Selasa, 25 Agustus 2015

lim Myungsoo fanfictiom "Hell"


Tittle = Hell
Author = Aprilia setyo
cast =Kim Myung Soo
Twitter = @ningrum0422




Seorang laki,laki kini tengah menatap jengah kamarnya. Kamar bernuansa hitam seperti halnya warna kesukaannya. Ditatapnya cermin persegi di depannya? Sesekali ia mengucap pelan bahwa ia sangat tampan. Namun tak terasa ia sudah berada di depan cermin tua itu selama setengah jam.

Sesaat kemudian laki laki itu merebahkan dirinya di ranjang hitamnnya
"Hoksi, myungsoo. Kau memang penyuka hitam eoh?" Gumannya dalan hati.

Myungsoo memejamkan matanya yang tajam itu. Seketika pandangannya di alam sadar berubah? Ia memimpikan dimana cermin yang ia tatap tadi sore berubah menjadi sebuah cermin tua kumuh dan terlihat seok saat menampikkan wajah seorang

"Omo !! Apa yang terjadi " mata myungsoo dengan cepat membelalak seketika.

Tap tap tap...

Suara wastafel seakan mengganggu ketenangan tidur myungsoo. Namja itu beranjak dari ranjangnya menuju kamar mandi yang ada di dalam kamarnya.

"Kau membuatku tak bisa tidur!!"ucap myungsoo pelan sembari membetulkan tutup wastafelnya itu

Sekembalinya myungsoo merebahkan tubuhnya di ranjang nya itu lagi

Tap tap tap...

Lagi lagi suara dentuman air jatuh kini terdengar. Myungsoo seolah tidak mendengarnya hanya diam sembari di balik,selimutnya
"Sekarang apa,lagi!!!" Pekik myungsoo beranjak dari ranjangnya

Lalu myungsoo kembali ke kamar mandinya.
Begitu kagetnya ia melihat bercak darah di depan cermin tua itu. Dengan bertuliskan  "DIE"

Dengan cepat myungsoo keluar dari kamar mandi menggapai handphone nya. Ia menelpon sunggyu. Kakak terdekatnya
"Hyung, bantu aku?,kemarilah. Jemput aku" dengan cepat myungsoo menutup teleponnya. Lalu ia mengambil tas dan mengisinya barang kebutuhannya.

Namun ketika ia akan melangkahkan kakinya. Dirinya tercekat sebuah gapaian tangan lembut nan dingin. Tangan itu begitu menusuk ketika bersentuhan dengan kulit kaki myungsoo

"Ap...apa yyang ka..kau inginkan?" Ucap myungsoo gugup



~~~




Mobil hitam berjalan cepat Dan berhenti dengan decitan yang cukup,menggelikan telinga. Sedan hitam itu telah membuka pintunya dan menyembulkan seorang namja muda bermata sipit. Sunggyu! Ia sudah sampai di depan gedung apartemen myungsoo

"Sebenarnya ada apa dengan anak itu? Membuatku bingung saja"desahan yang sungguh berat ia lontarkan

Namja bermata sipit itu tadi telah sampai didepan pintu apartemen bertuliskan 2204. Seketika ia arahkan jari jemarinya menuju beberapa tombol yang ada di sudut pintu itu. Lalu iya masukkan beberapa nomor yang dapat dipastikan itu ada lah password apartemen itu.

Pintupun terbuka dengan cepat sunggyu masuk dan begitu kagetnya ia mendapati seorang tergeletak lemas dengan tas yang masih disampingnya.

"Myung-ah ... myungsoo-ah.. ireona. Yaa!! Ireona!"pekik namja bermata sipit itu. Sembari mengguncangkan namja didepannya itu
"Hyung, kajja palli kajja" ucap myungsoo yang masih lemas tanpa tenaga itu
"Neo waeire? Weire?? Eodi. Appo? "Tanya sunggyu cemas
"Geunyang ga. Kajja" jawab myungsoo

Dengan cepat sunggyu membawa nya di dalam mobilnya. Untung saja  sunggyu tidak memarkirkan mobilnya terlalu jauh

"Sebenarnya ada apa myungsoo -ah? " tanya sunggyu sembari fokus menyetir
"Aniya hyung. Aku akan menginap dirumahmu" jawab myungsoo yang masih tetap dalam keadaan tanpa tenaga itu.
"Yaa!! Kau itu laki laki. Berenergilah sedikit!!"sungut sunggyu
Namun myungsoo memilih diam, ia mengingat kejadian yang terjadi di apartemen nya tadi

~~~~
"nu..nuguseyo?"ucap seorang namja yang tengah gugup setengah mati
"Oppa. Kau tau kau telah mengambil bonekaku" jawab yeoja berparas cantik namun pucat. Tapi anehnya dia transparan dan memakai dress putih panjang. Kuku mengerikannya serta tubuhnya yang sangaat errr jika dipikirkan siapa pun akan sudah pasti tau bahwa dia adalah hantu
"Mwo?? Bonekamu? " jawab myungsoo. Ia masih berusaha melepaskan diri dari cengkraman yeoja jelek itu
"Jangan harap kau selamat oppa. Kau telah mencuri boneka kesayanganku" ucap yeoja itu menampilkan smirk nya

Hantu perempuan itu beringsut menggapai leher jenjang myungsoo. "Matilah kau opaa. Kau tidak akan lepas" ucap yeoja itu
"Aaagghhhhrr... ak..aku bis..,bisa mengem...bali..kannya" ucap myungsoo terbata
Namun hantu perempuan itu tidak menggubris apapun yang diucapkan namja di depannya. Ia justru mempererat cengkraman nya, membuat tangan dinginnya seakan membekukan nadi namja didepannya

Tit tit tit..... myungsooo yang tengah setengah sadar itu menoleh. Ia merasakan bahwa hantu yang mengganggunya tadi sudah beringsut menghilang.

Ketika melihat sunggyu datang menghampirinya ia merasa sangat lega...

~~~~~

"Myung-ah, kau bisa memakai kamar itu. Aku akan ke kamarku dulu"ucap namja bermata sipit itu
" arraseo hyung!! Jawab myungsoo sekenanya

Di dalam kamar. Myungsoo merebahkan dirinya, namun satu pojok kamarnya ia merasakan keanehan

Ia memincingkan matanya. Ia terbelalak ketika sesosok hadir mendekat ke dirinya

"Kau pikir akan lepas dariku oppa?"

~~~~~~

Sunggyu berada dalam kamarnya menaruh tas serta jam tangannya yang selama itu bertengger di lengan dan tangan kekarnya.

"Aaahh hari yang melelahkan!!"gumannya santai
Duk suk duk
"hyuuung.. hyung. Sunggyu hyung!!"teriak keras dari namja yang sudah pasti ada dibalik pintu kayu silver itu
"Waee?? Ada apa myung-ah" jawab myungsoo menatap adik iparnya itu
"Biarkan aku tidur sekamar denganmu" tanpa jawaban myungsoo melongos begitu saja. Sunggyu mencelos tak percaya bahwa myungsoo akan tidur sekamar dengan dirinya

"Yakm! Bukankah bisa di kamar lain?? Kamar yang tadi kosong. Tidurlah disana" pekik sunggyu. Namun sayang, karena myungsoo adalah sesosok orang yang cuek. Tanpa pikir panjang tentang omongan kakak iparnya tadi ia langsung merebahkan tubuhnya di kasur empuk milik sunggyu

~~~
"Andwe.. jangan datang padaku.. andwe.. aniyaa.."guman myungsoo dalam tidurnya. Bisa dibilang dia mengigau
Keringat bercucuran di tubuh myungsoo. Membuat t-shirt hitamnya terasa basah
"Myungsoo-ah!! Yaa!! Gwencanna? " sunggyu yang sayup sayup mendengar myungsoo berusaha membangunkan myungsoo saat ini

~~~

"Ya.. irriwha.. kemarilah cantik... "ucap seorang laki laki genit yang tengah mengejar seorang yeoja
"Hey cantik. Kemarilah.. oppa tidak akan jahat denganmu " ucap salah satu namja satunya
"Apa yang kalian lakukan??" Jawab yeoja tadi sembari meremas boneka kecil kesayangannya
"Oppa tidak akan melakukan apa apa. " jawab namja genit itu

Namun apa daya , yeoja melawan namja tidak akan menang. Dengan sebuah sergahan cepat yeoja itu hendak melarikan diri namun sayangnya ia dapt dikejar oleh namja jahat itu.

"Aaaaaa... deowajuseyo.. deowajuseyoo.."pekik keras yeoja menggema dilorong gelap

Tanpa sadar yeoja tadi telah meninggalkan boneka nya ketika berlari
~~

Myungsoo pov

Aku berjalan di lorong gelap. Kunikmati suasana hitam ini. Namun mataku menarik sesuatu. Ya sebuah pemandangan yang aneh. Seorang yeoja ditarik 2 nnamja namun aku tak melihat yeoja itu hendak berlari. Yah kupikir dia memang sedang berjalan bersama. Jadi kuteruskan langkahku

Ketika di pertigaan lorong, aku kembali menangkap sebuah benda yang dibilang cukup unik. Ya sebuah boneka. Tapi boneka itu lusuh dan terawat. Aku bahkan tidak paham. Jika yang mempunyai nya yeoja atau namja. Tapi apa dijaman seperti ini namja memiliki boneka..

Kubawa boneka itu lalu kulangkahkan kakiku memasuki apartemenku
Sejak saat itu aku selalu merasakan aneh dalam apartemenku

~~~~

"Myungsoo-ah ireona.. myungsooo!!!" Pekik seorang namja memecahkan keheningan di dalam kamar tidur ini.
"Waeyo hyung??" Jawab myungsoo yang akhirnya membuka matanya
"Eodi appo? Kau bermimpi buruk??" Tanya namja bermata dipit itu
"Hyung., jangan banyak tanya saat ini? Kembalilah tidur"ucap myungsoo. Lalu melipat selimutnya agar menutup badannya
"Anak ini benar benar...."

~~~

Dipagi hari. Dibalik meja pantri 2 namja sedang menikmati segelas susu dan sepotong roti bakar lengkap selai dan telur dadarnya.

"Semalam kau kenapa? Kukira kau sakit? Eodi appo?"tanya sunggyu sembari melahap sarapannya itu...
"Aku bisa menjadi saksi pembunuhan hyung!!"guman myungsoo
"Mwo pembunuhan?? Siapa yang terbunuh?? Siapa yang dibunuh? Niga wae?" Beberpaa pertanyaan mencelos begitu saja.
"Yak! Hyung!! Geuman...." pekik myungsoo yang merasa jijik melihat sunggyu ...

~~~

Myungsoo kembali ke apartemennya. Sebetulnya ia sedikit takut. Namun ia berusaha untuk berbicara dengan hantu sialan yang telah mengusiknya.

"Kau kembali oppa!!" Suara desahan berat terdengar di sudut kamar mandi myungso
"Ketika aku mandi kau selalu melihatku? Apa itu tidak keterlaluan?" Ucap myungsoo sekenanya
"Tidak masalah. Aku sudah datang dalam mimpimu. Sekarang tugasmu melaporkan ini. Jika tidak kau yang akan kubunuh" ucao hantu yeoja tadi
"Mwo mana bisa begitu??'~" pekik myungsoo

~~~~

"Oppa kau belum melaporkannya?" Suara terdengar sayu dari sudut ruangan
" ani ajik!! " jawab myungsoo santai

Dengan segera hantu cewek menghampiri myungsoo yang tengah berkutat dengan laptopnya
"Yak.. yak..yak.. ap..apa yang kau lakukan? Kau ingin membunuhku eoh?" Pekik myungsoo

TBC~

Tidak ada komentar:

Posting Komentar