Rabu, 22 Januari 2014

FanFiction Love Or Die Part 1

Super Junior FanFiction ^_^
Posted by @Hyukiwife_08

Cast : Cho Kyuhyun, Lee Sungmin, Han Ji Ra,
The Terorism Cast:
HAN JI RA
- CHO KYUHYUN
- LEE HYUKJAE
- HAN GENG
- KIM YESUNG
- KIM KANGIN
- KIM KIBUM

The Police cast
- LEETEUK
- LEE SUNGMIN
- LEE DONGHAE
- ZHOUMI LAU
- SHINDONG
- HENRY LAU
- RYEOWOOK
- SIWON
DLL





Genre : Fantasy.

Author : Devi Amalia Rodivan a.k.a ~DeHyuk_

NB : Seperti biasa typo bertebaran dimana-mana, harap maklum ..

HAPPY READING ^^
.
.
.
.
.


"HAN JI RA !!" Kyuhyun berteriak frustasi dan merusak semua barang di hadapan nya.


BRAK !!


"Kyuhyun-ah ?!!" Kangin mendobrak pintu kamar Kyuhyun, "Ada apa?"

"Hyung, kita harus menyelamatkan nya!!"

"Kita tidak boleh gegabah Kyuhyun-ah," Ujar Hangeng.

"Kelabui polisi-polisi itu." Cetus Hyukjae.

"Kibum-ah, cari tau pipa saluran air nya dan juga dimana letak dinding yang lemah." Sela Yesung.

"Ya."

"Henry, siapkan semua nya."

"Baik hyung."


"Hey Kim Yesung. Apa rencana mu hah?!"

"Hey Cho Kyuhyun, sopan sedikit pda hyung mu." Tegur Hyukjae.

"Tak apa Hyuk. Aku berniat membobol penjara itu. Ambil Ji Ra dan bunuh semua polisi yang kalian temui.. Pasang anti peluru kalian dan arahkan senjata kalian ke kepala mereka, aku sudah temukan markas baru untuk kita." Jelas Yesung.

"Lalu bagaimana jika kita gagal? Polisi-polisi itu jelas lebih banyak dari kita." Ujar Hangeng.

"Hyukjae, kerahkan anak buah mu." Jawab Yesung.

"Ya, baiklah.." Hyuk berbalik pergi.

"Selebih nya kita tunggu laporan Kibum, dan kau .." Kangin menengahi dan kemudian menunjuk Kyuhyun. "Jangan memecahkan barang lagi." Ujar nya.
-
-
-
-

"Ini makan malam mu !!" Petugas sipir Shin Dong Hee menyerahkan makan malam pada Han Ji Ra.
 Han Ji Ra sama sekali tidak menyentuh makanan itu dan tetap bersandar di sudut bui.


"Terserah kau saja. Aku berharap pengadilan menghukum mu yang seberat-berat nya." UJar Shindong dan pergi keluar ruangan.
 Leeteuk dan Sungmin masuk ke dalam ruangan itu.


"Kenapa makanan mu tidak kau makan?!" Tanya Leeteuk sinis.

"Apa peduli mu?" Balas Ji Ra tak kalah sinis. Sungmin menatap Ji Ra, ada sedikit rasa iba dalam hati nya.

"Kau ini!!"

"Sudahlah hyung, kenapa kau tidak beli makan untuk kita? Aku lapar.." Sungmin menunjukkan wajah aegyo nya.

"Hahh, baiklah .. kau jaga dia ne. Aku pergi dulu." Leeteuk meletakkan senapan dan tongkat nya lalu pergi keluar.
 Sungmin menatap kepergian hyung nya, lalu kembali menatap Han Ji Ra.


"Han Ji Ra.." Sungmin bergumam memanggil nama Ji Ra yang sekarang tertidur dalam posisi menekukkan kaki dan menenggelamkan kepala nya seperti menahan dingin.
 Sungmin membuka pintu gembok dan membetulkan posisi tidur Ji Ra.


"Astaga, dia demam !!" Sungmin segera keluar dan kembali membawa alas dan selimut tebal.

"Sungmin-ah, apa yang kau lakukan ?" Leeteuk datang membawa beberapa makanan.

"Dia demam hyung, badan nya panas sekali.." Sungmin terlihat agak panik.

"Biarkan saja, dia memang pantas seperti itu." Ujar Leeteuk acuh.

"Hyung, dia yeoja!! Apa kau tak punya rasa iba sedikit saja?"
 Leeteuk menatap Sungmin dan Ji Ra bergantian.


"HYUNG!!"
 Leeteuk terkejut saat Sungmin memanggil nya.


"Y-ya?? Baiklah, aku akan ambilkan handuk dan air dingin untuk mengkompres nya." Ujar Leeteuk.
 Sungmin mengangguk dan membetulkan selimut Ji Ra.


"Jadi ini ketua mafia yang di cari di seluruh dunia .." Gumam Sungmin sedikit tersenyum memandang Ji Ra.

"Sungmin-ah, ini.." Leeteuk datang membawa handuk dan air dingin.

"Gomawo hyung."
 Leeteuk memperhatikan Sungmin yang dengan telaten mengkompres sang Narapidana.


"Sungmin-ah.."

"Ya hyung?"

"Kenapa kau begitu panik saat melihat nya sakit?" Tanya Leeteuk serius. Sungmin kembali menggembok pintu bui.

"Entahlah hyung .. Aku juga tidak mengerti, semua nya mengalir begitu saja." Sungmin mengangkat bahu nya dan kembali memandang Ji Ra yang tertidur.

"Kau menyukai nya?"



DEG !!



 Satu pertanyaan yang cukup membuat Sungmin terdiam dan termenung.

"Apa ini bisa yang di namakan aku menyukai nya?" Batin Sungmin.

"Sungmin-ah?" Leeteuk mengibaskan tangan nya di depan wajah Sungmin.

"Oh. Y-yya hyung??"

"Aku tanya, kau menyukai nya?" Tanya Leeteuk tak sabar.

"Entah lah hyung, aku hanya kasihan saja .." Sungmin tersenyum.

"Hati mu terlalu lemah Sungmin-ah." Leeteuk berucap lalu membuka makan malam nya.
 Sungmin kembali terdiam, lalu mengikuti jejak Leeteuk untuk membuka makan malam nya.



*** 3 Day's Later.. 01.00 KST ***



"Henry-ya, sudah kau siapkan semua nya?"

"Sudah hyung. Aku menyampaikan laporan dari Kibum hyung.. kita harus menyelinap lewat atap, tepat di bawah atap Ji Ra Noona. Kangin, Hangeng dan Kibum hyung sudah menunggu di parit dekat kantor polisi itu." Cerocos Henry.

"Sementara mereka berjaga-jaga di depan. Kau Henry berjaga di atas selama Hyukjae dan Kyuhyun mengambil Ji Ra, aku akan memantau bagian belakang." Ujar Yesung.

"Ya."

"Aku berharap kita tidak perlu sampai mengeluarkan senjata kita." Ucap Hyukjae.

"Ayo berangkat."



~SKIP~



 Yesung, Hangeng, Hyukjae, Henry, Kibum, Kangin dan Kyuhyun telah berada di tempat mereka masing-masing. Ada beberapa polisi yang berjaga.

"Kita beruntung, Chip yang di pasang di diri Ji Ra tidak terlihat oleh para polisi itu." Bisik Kyuhyun.

"itu dia.." Balas Hyuk tak kalah pelan dan menunjuk Ji Ra yang sedang duduk di sudut.

"Bagaimana kita bisa mengangkat nya hyung? Ada polisi yang berjaga."

"Kau tenang saja." Hyukjae menarik pelatuk dan mengarahlan pistol bius nya pada Donghae dan Ryeowook yang memang sedang berjaga.
 Tak lama kemudian setelah Hyukjae melepas peluru bius nya, peluru itu mulai bereaksi.


"Hyung, tiba-tiba aku merasa pusing sekali." Ujar Ryeowook.

"Aku juga.." Donghae memgang kening nya, berselang 3 detik, mereka sudah tak sadarkan diri.


"Ayo.." Hyukjae dan Kyuhyun di turunkan oleh Henry, Ji Ra menoleh.

"Hebat juga kalian bisa sampai disini." Ejek Ji Ra.

"Hentikan dulu ocehan mu itu." Kyuhyun memotong pembicaraan Ji Ra dan mengikat tali simpul di pinggang nya.
 Hyukjae menarik tali mengisyaratkan Henry dan Yesung untuk menarik tali nya.


** LOVE or DIE **

"Noona, kau tidak apa-apa?" Tanya Henry setelah mereka semua sampai di markas baru mereka.

"Aku mungkin akan betah jika makanan disana lezat." Jawab Ji Ra.

"Ji Ra-ya, kau harus lebih berhati-hati." Sela Hangeng.

"Wajah mu akan terpampang di koran minggu ini." Sambung Kangin.

"Wanted utama.."

"Kau akan terkenal di seluruh dunia chagi.." Ledek Kyuhyun.

"Aku tau." Potong Ji Ra.

"Istirahat lah Noona." Ucap Kibum.

"Ya, kau pasti lelah." Sambung Yesung.

"Baiklah. Aku duluan."
-
-
-
-
-


"Mafia-mafia itu lihai sekali !!" Zhoumi menggebrak meja dengan penuh emosi.

"Kami minta maaf, sir. Karena telah lalai mengemban tugas." Ryeowook dan Donghae tertunduk malu.

"Para mafia itu memakai pistol bius untuk melumpuhkan kita." Bela Siwon.

"Sudah sudah .. Ambillah sisi baik dari kejadian ini, kita semua baik-baik saja. Arra?" Lerai Sungmin.

"Kau berkata seperti itu karena kau menyukai yeoja itu kan ?"


DEG !!


 Sungmin, Zhoumi, Ryeowook, Donghae dan Siwon sontak menoleh ke arah Leeteuk.

"Maksud mu, Hyung?"

"Ya, kau membela nya."

"Hyung, aku tidak mengerti maksud mu?" Sungmin berucap bingung.

"Sungmin-ah, aku mnegerti perasaan mu. Kita sesama namja, dan aku pernah merasakan jatuh cinta."

"Tunggu tunggu.. maksud mu Sungmin hyung menyukai yeoja yang menjadi ketua mafia itu? Aku benar kan  hyung?" Siwon memotong pembicaraan Leeteuk.
 Leeteuk hanya mengangguk sambil melipat kedua tangan nya.

"Kau gila, Sungmin-ah !!"

"Hyung, aku tidak percaya."

"Hey hey jangan menuduhku sembarangan. Aku tidak membela nya apa lagi menyukai nya.. Aku hanya tidak ingin kalian bertengkar." Ucap Sungmin.


BRAK !!


 Heechul dan Shindong membuka pintu dengan kasar dan dengan wajah lelah.

"Aku sudah menghadap komandan. Dan beliau memberikan kita ini." Ujar Heechul meletekkan sebuah gulungan kertas.

"Apa ini?" Tanya Zhoumi.

"Daftar mafia paling berbahaya di dunia .. Komandan meminta kita mencari nya dan membuat pamflet." Jawab Shindong.

 Zhoumi membuka kertas itu dan membaca nya.


DAFTAR PENCARIAN ORANG

- HAN JI RA
- CHO KYUHYUN
- LEE HYUKJAE
- HAN GENG
- KIM YESUNG
- KIM KANGIN
- KIM KIBUM
- HENRY LAU


"Wow .. yeoja itu masuk DPO berbahaya?" Tanya Donghae tak percaya.

"Orang-orang itu adalah kelompok paling berbahaya di dunia, dan yeoja itu ketua nya." Jelas Sungmin.

"Mwo??"

"Ya sudah. Kita kerjakan besok pagi saja, aku lelah hyung.." Kata Ryeowook.

"Baiklah, kembalilah ke tempat kalian masing-masing." Perintah Leeteuk.

"Ya hyung."



*******



 Hyukjae, Kangin, Yesung, Kyuhyun, dan Kibum sedang berkumpul di ruang tamu saat Hangeng datang dan melempar sebuah koran ke meja.

"Apa ini hyung?" Tanya Hyukjae.

"Kita semua masuk dalam DPO Berbahaya." Jawab Hangeng.

"Siapa yang ada di urutan pertama?"

"Han Ji Ra."

"Sudah ku duga.." Gumam Yesung.
 Kibum beranjak dari tempat nya.

"Mau kemana kau?" Tanya Kangin.

"Melacak polisi-polisi itu." Jawab Kibum dan berbalik menuju kamar nya.

"Ngomong-ngomong dimana Ji Ra dan Henry ?"

"Sedang pergi berbelanja, persediaan makanan kita sudah habis." Kyuhyun menjawab pertanyaan Hangeng.


"Ini daftar nya hyung." Kibum kembali 15 menit kemudian.
 Hangeng mengambil daftar itu dan membaca nya.


- PARK LEETEUK
- KIM HEECHUL
- SHIN DONG HEE
- KIM RYEOWOOK
- LEE DONGHAE
- CHOI SIWON
- LEE SUNGMIN
- ZHOUMI LAU


"Mereka semua di bawah pimpinan Kang Si Yoon." Ujar Kibum.

"Cepat sekali kau mngetahui nya?"

"Aku sudah memasangkan alat perekam berbentuk chip pada tubuh Choi Siwon saat aku menembak nya dengan pistol bius. Jadi aku bisa mengetahui semua pembicaraan mereka." Jelas Kibum.
 Mereka semua mengangguk-angguk mengerti.


BRAK !!

 Suara pintu yang begitu kencang membuat 6 namja itu menoleh.

"Ji Ra ?? Henry ??"





To Be Continue ..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar