tapi akhirnya dia memutuskan untuk melompat. Untuk kedua kalinya Harin terjatuh di pelukan Eunhyuk. Mereka saling bertatapan. Wajah Harin mulai memerah. Mereka berdua langsung mengalihkan pandangan mereka. Harin pun bangun dari pelukan Eunhyuk. Eunhyuk berkata pada Harin “Bukankah tadi kau bilang tidak mau mengantarku kesini?”. Harin langsung menundukkan kepalanya lalu dia berkata “Maaf Hyukie.. Tadi aku bilang seperti itu karena aku takut jika aku keluar Appaku pasti akan marah besar ”. Eunhyuk berkata lagi “Lalu kenapa sekarang kau ada disini? Aku takut jika Appamu marah padamu”. Harin mengeluarkan airmatanya lalu dia berkata “Kenapa? Kenapa aku tidak boleh kesini?? Padahal aku diam-diam kesini untuk bersamamu. Kau tidak senang ya jika aku disini??”. Eunhyuk langsung mengusap airmata Harin, lalu di berkata lagi “Bukan begitu, tapi disini berbahaya Harin. Aku senang jika kau berada disini. Kau itu sebuah permata dihatiku”. Harin langsung mencium Eunhyuk lalu dia berkata “Aku mencintaimu Hyukie!”. Eunhyuk pun memeluk Harin sambil berkata “Aku juga mencintaimu Harin!”.

*****

Donghae memeluk Nichan dengan sangat erat. Dia merasa kalau dia tidak ingin melepaskan pelukan itu. Nichan melepas pelukan lalu dia memukul dada Donghae pelan sambil berkata “ Bodoh! Kenapa kau tidak membiarkan dia menggigitku? Padahal aku rela jika dia menggigitku supaya aku menjadi vampire sepertimu!”. Donghae menjitak Nichan pelan lalu dia berkata “Kau yang bodoh! Kenapa kau ingin menjadi vampire?? Aku tidak akan rela melihatmu menjadi vampire!!”. Nichan kebingungan lalu dia berkata “Tapi jika aku menjadi vampire, kita dapat hidup bersama selamanya”. Donghae berkata lagi “Aishh ..  Kau ini! Aku tidak akan membiarkanmu menjadi vampire! Tidak akan!”. Nichan menundukkan kepalanya lalu dia berkata “Kenapa? Kenapa aku tidak boleh jadi vampire?”. Donghae langsung memeluk Nichan, lalu dia berkata “Aku sangat mencintaimu, aku tidak mau jika kau menjadi vampire, kehidupan vampire itu sangat berbahaya Nichan”. Nichan berkata lagi “Baiklah, Jika itu mau mu. Donghae Oppa aku mencintaimu”. Donghae tersenyum lalu dia berkata lagi “Aku juga. Haruskah aku mengucapkan beribu-ribu kata aku mencintaimu?”. Nichan menggelengkan kepalanya. Donghae berkata lagi “Aku punya syarat. Kau harus memanggilku dengan sebuatan Yeobo!”. Nichan langsung melepaskan pelukan Donghae, lalu dia berkata a ”Mwo? Yeobo? Tapi Yeobo adalah panggilan untuk sepasang suami istri”. Donghae berkata lagi “Jadi, kau tak mau memanggilku Yeobo?”. Nichan menggelengkan kepalanya. Donghae langsung menundukkan kepalanya lalu berkata “Padahal, aku ingin sekali jika kau memanggilku yeobo, supaya kita terlihat seperti pasangan suami-istri. Bukankah aku telah melamarmu ketika kau berumur 6 tahun? Aku telah menunggumu selama bertahun-tahun”. Nichan langsung berkata “Ya, Baiklah. Aku akan memanggilmu yeobo!”. Donghae langsung berteriak “Jinjja??”. Nichan menganggukkan kepalanya, Donghae langsung memeluk Nichan.

*****

Tiba-tiba Donghae, Kyuhyun, Eunhyuk dan Raemi terbang dan tertarik ke sebuah titik tertentu. Semuanya menjadi panik. Kemudian kalung yang mereka pakai mengeluarkan cahaya-cahaya yang sangat terang,  cahaya berwarna merah, oranye, kuning dan biru. Mereka berputar beberapa kali, Cahaya itu  pun menjadi satu. Kalung mereka masuk kedalam tubuh mereka secara perlahan-lahan. Mereka terlihat begitu kesakitan. Setelah itu, mereka terjatuh. Kepala mereka pusing, dan tubuh mereka menjadi lemas tak berdaya. Nichan,Yunah,Harin dan Siwon langsung menghampiri mereka. Harin berkata pada Eunhyuk “Hyuie.. Kau baik-baik saja?”. Eunhyuk menganggukkan kepalanya lalu dia berkata “Aku hanya sedikit pusing”. Yunah bertanya pada Kyuhyun “Kyu.. Kemana kalungmu?”. Kyuhyun panik, lalu dia berteriak “Kalungku? Kemana kalungku??”. Raemi memegang giginya, dia berkata “Wonie! Gigi taringku menghilang!”. Siwon menyentuh bibir Raemi, Raemi langsung membuka mulutnya, Siwon langsung berkata “Iya benar! Gigi taringnya menghilang!”. Nichan berkata pada Donghae “Yeobo-ah! Kau tidak apa-apa kan? Aku sangat khawatir!”. Donghae menyentuh pipi Nichan sambil berkata “Tenang saja! Aku tidak apa-apa! Tapi kenapa tubuhku sekarang menjadi aneh ya?”. Kyuhyun langsung menyambar perkataan Donghae “Iya! Aku juga! Aku merasa kalau jantung ini berdetak seperti detakkan jantung manusia”. Mendengar perkataan Kyuhyun, Yunah langsung memeluk Kyuhyun, Yunah berkata “Iya benar!”. Donghae berkata lagi “Apa kami telah menjadi manusia karena kalung itu??”. Heechul langsung menghampiri mereka lalu dia berkata “ Sekarang kalian adalah manusia vampire, setengah manusia dan setengah vampire! Kalian bisa merasakan apa yang manusia rasakan selama ini. Kalian juga bisa menjadi vampire kapapun yang kalian mau”. Eunhyuk kaget, dia langsung berteriak “Ah yang benar??”. Harin berkata “Mereka akan seperti superman, begitukah?”. Heechul berkata lagi “Tapi ingat! Jika krystal itu keluar dari tubuh kalian, kalian akan menjadi vampire lagi. Bahkan kalian bisa saja menjadi vampire jahat, kalian akan kehilangan kendali kalian”. Mereka berempat bertersenyum lalu mereka berkata dengan serentak “Aku mengerti!”.

            Heechul tersenyum lalu dia menatap langit, diatas langit dia melihat bayangan istrinya. ‘Raehee! Lihatlah mereka! Mereka telah mendapatkan pasangan mereka. Bukankah itu bagus?. Mereka telah menjadi Manusia Vampire, ya walaupun tidak menjadi manusia sepenuhnya, tapi kau bahagia kan? Mereka bisa merasakan apa yang dirasakan manusia sekarang, Aku sangat bahagia Raehee. Raehee, Aku mencintaimu!’ Batin Heechul. Heechul juga melihat wajah Hangeng di atas langit. ‘Han! Maafkan aku! Tapi kau sudah keterlaluan Han. Aku janji padamu, Aku akan menjaga Raemi dengan baik. Aku akan menganggap Raemi seperti anakku sendiri’ Batin Heechul. Heechul pun mengajak mereka semua pergi dari tempat itu dan menyuruh mereka untuk pulang kerumah masing-masing.

*****

Handel and Gretel, Minggu-12 PM KST

Keesokan harinya, Donghae, Nichan, Kyuhyun, Yunah, Eunhyuk, Harin, Siwon, Raemi, Sungmin, Ryeowook, Shindong, dan juga Kibum datang ke cafe yang bernama Handel Gretel, cafe itu milik Yesung. Yesung mempersilahkan mereka masuk. Mereka pun duduk di bangku yang telah di sediakan Yesung. Yesung melihat Raemi yang ada di samping Siwon, dia langsung bertanya pada Siwon “Wonnie.. Gadis ini siapa?”. Siwon tersenyum lalu menjawabnya “Dia Raemi, dia adalah gadisku”. Jongjin menyalakan TV, terdengar sebuah berita tentang kejadian semalam, mereka semua melihat TV itu.‘Telah di laporkan bahwa telah terjadi gempa bumi tadi malam di sekitar bukit Namsan. Bisa di lihat kalau menara Seoul mengalami kerusakan yang cukup parah’ Ucap seorang reporter. Siwon dan Raemi langsung menundukkan kepalanya. ‘Kami mendapat sebuah video yang direkam pengunjung saat kejadian itu’ Ucap pembawa acara, Video itu langsung di putar. Video itu di rekam pada saat perekam itu berlari-lari, terlihat Nichan sedang terjatuh didalam video itu. Semuanya langsung kaget melihat video itu. Sungmin langsung menoleh ke Nichan sambil berteriak “Kenapa kau bisa berada disana?? Untung saja kau tidak apa-apa! Kalau terjadi sesuatu padamu, pasti aku akan di marahi Appa”. Nichan langsung menundukkan kepalanya.  Donghae menepuk pundak Sungmin, lalu dia berkata “Biar aku yang jelaskan semua ini”. Siwon langsung menyambar “Tidak! Biar aku saja!”. Semua langsung memperhatikan Siwon.
“Ini semua adalah salahku. Itu bukan gempa bumi tapi itu akibat dari lompatanku. Kemarin Aku menjadi werewolf. Donghae,Kyuhyun and Eunhyuk adalah vampire, Raemi juga vampire” Ucap Siwon.

 “Kau jangan bercanda Wonnie” Ucap Ryeowook .

 “Aku tidak bercanda. Kemarin aku mengejar Donghae dan bertarung dengannya di menara Seoul” Ucap Siwon.

“Semua itu benar!” Ucap Donghae sambil menganggukkan kepalanya.

“Maaf, karena kemarin aku telah membuat keonaran dan menyandra Nichan”. Semuanya langsung kaget mendengar pernyataan itu.

 “Jadi kau menyandra adikku??” Tanya Sungmin pada Raemi.

“Maaf” Jawab Raemi dengan rasa menyesal.

 “Tapi bagaimana kalian bisa keluar di siang hari??” Ucap Kibum.

“Kami manusia vampire sekarang, Apa kalian masih mau berteman kami?” Ucap Eunhyuk.

“Tentu saja!” Teriak semuanya secara serentak.

“Aku akan menjadi teman kalian. Yang lalu biarlah berlalu. Hanya satu yang ingin ku katakan pada kalian, Jangan sakiti adikku!” Ucap Sungmin.

“Tenang saja hyung! Aku tidak mungkin menyakiti orang yang kucintai. Aku pasti akan menjaganya!” Ucap Donghae.

Akhirnya semuanya tersenyum bahagia di dalam Handel and Gretel.

*****

3 Tahun kemudian.

            Hari pertama musim semi, dimana bunga-bunga mulai bermekaran. Hari ini adalah hari yang berbahagia, hari kelulusan Nichan,Yunah, Kyuhyun dan murid-murid yang lainnya. Terlihat Leeteuk and Rinbyul, Donghae, Eunhyuk, Siwon, Raemi dan yang lainnya sedang menghadiri acara kelulusan itu. Heechul memberikan bunga kepada Nichan dan Kyuhyun, Kangin memberikan bunga kepada Yunah. Yunah tersenyum lalu dia berkata pada Kangin “Terima kasih Appa!”. Kyuhyun langsung menoleh ke Yunah lalu berbisik “Mwo? Appa? Jadi Pak Kangin adalah Appamu?”. Yunah tersenyum sambil menganggukkan kepalanya. Kyuhyun berbisik lagi “Aishh .. Kenapa kau tidak bilang kepadaku??”. Yunah hanya tersenyum mendengarkan perkataan Kyuhyun.

Setelah acara itu selesai, Donghae langsung menarik tangan Nichan lalu mengajaknya ketaman yang ada di sekolah itu. Mereka pun duduk di bangku taman. Nichan menundukkan kepalanya lalu dia berkata “Oppa! Ternyata kau datang juga!”. Donghae langsung berkata “Memangnya kenapa? Kau tidak suka ya jika aku disini?”. Nichan kaget mendengar perkataan Donghae, dia langsung berkata “Apa?”. Donghae berkata lagi “Baiklah aku akan pergi dari sini!”. Donghae langsung berdiri dari bangku itu,  Nichan juga ikut berdiri dari bangku itu, lalu dia berkata “Hey! Bukan maksudku seperti itu!!”, Donghae diam dan tidak berkata apapun. Ketika Donghae melangkahkan kakinya, Nichan langsung memeluk Donghae dari belakang. Nichan berkata “Oppa! Jangan marah! Kukira kau tidak akan datang jadi aku berkata seperti itu. Aku sangat senang kau berada di sini! Sungguh! Jangan marah oppa!”. Donghae tersenyum lalu dia melepaskan pelukan Nichan, kemudian dia membalikkan badannya menghadap Nichan, dia mengeluarkan setangkai bunga merah, dia pun memberika bunga mawar itu kepada Nichan sambil berkata “Ini untukmu!”. Nichan tersenyum lalu mengambil bunga itu. Donghae langsung memeluk Nichan dengan sangat erat. Donghae berbisik di telinga Nichan “Aku mencintaimu!”. Nichan tersneyum lalu dia berkata “Aku juga!”.

‘Pelukan oppa begitu hangat, aku ingin selalu dipeluk olehnya. Sejak kejadian tiga tahun lalu kami menjadi semakin dekat dan semakin mencintai satu sama lain, aku ingin waktu berhenti sekarang supaya kita bisa selalu bersama’ Batin Nichan.

Ketika Nichan menoleh kekanan, dia melihat kedua sahabatnya sedang duduk berdua di bawah pohon. Dimana pun Kyuhyun dan Yunah berada, mereka pasti bermain game. Mereka sedang memperebutkan sebuah PSP saat ini. Yunah kesal, dia langsung menjitak kepala Kyuhyun. Kyuhyun mengusap-usap kepalanya lalu dia berkata “Aww sakit!! Gadis ini kasar sekali!”. Yunah langsung berteriak “Apa yang kau bilang Kyu??”. Yunah langsung memalingkan wajahnya dari Kyuhyun. Kyuhyun langsung menyodorkan PSP nya sambil berkata “Maaf! Aku hanya bercanda berkata seperti itu. Ini PSP nya kuberikan padamu! Ayolah.. Jangan marah padaku!”. Yunah masih memalingkan wajahnya, Kyuhyun langsung mencium pipi Yunah. Yunah langsung berteriak “Yak!! Genit!! Jangan menciumku di sini Kyu!!”. ‘Hahahah .. Lucu sekali mereka’ batin Nichan.

            Ketika Nichan menoleh kekiri, dia melihat Eunhyuk dan Harin yang sedang battle dance. Tapi tiba-tiba Eunhyuk terjatuh dan tak sadarkan diri. Harin panik dia langsung berteriak “Hyukie!! Ayo bangun! Jangan pura-pura pingsan!!”. Dia masih tidak sadarkan diri. Harin menjadi khawatir, dia berteriak lagi “Ayolah! Bangun Hyukie!”. Harin langsung memberi bantuan pernapasan, dan tanpa di sengaja mereka telah berciuman. Eunhyuk tersadar, dia langsung tersenyum di depan Harin. Eunhyuk berkata “Aku hanya pura-pura! Hahahah”. Harin langsung berteriak “Yak!! Kau jahat!! Mengambil kesempatan dalam kesempitan!! Babo!! Aku sangat khawatir padamu!!”. Harin langsung memukul-mukul Eunhyuk pelan, Eunhyuk masih tetap tertawa.

            Donghae melepaskan pelukannya, lalu dia berkata “Ayo kita pergi ke pantai Mokpo!”. Nichan langsung berkata “Tapi tempat itu jauh!”. Donghae menjongkokkan dirinya, lalu dia berkata “Aku ini manusia vampire! Ayo cepat naik kepunggungku!”. Nichan pun naik ke punggung Donghae. Akhirnya mereka pun pergi ketempat itu.

*****

Beberapa jam kemudian, sampailah mereka di sana, pantai yang begitu indah dan terlihat. Donghae dan Nichan bermain-main dan bercanda tawa di pantai itu. Tak lama, Mereka merasa lelah, mereka pun duduk dipantai itu. Donghae berkata “Kau ingat kenangan selama tiga tahun ini?”. Nichan tersenyum, lalu dia berkata “Tentu saja! Aku ingat semua kenangan tentang kita! Aku juga ingat ketika kita mempersatukan Yesung dan Hyera dihari valentine”. Donghae tersenyum lalu dia berkata “Nichan… aku dan Kyuhyun pernah mengerjai Ryeowook dan Yeunja waktu kita study tour ke Donghae city”. Nichan langsung berteriak “Whoaa .. Jinjja?”. Donghae menganggukkan kepalanya, lalu dia berkata “Ketika Ryeowook dan Yeunja pulang dari membeli makanan untuk pesta yang kita adakan, Aku dan Kyuhyun duduk di atas pohon, Kyuhyun yang pertama mengerjai mereka, mereka langsung masuk kedalam resort. Aku dan Kyuhyun langsung terbang lewat jendela dan duduk diatas lemari, lalu aku meniru suara pengawas, seperti ini Hey! Berhenti! Jangan bergerak! Aku tau kalian ada disana! Hahah”. Nichan tertawa terbahak-bahak, dia berkata “Hahahha .. Kau seperti polisi!!”. Donghae ikut tertawa terbahak-bahak sambil berkata “Begitukah?? Hahaha… Mereka berdua langsung diam dan tidak bergerak! Hahaha”. Nichan semakin tertawa mendengar cerita Donghae. Tiba-tiba Donghae terdiam lalu dia menundukkan kepalanya sambil berkata “Aku juga ingat ketika Henry muncul. Aku takut dia akan merencanakan sesuatu jahat untuk melawanku!”. Nichan langsung memegang tangan Donghae, dia menoleh ke Donghae lalu dia berkata “Jangan takut! Kau pasti bisa melawannya!”. Donghae menoleh ke Nichan lalu dia berkata “Benarkah??”. Nichan menganggukkan kepalanya sambil tersenyum.

Matahari tenggelam mulai tiba, Donghae dan Nichan langsung berdiri dari tempatnya. Nichan menoleh ke Donghae lalu dia berkata “My Changiya is a Vampire”. Donghae langsung berkata “Bukankah waktu itu kusuruh kau memanggilku dengan yeobo??”. Nichan mengusap-usap lehernya lalu dia berkata “Aku lupa!”. Nichan langsung berteriak bersamaan dengan matahari tenggelam “My Yeobo is A Vampire!!”. Donghae berkata lagi “Aku ini manusia vampire!”. Nichan langsung berkata “Yak!! Oppa!! Kau banyak protes!!”. Donghae tertawa lalu dia memegang tangan Nichan, Donghae berkata “Aku mencintaimu!”. Donghae langsung mencium bibir Nichan. Setelah itu, Donghae berkata lagi “Sudah berapa banyak aku berkata aku mencintaimu??”. Nichan tersenyum sambil menggelengkan kepalanya. Donghae tertawa, dia langsung menyanyikan sebuah lagu untuk Nichan.

“Nan geudaemane oppa. Geudaen namane yeoja. Hangsang ne gyeote isso julge. Nan geudaemane oppa. Dalkomhan uri sarang... Oppan neoman saranghallae .... [ first love by donghae ]” Suara Donghae yang bernyanyi untuk Nichan.


=THE END=

FanFiction My Yeobo is A Vampire // Season 1 // Chapter 16


Title : My Yeobbo is A VAMPIRE

Author: Lee Haeka / Diska Park

Posted by : Lee Hyemi

Cast Vampire :
Lee Dong Hae  : Vampire name ‘Alexander Leethe Count Chocula’
Lee Hyuk Jae : Vampire Name ‘Leerant Luke Count Chocula’
Cho Kyu Hyun : Vampire Name ‘Lachain Shan Count Chocula’

Cast Couple Vampire :
Park Ni Chan
Jung Ha Rin
Kim Yun Ah

Other Cast :
Kim Hee Chul ( Teacher / Appa’s Vampire/ King of Vampire  )
Park Jung Soo ( Nichan’s Appa )
Park Rin Byul ( Nichan’s Umma )
Lee Sung Min ( Nichan’s Oppa)
Other SJ members

Genre : Fantasy, Horror, Romance, Comedy,Action

 *****


Raemi dan Siwon tersenyum jahat di depan Donghae dan Nichan. Nichan langsung menoleh ke Donghae  lalu dia berkata “Yeoja itu yang waktu itu membantuku. Jadi namanya Raemi? Apa kau mengenalnya?”. Donghae hanya diam saja sambil menatap Raemi dan Siwon.

-Flash Back-

Eunhyuk dan Kyuhyun sedang berjalan-jalan di sekitar hutan dan sungai. Eunhyuk melihat Raemi dan Hangeng sedang berbicara di pinggir sungai, Eunhyuk langsung berkata sambil menunjuk Raemi “Kyu! Bukankah itu paman Han dan Raemi?”. Kyuhyun melihatnya juga, lalu dia berkata “Iya! Apa yang mereka lakukan di sana?”. Eunhyuk pun berkata lagi “sepertinya mereka membicarakan sesuatu”. Kyuhyun berkata lagi “ Lebih kita mendengarkan pembicaraan mereka, sepertinya itu penting. Ayo kita bersembunyi di semak semak itu”. Eunhyuk dan Kyuhyun pun memutuskan untuk mendengarkan pembicaraan raemi dan Hangeng di balik semak-semak secara diam-diam.

“ Raemi, appa tau kalau kau sudah lama berteman baik dengan Donghae. Bahkan appa liat kalian semakin dekat, maka dari itu kau harus membantuku!” ucap Hangeng.

“Apa maksudmu? Apa yang harus kubantu??” Tanya Raemi.

“Kau harus membantuku untuk mendesak Donghae untuk mencari tahu keberadaan krystal ajaib itu” Ucap Hangeng

“Krystal??? Memang kita punya krystal?” Bisik Eunhyuk yang bersembunyi di balik semak semak.

“Aku tidak tau!! Sudah.. Tidak usah banyak tanya! Dengarkan saja!” Bisik Kyuhyun yang bersembunyi di balik semak-semak.

“Hey! Kenapa kau jadi mengaturku? Aku lebih tua darimu” Bisik Eunhyuk.

“Aku tau! Tapi tubuhku ini lebih tinggi darimu!” Bisik Kyuhyun.

“aku tau itu!” Bisik Eunhyuk sambil melirik Kyuhyun.

“Yak!! Aku ketinggalan beberapa pembicaraan nya gara-gara kau Hyung!!Sudahlah jangan berisik!! Kau mau ya jika kita ketahuan??” Bisik Kyuhyun yang juga melirik Eunhyuk.

“Kau kirim pesan kepadanya, suruh dia datang ke rumah kita malam ini, kita akan mendesaknya disana, kalau dia tidak mau memberitahukan kepada kita, kita akan membunuhnya” Ucap Hangeng.

“Apa ????” Teriak Eunhyuk, tapi Kyuhyun langsung menutup mulut Eunyuk.

“Hyung.. Sudah kubilang jangan berisik! Nanti kita ketahuan!” Bisik Kyuhyun.

“Siapa itu???” Teriak Hangeng yang menoleh ke semak-semak.

“Gawat!” Bisik Kyuhyun.

“Ayo kita pergi dari sini! Sepertinya ada yang mendengarkan pembicaraan kita!” Teriak Hangeng, dia langsung menarik tangan Raemi dan segera pergi dari tempat itu.
Setelah Hangeng dan Raemi pergi, Kyuhyun langsung melepaskan tangannya yang menutup mulut Eunhyuk lalu dia berkata “Yah mereka berdua pergi! Ini semua gara-garamu hyung!”. Kyuhyun dan Eunhyuk pun keluar dari semak-semak itu. Eunhyuk berkata “Mianhe aku terlalu kaget mendengarnya! Mereka berniat buruk terhadap Hae”. Lalu Kyuhyun berkata “Sebaik kita beritahu Appa!”. Akhirnya Kyuhyun dan Eunhyuk pergi dari tempat itu dan segera kembali pulang kerumah mereka untuk memberitahukan niat buruk Hangeng dan Raemi.

Sesampainya dirumah, mereka langsung berlari kearah Heechul yang sedang membaca suatu buku di mejanya, mereka berdua berteriak “Appa !! Appa !! Appa !! Paman Han !! Paman Han !!”. Heechul bingung melihat sikap Kyuhyun dan Eunhyuk, dia bertanya “Waeyo? Memangnya ada apa dengan Han?”. Kyuhyun pun menjawabnya “Paman Han berniat buruk pada kita”. Lalu Eunhyuk juga ikut menjawabnya “Itu benar! Bahkan dia berniat ingin membunuh Hae!”. Heechul kaget, dia langsung berteriak “Mwo? Kenapa dia ingin membunuh Hae??”. Kemudian kyuhyun menjawabnya lagi “Kami mendengarkan permbicaraan paman Han dan Raemi. Dia menyuruh noona Raemi untuk mengirim pesan kepada Hae agar Hae pergi kerumahnya lalu dia akan mendesak Hae untuk memberitahukan tempat dimana Appa menyimpan sebuah krystal dan jika Hae tidak memberitahunya, dia akan membunuh Hae”. Heechul murka lalu dia berteriak lagi “Mwo? Jadi karena krystal itu? Mereka juga pasti berniat buruk pada krystal itu! Dimana Donghae sekarang?”. Kyuhyun menggelengkan kepalanya, lalu dia berkata “Molla! Kami baru saja pulang”. Ketika Eunhyuk melihat keluar jendela, dia melihat Donghae sedang berjalan kearah rumah Hangeng, Eunhyuk langsung berteriak sambil menunjuk  keluar jendela “A.. Appa! Itu Hae! Dia sedang berjalan kerumah Paman Han!”. Heechul pun langsung memanggil pengawalnya dan pergi ke rumah Hangeng.

Sementara itu, Donghae baru saja sampai di depan rumah Raeemi, dia pun mengetuk pintu Raemi. Tak lama Raemi datang dan membukakan pintu dan mempersilahkan Donghae untuk masuk kedalam rumahnya. Donghae berkata datar “Kenapa kau memanggilku ke sini??”. Raemi gugup, lalu dia berkata “Aku.. Aku mau bertanya sesuatu padamu. Apa kau tau di mana tempat penyimpanan sebuah krystal yang di miliki Appamu??”. Donghae menggelengkan kepalanya lalu dia berkata “Aku tidak tau!”. Hangeng langsung mendorong Donghae ketembok dan membuat Donghae terjatuh. Donghae langsung berdiri sambil berkata “Ada apa ini?? Kenapa kau menyerangku paman Han?? Apa salahku??”. Hangeng langsung memegang leher Donghae, dia berkata “Cepat beri tahu dimana tempat persembunyian krystal itu atau aku akan lebih menyakitimu”. Donghae berkata lagi “Sudah kubilang.. Aku tidak tau! Kenapa kau jadi seperti ini paman Han??”. Hangeng berkata lagi “Seperti apa?? Aku dari dulu seperti ini! Apa kau tau?? Aku yang telah membunuh Eommamu, Aku mendorongnya ke bawah sinar matahari!!”.  Donghae langsung kaget dan menahan amarahnya ketika mendengar pernyataan Hangeng. #Gubrak! Tiba-tiba Heechul datang dan menendang pintu rumah Hangeng hingga roboh. Heechul langsung berteriak “Apa yang tadi kau katakan???”. Hangeng langsung melepaskan tangannya dari leher Donghae lalu dia berkata “Apa aku harus mengulangnya sekali lagi? Kim Heechul! Aku telah membunuh istrimu! Kalian itu keluarga vampire bodoh! Kalian tidak meminum darah manusia, Apa itu pantas di sebut vampire?? Heh .. Kau itu raja vampire Kim Heechul!”. Heechul menahan amarahnya, lalu dia tersenyum sambil berkata “Haha.. Kata siapa aku tidak meminum darah manusia?? Kami ini meminum darah manusia tapi melalui kantung-kantung darah ataupun meminum darah dari gelas, tidak seperti kau yang meminum darah secara langsung, itu seperti perbuatan yang tidak beradab!”. Hangeng berkata lagi “Kau berubah! Kau berubah ketika kau mendapatkan krystal itu Heechul!”. Heechul langsung menarik tangan Donghae. Lalu mereka berdua langsung keluar dari rumah itu. Heechul berteriak “Pengawal!! Tangkap Han dan kurung dia di penjara bawah tanah, lalu bakarlah rumah ini sampai tidak ada yang tersisa!!!”. Pengawal Heechul langsung menangkap Hangeng dan mengurungnya di ruang bawah tanah lalu membakar rumahnya itu.

-Flash Back off-


Raemi menatap Donghae dengan tajam lalu dia berkata “Apa kau masih ingat kejadian itu??”. Donghae hanya diam dan tidak berkata apapun. Raemi berkata lagi “Kalian itu kejam! Appa ku kalian tahan dan di rumahku kalian bakar! Apa kalian tau?? Di dalam rumahku itu ada Eommaku yang sedang membaringkan tubunya didalam peti, dia ikut terbakar bersama rumahku itu. Aku hanya berdiri di depan rumahku, aku tak bisa melakukan apapun untuknya karena api telah menyebar kesemua penjuru rumahku. Ketika api mulai padam, aku langsung mencari Eommaku dan ternyata dia sudah mati karena hangus terbakar oleh api! Sejak saat itu, aku sebatang kara dan tidak tahu harus pergi kemana, aku tidak bisa keluar di siang hari. Aku langsung masuk kedalam hutan dan tinggal disana seorang diri. Ketika siang hari aku berlindung di bawah pohon yang sangat lebat dan ketika malam hari aku hanya duduk sambil memandangi api unggun yang kubuat. Masa-masa sulit kulalui sendiri, sampai pada akhirnya aku memutuskan untuk kembali kesana untuk membebaskan Appaku, lalu suatu saat aku akan membalas dendam pada keluargamu dan mengambil krystal itu untuk Appaku! Setelah itu kami akan pergi ketempat yang jauh dari sana”. Siwon merasa simpati, lalu dia berkata pelan “Raemi ….”. Donghae langsung membungkukkan badannya lalu dia berkata “Maaf! Maaf untuk perbuatan Appaku terhadapmu! Tapi aku benar-benar tidak mengetahui tempat penyimpanan krystal itu”. Raemi berkata lagi “Maaf itu tidak cukup! Berikan krystal itu. Aku tau sekarang kau bisa keluar di siang hari, itu karena krystal itukan??”. Donghae langsung berdiri ke posisi semula lalu dia berkata “Tidak! Aku tidak akan memberikan krystal ini! Raemi.. Appamu juga telah membunuh Eommaku. Tapi aku sama sekali tidak membencinya! Sungguh!”. Raemi langsung berteriak “Kau terlalu baik! Tapi aku tidak sepertimu, Aku tidak bisa melupakan kejadian itu! Aku harus balas dendam!”. Nichan langsung berbisik pelan pada Donghae “Oppa!! Sepertinya, dia telah di butakan oleh dendam”. Donghae langsung menganggukkan kepalanya lalu dia langsung memegang tangan Nichan sambil berteriak “Kajja! Lebih baik kita pergi dari sini!!”. Raemi langsung berteriak “Mau kemana kalian?? Wonnie!! Tangkap mereka!!”. ‘Maaf Donghae. Maaf Nichan. Aku harus melakukan ini!’ batin Siwon.

Ketika Donghae dan Nichan melangkahkan kakinya, Siwon langsung berteriak “AAAAA!!”. Donghae dan Nichan langsung menoleh ke belakang. Siwon terlihat begitu kesakitan, dia terus memegangi kepalanya, lalu dia langsung merobek bajunya. Tak lama, munculah bulu-bulu berwarna coklat di sekitar tubuh Siwon. Matanya berubah, mulut dan hidungnya tumbuh kedepan layaknya seekor serigala. Nichan sangat ketakutan melihat Siwon, dia berkata “Apa yang terjadi?? Kenapa dia berubah seoerti itu??”. Donghae melihat Raemi tersenyum, lalu dia melihat bekas gigitan werewolf yang ada di leher Siwon. ‘Raemi! Raemi pasti telah merencanakan ini semua!’. Donghae langsung berteriak “Gawat! Kita harus pergi dari sini!! Dia telah menjadi werewolf!!”. Donghae langsung menarik tangan Nichan dan segera berlari keatas bukit namsan. Siwon langsung mengejar mereka. Nichan berusaha mengambil ipone yang ada didalam tasnya dengan tangan kirinya. Donghae menoleh kearah Nichan lalu dia berteriak “Hey!! Apa yang kau lakukan??”. Nichan pun berhasil mengambil iphone itu, lalu dia menunjukkan iphone itu kewajah Donghae lalu dia berkata “Ini! Aku ingin mengambil ini! Aku ingin mengirim pesan untuk Kyu!”. Donghae langsung berteriak “Tidak ada waktu untuk itu! Kita harus berlari dengan sangat cepat! Jika aku berlari dengan kekuatanku, kau pasti akan terjatuh!”. Nichan pun berusaha mengirim pesan untuk Kyuhyun sambil berlari, pesan itu berisikan ‘Kyu!! Tolong Aku dan Donghae Oppa!! Kami di serang oleh seekor werewolf dan seorang wanita vampire di bukit namsan. Vampire itu bernama Raemi!’. Donghae menoleh kebelakang, dia heran karena Siwon dan Raemi sudah tidak mengejar mereka. Donghae langsung menghentikan langkah kakinya sambil berkata “Mereka sudah tidak ada! Aneh..”. Nichan langsung menghentikan langkah kakinya sambil berteriak “Jinjja??”, Nichan menoleh kebelakang lalu dia berkata lagi “Kemana mereka??”. Donghae langsung menaikkan pundaknnya. Ketika mereka menoleh kedepan, ternyata Siwon sudah berada tepat didepan mereka dengan rawungannya yang membelah sunyinya malam “Auuuuwwww”. Nichan langsung melempar Iphonenya sambil berteriak “AAAAAA!!!”.

*****

Di sisi lain Kyuhyun masih memeluk Yunah. Kyuhyun berkata “Rasanya aku ingin selalu seperti ini. Tapi apa kau tidak merasa dingin didalam pelukanku?? Suhu tubuhku ini sangat dingin seperti es”. Yunah menggelengkan kepalanya lalu dia berkata “Tidak! Jika aku bersamamu pasti aku akan selalu merasa hangat”. Tiba-tiba iphone Kyuhyun berbunyi, lalu dia melepaskan pelukkannya dan mengambil iphonenya yang ada di kantung celananya. Kyuhyun langsung kaget ketika membaca sebuah pesan dari Nichan. Yunah heran dengan ekspresi Kyuhyun, lalu dia bertanya kepada Kyuhyun “Kenapa?? Ada apa??”. Kyuhyun langsung menunjukkan pesan itu kepada Yunah, pesan itu berisikan ‘Kyu!! Tolong Aku dan Donghae Oppa!! Kami di serang oleh seekor werewolf dan seorang wanita vampire di bukit namsan. Vampire itu bernama Raemi!’. Yunah langsung berteriak setelah membaca pesan itu “Kyu!! Kita harus segera menolongnya!”. Kyuhyun berkata datar “Tapi.. Aku tidak tau di mana bukit Namsan”. Yunah langsung menarik tangan Kyuhyun sambil berteriak “Aku akan mengantarmu kesana!!!”. Kyuhyun berkata lagi “Ya Baiklah! Tapi aku harus menelepon Hyukie hyung dulu!!”. Yunah dan Kyuhyun pun akhirnya pergi dari tempat itu.

*****


Sementara itu Eunhyuk sedang mengandarai motornya, dia baru saja tiba di depan pintu “gerbang rumahnya setelah mengantar Harin pulang ke rumahnya. Tiba-tiba Iphonenya bordering karena mendapat sebuah panggilan dari Kyuhyun. Dia langsung berhenti lalu mengangkat telepon dari Kyuhyun.

“Hyung!!!!!! Gawat Hyung!!!!!!” Teriak Kyuhyun.

“Wae??” Bisakah kau memelankan suaramu??” Teriak Eunhyuk.

“Hyung!! Donghae hyung dan Nichan di kejar oleh Raemi dan werewolf!!” Ucap Kyuhyun.

“Mwo?? Raemi?? Benarkah?? Dimana??” Teriak Eunhyuk kaget mendengar perkataan Kyuhyun.

“Di bukit Namsan. Aku sedang menuju kesana sekarang! Kau di mana sekarang??” Ucap Kyuhyun.

“Aku baru saja pulang! Aku di depan pintu gerbang sekarang!” Ucap Kyuhyun.

“Cepatlah pergi kesana!!” Teriak Kyuhyun.

“Baiklah!! Aku akan segera kesana!!” Teriak Eunhyuk.

            Eunhyuk pun menaruh motor di halaman rumahnya lalu dia segera terbang ke bukit Namsan.

*****

            Donghae menatap werewolf Siwon dengan mata sendunya, membiarkan Siwon mengeluarkan erangannya. Donghae menoleh ke Nichan lalu member isyarat untuk menjongkokkan diri. Siwon melangkahkan kaki kirinya, dia berniat untuk mengangkap mereka berdua. Donghae langsung berteriak “One .. Two.. Three!!”. Mereka pun menjongkokkan diri mereka dan saling berpegangan tangan, tangan mereka itu membuat Siwon terjatuh di atas salju. Setelah itu, mereka berdiri dan berniat kabur dari Siwon. Ketika mereka membalikkan badan ternyata ada Raemi yang telah berdiri di depan mereka. Raemi berkata pada mereka berdua “Mau kemana kalian??”. Mereka berdua memundurkan langkah kaki mereka.Siwon yang berada di belakang mereka langsung berdiri dan berteriak “Auuuuu!!!!!”.  Akhirnya mereka memutuskan untuk berlari kesamping menghindari Siwon dan Raemi. Di tengah jalan, Donghae menghentikan langkah kakinya lalu melepaskan pegangan tangannya pada Nichan. Donghae berteriak “Ayo Nichan!! Cepat lari kearas bukit!!”. Nichan langsung menoleh kearah Donghae sambil menggelengkan kepalanya. Donghae langsung mendorong-dorong Nichan agar dia segera naik ke atas bukit sambil berteriak “Ayo!!! Cepat!! Larilah keatas bukit Namsan!!”. Nichan pun mengikuti perkataan Donghae dan dia terus berlari ke atas bukit Namsan.

            Beberapa saat kemudian, Raemi dan Siwon tiba di depan Donghae. Raemi berkata pada Donghae “Kenapa berhenti?? Apa kau sudah menyerah??”. Donghae langsung tersenyum mendengar perkataan Raemi, Donghae berkata “Tentu saja tidak! Aku tidak akan menyerah! Aku akan melawanmu ataupun werewolf itu sekarang!”. Raemi semakin kesal melihat Donghae. Raemi langsung menoleh kekanan dan kekiri untuk mencari Nichan. Raemi langsung berkata pada Siwon “Ku percayakan dia padamu!”. Raemi pun langsung meninggalkan Donghae dan Siwon, dia pergi keatas bukit Namsan. Donghae langsung berteriak “Hentikan!!”. Ketika Donghae melangkahkan kakinya, tangan Donghae langsung ditarin Siwon, lalu Siwon langsung melempar Donghae ke pohon. Kemudian Donghae memegang liontin kalungnya itu, lalu dia memejamkan matanya. Hati kecil Donghae berkata ‘Aku harus melawannya untuk menyelamatkan orang yang kucintai. Krystal ajaib… Apa kau bisa memberikan aku sebuah kekuatan untuk melawannya??’.  Tak lama, Kalung krystal yang di pegang Donghae itu bersinar dengan sangat terang, tubuhnya melayang, dan berputar satu kali. Setelah itu dia menapakkan kakinya di atas salju-salju itu dengan penampilan yang berubah total. Donghae yang tadinya memakai seragam sekolah, kini dia memakai kemeja putih, celana putih, jas putih dan memakai jubah simple yang berwarna putih di punggungnya. Donghae pun membuka mata merahnya, lalu dia melihat penampilan barunya. Dia menoleh ke Siwon sambil tersenyum. Siwon langsung berlari kearah Donghae, lalu dia memukul Donghae secara bertubi-tubi, tapi Donghae terus menghindar dari Siwon. Donghae mengangkat tubuh werewolf Siwon lalu dia melemparnya ke pohon. Donghae memegang kalung itu lagi, bantin Donghae berkata lagi ‘Apa kau bisa membantuku lagi? Aku harus mengejar seseorang!’. Tiba-tiba Donghae terjatuh, dia terlihat begitu kesakitan, tak lama punggungnya mengeluarkan sayap kelelawar. Donghae menggelengkan kepalanya, lalu dia langsung melihat sayapnya. Donghae pun mulai terbang dengan ketinggian yang cukup tinggi, karena dia ingin mencari keberadaan Nichan. Siwon tidak tinggal diam, dia langsung mengejar Donghae dengan lompatan-lompatannya yang sangat tinggi, lompatannya itu membuat bumi bergoncang.

Sementara itu, Orang-orang yang ada di Menara Seoul Namsan langsung segera turun dari bukit itu, mereka menyangka kalau itu adalah gempa bumi. Nichan yang sedang berlari terjatuh karena goncangan itu. Raemi langsung menghampirinya. Nichan menoleh kebelakang, dia melihat Raemi, dia begitu ketakutan lalu dia berteriak “Apa salahku? Kenapa kau mengejarku??”. Raemi tidak berkata apapun, dia terus mendekati Nichan. Ketika Raemi ingin menyentuh Nichan, tiba-tiba ada yang memegang pundaknya dari belakang.

*TBC*
Powered By Blogger