Senin, 29 Juli 2013

[ After Edited FF] My Boyfriend is a Vampire Chapter 13

Cast : Song Ji Gwa, Lee Hyukjae, Lee Donghae, Cho Kyuhyun, Lee Je Gun, Kim Kibum, Jung Hana, other cast.
Genre : Fantasy ( tentukan sendiri )
Author : Devi Amalia Rodivan a.k.a ~DeHyuk_
Posted by @Hyukiwife_08

NB : Typo selalu bertebaran dimana-mana..

HAPPY READING^^
.
.
.
.
.

~SKIP~

 Sudah satu minggu Ji Gwa tinggal bersama keluarga Vampir. Dan mereka semua sedang berkumpul di ruang keluarga.

"Hyung, Ayo tanding game dengan ku." Ajak Kyuhyun.

"Tidak mau." Tolak Donghae, Ia sedang bermalas-malasan di karpet.

"Kapan akan di langsunkan pernikahan nya?" Tanya Je Gun tanpa menoleh. Ji yang sedang meminum air langsung tersedak saat di tanya seperti itu.

"Uhuk uhuk .. apa??"

"Setelah kami lulus Universitas." Jawab Hyuk yang datang dari dapur membawa sepiring Kimchi untuk Ji Gwa.

"Bagus, tidak terlalu lama." Komentar Kibum.

"Lalu, kalian sendiri kenapa tidak mengundang ku hah?!" Tanya Ji.

"Mengundang apa??" Hana balik bertanya.

"Mengundang ku di acara pernikahan mu Jung Hana!!" Ujar Ji geram.

"Kami tidak mengadakan pernikahan." Hana menggaruk kepala nya yang tidak gatal.

"Mwo??"

"Begini Ji Gwa-ssi, Vampir tak butuh pernikahan, Hana memilih hidup nya menjadi Vampir jadi kami tak perlu menikah.." Jelas Kibum.

"Jika kau memilih hidup menjadi Vampir juga, kau tak perlu menikah dengan Hyukjae hyung." Sambung Kyuhyun sembari menggoda Ji Gwa.

"Jangan mengintimidasi kau !!" Bentak Donghae.

"Siapa yang mengintimidasi hyung?"

"Bocah tengik, diam dan jangan berisik !!" Je Gun membentak Kyu dan Donghae. Yang langsung berhenti mengoceh dan kembali ke aktifitas masing-masing.

"Kau sedang apa Lee?" Tanya Hyukjae.

"Mencari keberadaan Kim Jong Woon." Jawab Je yang masih memfokuskan mata nya ke arah laptop.

"Maksud mu si kembar Kim?" Kibum menegaskan ucapan Je Gun.

"Ya."

"Dia di Korea??" Sambar Kyuhyun.

"Bocah tengik, kita sudah di ancam untuk diam!!" Dengus Donghae.

"Dia di GangNam." Gumam Je.

"Permainan baru.." Hyuk tersenyum evil.

"Kau yang ambil alih Hyuk, biar Ji urusanku." Ujar Kibum.

"Sebenar nya apa yang kalian bicarakan??" Ji jelas bingung dengan pembicaraan mereka, apalagi Kibum menyebut nama nya.

"Kim Jong Woon adalah musuh bebuyutan kami, Ia kesal karena Saudara kembar nya kami habisi pada saat kami menolong Hana 3 tahun yang lalu." Jelas Donghae.

"Hana?? Saudara kembar??" Ji semakin bingung.

"Cerita nya panjang, nanti saja ku ceritakan pada mu." Sela Hana.

"Makan lah dulu." Sambung Hyukjae.

"Ayo tanding game dengan ku. Jika kau kalah makan kau harus pergi dari sini!!" Je mencoba mengalihkan pembicaraan.

"Yaa Cho Je Gun!! Mana bisa begitu?!!" Ujar Kyuhyun tak terima.
 Ji hanya diam memandang kelakuan Je dan Kyuhyun. 'Dasar pasangan aneh.' Gumam nya.

"Setelah ini pergilah istirahat." Ucap Hyukjae.

"Ne." Jawab Ji.



**** 4 Tahun Kemudian****



 Hari wisuda Ji dan Kibum cs pun tiba. Sungmin dan Shin Yeon datang ke acara itu, begitu pun juga Je Gun.

"Chukkae chagiya.." Ujar Sungmin tersenyum lebar sembari memeluk adik nya.

"kapan oppa akan memberikan ku keponakan??" Tanya Ji.

"Tuhan belum memberikan nya chagi.." Jawab Shin Yeon.

"Ku rasa oppa dan eonni harus berbulan madu lagi." Ji mengedipkan sebelah mata nya.

"Aishh !! Kau sendiri kapan akan di langsungkan pernikahan nya?" Tanya Sungmin.

"Emm, sekitar 6 bulan lagi oppa. Minggu depan Hyukjae akan ke Swiss." Jawab Ji,
 Hyukjae memang sekarang adalah bisnisman sukses, Ia mempunyai perusahaan ternama di korea "JiHyuk" Bussiness.
 Sebenar nya Hyukjae tak perlu repot-repot membangun perusahaan, karena kehidupan mereka semua telah terjamin dengan berlimpah nya harta mereka. Namun karena memandang Sungmin yang notabe nya adalah Komisaris Direktur perusahaan Tambang Batu Bra. Jadi lah Hyukjae membangun perusahaan dan bekerja sama dengan perusahaan-perusahaan luar negeri.

"Ouh begitu, oppa juga rencana nya akan melihat resort di Jeju. Tak apa kan jika kau oppa tinggal selama seminggu?"

"Gwenchana oppa." Ji mengacungkan ibu jari kanan nya.

"Ngomong-ngomong dimana teman-teman mu Ji-ah?" Tanya Shin Yeon.

"Molla eonni." Jawab Ji.

 Tak lama kemudian, terlihat Donghae berlari ke arah Ji dan masih memakai Toga.

"Ji-ah!!" Donghae menyambar dan memeluk Ji dengan gembira.

"Astaga Donghae!!" Ji terkejut senang.

"Apa kau lulus?? Kami semua lulus!!" Ujar Donghae semangat. Kibum dan yang lain nya pun terlihat berjalan santai menyusul Donghae.

"Aku lulus." Jawab Ji sambil tersenyum.

"Jadi apa rencana kalian selanjut nya?" Tanya Sungmin.

"Kami sudah punya rencana masing-masing. Kibum dan Hana akan berlibur ke Eropa Sementara Donghae akan mengambil alih perusahaan selama aku di Swiss." Jelas Hyukjae. Sungmin mengangguk tanda mengerti
 Mereka semua terlihat berbincang akrab, sehingga mereka tak sadar jika seseorangterlihat mengawasi mereka semua.



**** 5 Bulan Kemudian *****


 Hyukjae telah kembali dari Swiss dan negara lain nya, dan saat ini mereka sedang berkumpul.

"Kyu, mana Lee?" Tanya Hyukjae.

"2 jam yang lalu dia bilang ingin bertemu dengan Ji Gwa hyung, tapi sampai sekarang belum kembali." Jawab Kyuhyun sekenanya.
 Hyukjae mengambil ponsel nya dan menekan nomor seseorang.

"..."

"Apa Lee bersama mu?"

"..."

"Baiklah nanti ku hubungi lagi." TUT

"Kau menelpon Song Ji Gwa?" Tanya Donghae.

"Lee tak bersama nya." Ujar Hyukjae.

"Kau bercanda?" Tanya Hana terkejut.




PRANGGG !!!



 Kibum, Hyukjae, Kyuhyun, Donghae dan Hana sontak menoleh ke arah jendela yang tiba-tiba saja pecah dan menimbulkan bunyi nyaring. Seperti ada yang melempar sesuatu, Tunggu tunggu !! Memang ada yang melempar sesuatu.

"Donghae, tolong ambil itu." Ujar Hyukjae yang melihat sebongkah batu di lapisi kertas yang sedikit kumal.

"Apa itu hyung?" Tanya Kyuhyun.

"Sebuah surat." Donghae mengangkat kertas itu dan menoleh ke arah jendela.

"Tidak ada siapa pun." Ucap Donghae setelah menghampiri mereka dan menyerahkan surat itu pada Kibum.
 Kibum membaca surat itu dan sedikit mengernyitkan dahi nya.



"Temui aku di tempat dimana kau membunuh Saudara kembar ku, atau anak lemah ini taruhan nya!!"
h

 Hanya seperti itu isi surat kaleng yang mereka terima.

"Apa maksud nya ini?" Tanya Donghae.

"Mungkin ada yang mencoba mempermainkan kita." Cetus Kyuhyun.

"Tidak." Jawab Hyuk cepat.

"Apa maksud mu Hyuk?" Tanya Kibum.

"Surat Ini dari Kim Jong Woon!!" Desis Hyukjae.


"Ya. Aku ingat, bukan kah beberapa tahun yang lalu Je pernah bilang bahwa Ia mencari keberadaan Kim Jong Woon?" Ujar Hana.

"Kau benar Hana!! Je dalam bahaya!! Kajja!!" Sela Kyuhyun.
 Dalam hitungan detik kelima Vampir itu melesat dan memacu mobil masing-masing dengan kecepatan penuh.


 Akhir nya mereka sampai di sebuah hutan, tempat yang di tujukan oleh penulis surat kaleng.

"Kau yakin disini tempat nya Kibum-ssi?" Tanya Hyukjae.

"Ya."


"LEE JE GUN!!" Donghae berteriak membelah hutan yang sepi.

"Dia mempermainkan kita." Ujar Hana.


"Kalian mencari nya?" Mereka semua berbalik dan menoleh ke atas. Terlihat seorang namja duduk bersandar di batang pohon. Nampak samar-samar sebuah boneka berlumuran darah pekat di ikat dan di gantung dengan tangan ke atas dan di sematkan di batang pohon.

"JE GUN!!" Hana berteriak histeris, kelima Vampir itu pun sontak mengeluarkan aura Vampir mereka. Memandang dengan aura membunuh.


"Satu langkah kalian maju, matilah anak ini." Namja bernama Kim Jong Woon menyeringai sinis.

"Apa mau mu?" Tanya Kibum.

"Membalaskan dendam Saudara ku." Jawab Kim Jong Woon sinis.

"Buat dia menjauh dari Je Gun." Kibum sedikit berbisik pada Donghae. Donghae mengangguk.

"Hana, kembali lah. Lindungi Ji Gwa. Biar ini jadi urusan kami." Ujar Kibum lagi.

"Baiklah." Sahut Hana, Ia mengambil kunci mobil dari tangan Kibum dan berbalik pergi.

"Aku yang membunuh Saudara mu." Donghae perlahan bergerak maju dan menatap Jong Woon.

"Bunuh dia." Jong Woon menyuruh anak buah nya yang tiba-tiba muncul dari balik pohon.


"Damn!!" Umpat Donghae. Kibum dan Kyuhyun membantu Donghae yang kewalahan menghadapi 7 Vampir baru yang di rekrut Jong Woon.

 Sementara Hyukjae sendiri memukul Jong Woon yang sedang lengah.


BUGHHH !!!


"Kau berani memukul ku?!!" Jong Woon mengeram.

"Karena kau sendiri berani menyentuh adik ku." Hyukjae menyahut santai namun dengan aura membunuh.

"Kau akan bernasib sama dengan adik mu!! Hahaha!!"

"Kau yang akan ku kirim bersama Saudara mu!!" Balas Hyukjae.
-
-
-
-
-


TOK TOK TOK


"Ya?" Ji membuka kan pintu saat tau ada tamu.

"Hana? Ada apa? Mana yang lain?" Ji bertanya bertubi-tubi.
 Hana berusaha setenang mungkin.

"Mereka sedang ada urusan, aku bosan maka nya aku kesini." Jawab Hana.

"Oh, baiklah. Kajja masuk."
*
*
*
*
*

"Hyung, kau tak apa?" Kyuhyun bertanya pada Donghae dan Kibum yang kebetulan bertemu punggung saat berhadapan dengan kawanan Vampir.

"Ya, kau sendiri?" Donghae bertanya kembali pada Kyuhyun.

"Aku baik-baik saja. Tersisa 3 Vampir. Dan Hyukjae hyung sedang melawan Kim Jong Woon. Bagaimana dengan Je Gun disana? Dia bisa mati."

"Kita habisi dulu Vampir sialan ini." Ujar Kibum.
 Mereka kembali menyerang dan menghabisi para Vampir itu.
 Akhir nya setelah sekian lama bergelut, Vampir-Vampir rekrutan Jong Woon pun musnah.

"Kau selamatkan Je Gun. Biar aku dan Donghae yang membantu Hyukjae." Ujar Kibum, Kyuhyun mengangguk.

"Dia sudah mati !! Kau takkan bisa menyelamatkan nya!! Haha!!" Kim Jong Woon berteriak menyeringai.

'JANGAN BANYAK BICARA KAU!!" Bentak Donghae. Ia berlari ke arah Kim Jong Woon yang lengah dan langsung mematahkan leher namja itu.


KRAAKKKK !!




To be Continue ..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar