Kamis, 17 Januari 2013

FanFiction// My Yeobo is A VAMPIRE // Season 2 // Chapter 6


Lets Read this FF ^^
Happy Reading...... semoga suka ya ^.^
Jangan lupa RCL ya :) [ Read Coment Like ]

Waring : Banyak typo bertebaran !!




Title : My Yeobbo is A VAMPIRE

Author: Lee Haeka / Diska Park

Posted by Lee Hyemi // Hyukiwife

Cast Vampire :

Lee Dong Hae  : Vampire name 'Alexander Leethe Count Chocula'
Lee Hyuk Jae : Vampire Name 'Leerant Luke Count Chocula'
Cho Kyu Hyun : Vampire Name 'Lachain Shan Count Chocula'

Cast Couple Vampire :

Park Ni Chan
Jung Ha Rin
Kim Yun Ah

Other Cast :

Kang Rae Mi
Choi Siwon
Henry Lau
Kim Hee Chul ( Appa's Vampire/ King of Vampire  )
Park Jung Soo ( Nichan's Appa )
Park Rin Byul ( Nichan's Umma )
Lee Sung Min ( Nichan's Oppa)
Zhoumi
Other SJ members

Genre : Fantasy, Horror, Romance, Comedy,Action,Sad


****


Rumah Keluarga Jungsoo, 21.00 KST



Terlihat Nichan sedang duduk di ruang tamu sambil memainkan laptopnya. Tiba-tiba bel rumahnya berbunyi. “Channie!! Buka pintunya!!” Teriak Rinbyul sang eomma. Nichan pun membukakan pintu itu. Nichan terlihat bahagia ketika dia melihat orang yang ada di rumahnya sekarang, dia adalah Donghae. Nichan langsung memeluk Donghae.

“Kau kemana saja seharian ini?? Aku merindukanmu oppa!” Ucap Nichan.

“Aku hanya ingin mengatakan sesuatu padamu” Ucap Donghae dengan tatapan dinginnya.

“Apa itu??” Tanya Nichan yang langsung melepaskan pelukannya.

“Sepertinya kita sudah tidak bisa bersama lagi Channie …” Ucap Donghae datar.

“Kenapa?? Kenapa kau berbicara seperti itu?? Aku ingin selalu bersamamamu” Ucap Nichan, dan tanpa disadari dia mengeluarkan airmatanya.

“Aku sudah tidak mencintaimu!” Ucap Donghae datar.

“Mwo? Bohong! Kau pasti bohong!!” Teriak Nichan dengan airmatanya.

“Pegang ini! Tolong jaga dia baik-baik” Ucap Donghae yang memberikan seekor kelinci kepada Nichan.

“Aku tidak ingin kelinci ini! Aku ingin oppa!” Teriak Nichan.

Donghae memaksa Nichan untuk menerima kelinci itu. Donghae membalikkan tubuhnya. “Aku Tidak bisa melihatnya menangis!” Ucap Donghae pelan. Nichan langsung memeluknya dari belakang. Donghae melepaskan pelukan Nichan, lalu dia langsung pergi dari rumah Nichan.


****


Nichan menghapus airmatanya, lalu dia mengambil kelinci yang ada di lantai itu. Nichan menatap kelinci itu, lalu dia berkata “Maaf karena tadi aku menolakmu, sebenarnya kau sangat sulit untuk di tolak, tapi mau bagaimana lagi? Sekarang dia meninggalkanku dan memberikan dirimu kepadaku, dia juga menyuruhku untuk menjagamu. Apa yang akan kita lakukan sekarang? Namamu sekarang Hada, okey?”. Nichan tersenyum kecil, lalu dia berkata “Kau lucu sekali!”.  Nichan pun masuk kedalam rumahnya sambil membawa kelinci itu.  Nichan mengambil laptopnya yang ada di atas meja. Sungmin datang, dia melihat wajah adiknya yang menangis, dia berkata pada Nichan “Hey!! Kenapa kau menangis?? Siapa yang menyakitimu?? Katakan padaku!”. Nichan hanya menggelengkan kepalanya, lalu dia langsung pergi ke kamarnya. ‘Ada apa dengannya?? Apa Donghae menyakitinya??’ Batin Sungmin.

Sesampainya dikamarnya, Nichan langsung duduk di sebuah bangku, lalu dia menaruh kelinci dan laptopnya di atas meja belajarnya. Nichan memejamkan matanya, dia masih memikirkan perkataan Donghae tadi. Tanpa di sadari airmatanya mengalir begitu saja di pipinya. Tangisan Nichan semakin kencang. Tiba-tiba ipad nya berbunyi, dia mendapat video call dari seseorang. Nichan menghapus airmatanya lalu dia mengangkat video call itu.

“Nichan!!” Teriak orang itu.

“Kyu ….” Jawab Nichan yang mengapus airmatanya.

“Hey!! Kau menangis ya??” Tanya Kyuhyun. Nichan hanya menggelengkan kepalanya. “Bohong! Kau pasti menangis kan? Ayo katakan padaku siapa yang membuatmu menangis!” Lanjut Kyuhyun.

“Aku tidak menangis Kyu…” Jawab Nichan yang meyakinkan Kyuhyun.

“Jangan bohong Channie! Kita bersahabatkan?? Bukankah kita bertiga sudah berjanji tidak akan berbohong satu sama lain?? Ayo beritahu aku!” Ucap Kyuhyun.

“Emm …. Itu…” Ucap Nichan.

“Cepat katakan atau aku akan memutuskan tali persahabatan ini!!” Ucap Kyuhyun memaksa.

“Donghae oppa telah memutuskan hubungan kami” Ucap Nichan. Kyuhyun langsung kaget mendengar perkataan Nichan.

“Mwo??? Jinjja??” Teriak Kyuhyun. Nichan hanya menganggukkan kepalanya. “Aish .. Kenapa dia bisa memutuskan hubungan kalian ??” Lanjut Kyuhyun.

“Aku tidak tau. Dia datang lalu mengatakan kata menyakitkan itu” Jawab Nichan.

“Aishh .. Tidak bisa di biarkan!! Aku akan memberi perhitungan padanya” Ucap Kyuhyun.

“Jangan!!!” Teriak Nichan sambil menggelengkan kepalanya.

“Tidak bisa .. Maaf” Ucap Kyuhyun yang langsung menutup video call itu.

Nichan semakin menangis. Dia meletakan Ipadnya ke atas meja, lalu dia membaringkan tubuhnya di atas tempat tidurnya. Dia memejamkan matanya dan membayangkan semua kenangannya bersama Donghae.



****


Rumah Keluarga Heechul, 22.00 KST



            Terlihat Eunhyuk sangat gelisah karena dia belum mendapat kabar tentang Harin hari ini. Hari ini dia terlalu sibuk jadi dia tidak bertemu dengan Harin. Dia berusaha menelpon Harin tapi Harin tidak mengangkat telepon darinya. “Ayolah angkat telepon dariku Harin …” Gumam Eunhyuk.  “Yeoboseyo” terdengar suara seseorang dari telepon itu. Eunhyuk terlihat gembira mendengar suara itu, karena suara itu adalah suara Harin. “Maaf Harin sedang tidak bisa di ganggu, tinggalkan pesan setelah bunyi ttuuut~” suara itu lagi. Ekspresi Eunhyuk langsung berubah setelah mendengar pesan suara itu. “Harin kau dimana?? Apa kau baik-baik saja?? Kenapa kau tidak memberi kabar padaku?? Aku khawatir padamu, setelah kau mendengar pesan suara ini, kau harus menelepon ku!! Okay??” Ucap Eunhyuk. Sementara itu Kyuhyun berteriak-teriak di dalam rumahnya “Hyung!!! Donghae hyung!! Hyung!!”. Kyuhyun pun menuruni anak tangga rumahnya. Dia melihat Eunhyuk lalu dia menghampirinya. Kyuhyun berkata pada Eunhyuk “Apa Donghae hyung sudah pulang??”. Eunhyuk menggelengkan kepalanya lalu dia berkata “Belum …”. Tiba-tiba Donghae pulang, dia membuka pintu rumahnya lalu dia melewati Eunhyuk dan Kyuhyun begitu saja. Kyuhyun dan Eunhyuk hanya menatapnya. Donghae duduk di anak tangga yang paling atas dengan tatapan kosong, matanya berwarna merah. Donghae pun menundukkan kepalanya dan melipat salah satu kakinya. Kyuhyun langsung menghampiri Donghae. Kyuhyun berkata “Hyung! Aku mau bertanya padamu”. Donghae menjawab datar “Katakan”. Kyuhyun berkata lagi “Kenapa kau memutuskan hubunganmu dengan Nichan??”. Eunhyuk kaget lalu dia berteriak “Mwo??? Benarkah apa yang dikatakan Kyu??”. Donghae masih menundukkan kepalanya, lalu dia berkata lagi “Itu keputusanku”. Kyuhyun langsung berkata “Itu adalah keputusan bodoh!! Bukankah kau sangat mencintainya?? Dulu… Kau sangat ingin sekali untuk bisa keluar di siang hari dan ingin selalu bersamanya. Sudah 3 tahun kalian menjalin hubungan. Tapi sekarang kau malah meninggalkannya begitu saja?? Kau bodoh sekali hyung”. Donghae hanya diam mendengarkan perkataan Kyuhyun. Kyuhyun berkata lagi “Kenapa kau jadi seperti ini hyung? Aku kecewa padamu”. Donghae berdiri lalu berkata pelan “Diam ….”. Kyuhyun berkata lagi “Apa kau tau? Dia sangat terpukul karena kepergianmu hyung, dia menangis sampai matanya merah dan bengkak”. Donghae mengangkat kepalanya lalu dia langsung menarik kerah baju Kyuhyun sambil berteriak “Sudah kubilang Diam!!”. Kyuhyun berkata lagi “Kenapa? Aku tidak akan pernah diam!”. Donghae menatap tajam Kyuhyun dengan kedua bola matanya yang tajam itu. Eunhyuk kaget ketika melihat bola mata Donghae, ‘Matanya … Tatapannya …Berbeda dari biasanya’ Batin Eunhyuk. Donghae bertanya pada Kyuhyun “Apa kau menyukainya?”. Kyuhyun tersenyum lalu dia menjawabnya “Aku menyukainya?? Ya! Aku menyukainya sebagai sahabatku. Aku tidak bodoh sepertimu! Aku tidak akan meninggalkan Yunah begitu saja, karna aku sangat mencintainya. Walaupun suatu saat kami terpisah, aku akan terus mengejarnya dan mendapatkannya kembali. Nichan itu adalah sahabatku, aku tidak bisa melihat sahabatku menangis! Tarik semua perkataanmu padanya dan kembalilah padanya hyung …”. Donghae langsung berteriak “Tidak bisa!!”. Kyuhyun langsung berteriak “Bodoh!!”. Donghae langsung mendorong Kyuhyun kebawah tangga. Untung saja, di bawah tangga ada Eunhyuk yang langsung menangkap Kyuhyun. Eunhyuk menoleh ke Donghae lalu dia langsung berteriak “Hey!! Dia ini adikmu Donghae-yah!!”. Donghae langsung turun ke bawah. Dia menoleh ke Eunhyuk dan Kyuhyun dengan tatapan tajamnya lalu dia langsung keluar dari rumahnya. Eunhyuk menoleh ke Kyuhyun lalu dia berkata “Kau tidak apa-apa?”. Kyuhyun hanya menggelengkan kepalanya. Eunhyuk terdiam. ‘Ada apa dengannya? Kenapa sikapnya seperti itu? Tatapan itu tidak seperti tatapan Donghae yang biasanya’ Pikir Eunhyuk.


****


Disebuah Jalan, 23.00 KST

Donghae berjalan menelurusi jalan yang sudah terlihat sepi itu. Donghae berhenti di depan sebuah Pohon besar, lalu dia memukul pohon itu sambil berteriak “Aku bodoh!! Aku memang bodoh!!!”. Donghae memukul pohon itu beberapa kali dengan sangat keras. Donghae menyandar di pohon itu, lalu secara perlahan-lahan dia duduk diatas tanah. Donghae memukul tanah lalu dia menundukkan kepalanya sambil berkata “Kenapa aku bodoh sekali?? Kenapa aku bisa kalah saat melawannya?? Kenapa aku tidak bisa mempertahankan krystal milikku?? Maafkan Nichannie …. Aku mencintaimu… Tapi aku tidak bisa …”. Donghae pun membayangkan kenangannya bersama Nichan.

*Flash Back*

Terlihat Donghae dan Nichan sedang berlari sambil bercanda-canda di pinggir jalan. Nichan tampak kelelahan karena mengejar Donghae di tengah hujan salju itu. Nichan pun duduk di atas salju itu. Donghae menoleh sambil tertawa lalu menghampiri Nichan, dia berkata pada Nichan “Yaha! Kau sudah tidak kuat untuk mengejarku lagi ya??”.  Nichan menoleh ke Donghae lalu dia berkata “Oppa!! Maukah menggendongku lagi?”. Donghae menggelengkan kepalanya lalu dia berkata “Aku tidak mau”. Nichan pun menarik-narik celana Donghae lalu dia berkata lagi dengan manja “Ayolah….”. Donghae langsung berkata “Hey!! Jangan menarik-narik celanaku!! Cepat berdiri!! Apa kau tidak dingin duduk diatas salju??”. Nichan langsung menggelengkan kepalanya, lalu Donghae berkata “Kamu menangis dulu, nanti baru ku gendong”. Nichan kaget lalu dia langsung memukul-mukul kaki Donghae sambil berkata “Oppa Jahat!! Oppa Jahat!! Ini kan hari pernah hujan salju”. ‘Aww!! Kenapa aku bisa merasakan sakit?? Mungkin karena pengaruh krystal itu’ Batin Donghae. Donghae menutup payung nya lalu memberikan payung itu pada Nichan, dia berkata “Yeah .. Baiklah!”. Donghae pun membungkukkan badannya lalu dia berkata “Cepat berdiri dan naik ke punggungku!!”. Nichan sangat bergembira, dia langsung berdiri lalu menaiki punggung Donghae sambil berkata “Padahal aku hanya bercanda .. Hihihi”. Donghae kaget lalu dia berteriak “Mwo??”. Donghae pun langsung berjalan sambil menggendongnya.

*Flash Back Off* 

Tiba-tiba Donghae merasakan kehausan yang sangat dahsyat, Donghae pun memegangi lehernya. “Pergi sana!! Jangan kembali lagi” Teriak seseorang dari kejahuan, orang itu sedang mengusir seseorang dari rumahnya.  Donghae langsung berdiri lalu dia menyandar di pohon. Tak lama orang itu melewati Donghae, Orang itu tidak melihat Donghae karena terhalang oleh pohon itu. Donghae pun mengikutinya dari belakang secara diam-diam. Orang itu merasa kalau ada yang sedang mengikutinya, dia mengusap lehernya lalu dia menoleh kebelakang, tapi ternyata tidak ada siapapun dibelakangnya, dia pun meneruskan perjalanannya lagi. Tak lama kemudian, untuk yang kedua kalinya dia merasa kalau ada yang sedang mengikutinya, dia pun menoleh kebelakang lagi, dan ternyata tidak ada siapapun yang mengikutinya. Dia mulai merasa aneh dengan semua itu. Di sangat kaget karena ketika dia menoleh kedepan, di depannya telah berdiri Donghae dengan mata merahnya dan taringnya yang sangat tajam. Donghae langsung mengigit dan menghisap darah orang itu. “AAAAAAAA!!!!” Teriak Orang itu. Orang itu benar-benar tidak berdaya, dan seketika orang itu mati karena perbuatan Donghae.

Donghae tersadar, dia telah mengigit dan menghisap darah orang itu. Donghae melepaskan orang itu lalu dia mengusap mulutnya yang penuh dengan darah. Dia memundurkan langkah kakinya sambil berkata “Apa yang telah kulakukan?? Aku ..”. Donghae menatap orang yang tak berdaya itu, dia menggelengkan kepalanya lalu dia berteriak “Tidak!! Tidak!!”. Donghae langsung berlari meninggalkan tempat itu. Dia terus berlari dan berlari dengan sangat cepat. Dan pada akhirnya dia pergi meninggalkan kota Seoul dan memutuskan untuk kembali ke hutan.

*****

Rumah Heechul, 23.30 KST

           Terlihat Eunhyuk dan Kyuhyun sedang duduk sambil menonton di televisi. Eunhyuk terus menganti-ganti channel.

“Hyung …” Panggil Kyuhyun.

“Eoh?” Sahut Eunhyuk yang masih menganti channel tv.

“Apa kau merasa aneh dengan Donghae?” Tanya Kyuhyun penasaran. Eunhyuk langsung menganggukkan kepalanya. “Ada apa ya dengannya??” Lanjut Kyuhyun. Eunhyuk pun menaruh remot itu ke atas meja lalu dia menoleh kearah Kyuhyun.

“Sikapnya berubah, tatapannya juga berubah ..” Ucap Eunhyuk.

“Iya benar! Seperti dulu!” Ucap Kyuhyun.

“Mungkinkah dia kembali menjadi vampire seutuhnya lagi?” Tanya Eunhyuk.

“Jika dia menjadi vampire seutuhnya berarti … berarti ….” Ucap Kyuhyun.

“Berarti krystal itu telah di keluarkan dari tubuhnya” Ucap Eunhyuk yang menyamabar perkataan Kyuhyun.

“Mwo?? Bagaimana bisa ????” Teriak Kyuhyun kaget.

“Aku tidak tau!” Jawab Eunhyuk yang menaikan pundaknya.

“Babo!! Lalu kenapa kau berpikir krystal itu keluar dari tubuh Donghae??” Teriak Kyuhyun.

“Aku hanya memprediksinya …” Jawab Eunhyuk.

“Tumben …” Ucap Kyuhyun pelan.

“Apa yang kau katakan tadi??” Teriak Eunhyuk yang langsung melirik Kyuhyun.

“Hm .. Tidak! Aku tidak mengatakan apa-apa” Jawab Kyuhyun sambil menggelengkan kepalanya.

“Bohong!” Ucap Eunhyuk.

“Aish … Kenapa kau tidak pernah percaya dengan perkataanku?” Ucap Kyuhyun.

Kyuhyun langsung berdiri dan pergi dari hadapan Eunhyuk. Eunhyuk hanya memperhatikannya saja. Tiba-tiba iphone nya berbunyi karena dia mendapat sebuah panggilan, dia langsung mengangkat telepon itu.

“Yeoboseyo?” Ucap Eunhyuk.

“Yeoboseyo Hyukie-ah!” Jawab seseorang. Eunhyuk langsung tersenyum karena mendengar suara itu. Suara itu adalah suara Harin.

“Harin-ah!! Kenapa tadi kau tidak bisa dihubungi?? Aku khawatir padamu” Teriak Eunhyuk.

“Maaf… Aku ketiduran” Jawab Harin.

“Harin-ah Aku merindukanmu …” Ucap Eunhyuk.

“Aku juga merindukanmu” Ucap Harin.

“Aku akan kerumahmu sekarang!” Teriak Eunhyuk.

“Jangan!!” Ucap Harin.

“Kenapa?? Jadi kau tidak mau kalau aku menemanimu” Ucap Eunhyuk.

“Bukan begitu.. Tapi ini sudah larut malam Hyukie.. Lagipula Ahjummaku sekarang ada dirumahku”. Jawab Harin.

“Jinjja-yo??” Tanya Eunhyuk.

“Ne …” Jawab Harin.

“Baiklah kalau begitu! Jaga dirimu baik-baik ya” Ucap Eunhyuk.

“Ne!” Jawab Harin. Eunhyuk dan Harin pun menutup telponnya itu. Eunhyuk langsung pergi ke kamarnya.


*****


Hutan, 24.00 KST

            Terlihat Heechul baru saja keluar dari sebuah kastil kecil, kastil itu adalah tempat dimana peti mati istriya berada. Ketika dia berjalan di pemakaman, ada tiga pria yang menghampirinya, pria itu berkata “Heechul-ssi”. Heechul langsung menjawabnya “Ada apa??”. Pria itu berkata lagi “Heechul-ssi aku ingin bercerita tentang anakmu”. Heechul pun bertanya padanya “Anakku yang mana?”. Pria itu berkata lagi “Anak keduamu, Donghae .. Hmm.. Alexander.. Apalah itu namanya”. Heechul berkata “Mwo? Kenapa dia? Ceritakanlah padaku!”.Pria itu pun langsung bercerita tentang Donghae. “Kemarin aku melihat anakmu kembali ke hutan ini, tapi dia tidak sendirian”. Heechul langsung memotong perkataan pria itu “Maksudmu bersama Eunhyuk dan Kyuhyun?”. Pria itu berkata lagi “Bukan .. Dia bersama vampire lain, aku tidak mengetahui namanya. Vampire itu mengikuti Donghae secara diam-diam. Aku penasaran, aku dan yang lainnya langsung mengikuti mereka secara diam-diam juga. Donghae sempat masuk kedalam kastil sendirian dan tak lama dia keluar lagi dan pergi kepemakaman. Kau tau? Ternyata mereka berniat buruk pada Donghae. Kau telah menyuruh kami untuk menjaga krystal yang ada di kastil itu kan? Krystal yang ada di kastil itu. Maka dari itu kami langsung menyerang vampire asing itu ketika Donghae sedang berada didalam kastil kecil. Tapi kami tidak bisa membunuh mereka semua karena mereka berhasil kabur. Tak lama Donghae keluar dari kastil kecil itu lalu kami menyuruhnya untuk berhati-hati”. Heechul langsung berkata “Lalu?”. Pria itu berkata lagi “Kami tidak tau persis apa kejadian selanjutnya, ketika kami sedang berburu daging, kami mendengar suara teriakan seseorang, kami pun langsung berlari mengikuti suara itu. Ketika kami sampai di tempat itu,Salah satu vampire yang tadi mengikuti Donghae sedang menyiksanya, kami bersembunyi di semak-semak, aku mendengar orang itu menyebutkan nama Zhoumi”. Heechul langsung berteriak “Zhoumi ???”. Pria itu berkata lagi “Iya! Kami langsung keluar. Vampire asing itu terlihat ketakutan, dia langsung mencabut paksa krystal yang ada di tubuh Donghae. Donghae benar-benar tidak berdaya, kami langsung membawanya ketaman bunga di dekat kastil”. Heechul kaget, dia langsung berteriak “Krystal itu sekarang telah keluar dari tubuh Donghae?? Jadi anakku akan menjadi vampire seutuhnya lagi?? Aishh”. Pria itu berkata lagi “Kau jangan marah pada Donghae, Donghae tidak bersalah”. Heechul pun menganggukkan kepalanya.

“AAAAA!!!” Tiba-tiba mereka mendengar suara teriakan seseorang. Heechul langsung mengubah dirinya menjadi vampire, matanya berwarna merah, sedangkan ketiga pria itu langsung merubah dirinya menjadi serigala. Mereka berempat langsung berlari mengikuti suara itu. Heechul melihat Donghae sedang berdiri ditepi tebing. Heechul kaget dan sangat khawatir, dia langsung berlari menghampirinya. Heechul memegang tubuh Donghae lalu dia berkata “Apa yang sedang kau lakukan disini??”. Donghae berkata dengan tatapan dinginnya “Aku hanya ingin berteriak”.  Heechul memegang pundak Donghae lalu dia berkata “Bodoh! Aku khawatir padamu! Kalau kau jatuh, tubuhmu bisa hancur. Aku sudah tau semuanya, krystal sudah tidak ada di tubuhmu kan?”. Donghae melihat tiga werewolf yang berada di belakang Heechul. Donghae menundukkan kepalanya lalu dia berkata “Maaf”. Heechul berkata lagi “Tidak apa-apa! Ayo kita pulang!”. Donghae langsung berteriak “Aku tidak mau pulang!!! Aku tidak mau kembali ke Seoul!!”. Heechul terdiam lalu dia berkata “Siapa yang bilang pulang ke Seoul? Kita akan pulang ke Kastil”. Donghae langsung menganggukkan kepalanya, lalu mereka pun langsung kembali ke Kastil.

Sesampainya di kastil, Heechul dan Donghae pun duduk di sebuah bangku milik mereka. Heechul sedang meminum segelas cangkir kopi. Donghae berkata pada Heechul “Maaf Appa, aku telah bertidak bodoh karena krystal itu telah di keluarkan dari tubuhku! ”. Heechul pun berkata “Sudah! Tidak usah di permasalahkan lagi!”. Heechul meminum kopi itu dengan gelas lagi. Lalu Donghae berkata “Tapi appa.. Aku telah memutuskan hubungan dengan Nichan…”. Heechul kaget, dia langsung menyemburkan kopi dari mulutnya, Heechul langsung berteriak “Mwo??? Kenapa lakukaan itu pada Nichan?? Jika Jungsoo-ssi tau, Appa pasti akan bertengkar dengannya”. Donghae menundukkan kepalanya sambil berkata “Maaf, Aku hanya ingin menyendiri untuk sementara waktu, agar aku bisa mengendalikan hasrat vampire ku”. Heechul berkata lagi “Ah sudahlah .. Tidak usah membicarakan itu lagi, Appa pusing!”. Donghae berkata lagi “Baiklah.. Maaf”. Donghaae langsung pergi dari hadapan Heechul, dia pergi kekamarnya.


*****


Rumah Siwon, 00.30 KST


            Terlihat Raemi dan Siwon sedang duduk di sofa. Tak lama Raemi berdiri lalu dia berkata “Ini sudah malam, Aku ingin pulang”. Siwon langsung berdiri lalu dia berkata “Ayo akan ku antar kau sampai kerumah”. Raemi menggelengkan kepalanya lalu dia berkata “Tidak! Tidak usah aku bisa pulang sendiri”.  Siwon langsung berteriak “Sudah kubilang aku akan mengantarmu sampai pulang!!”.  Raemi ikut berteriak “Aku ini manusia vampire, apa kau sudah lupa? Aku bisa menjaga diriku sendiri”. Ekspresi Siwon berubah, dia langsung berteriak “Aishh … Kau membuatku marah Raemi!!”. Siwon menatap Raemi tajam, matanya sedikit melebar, bulu-bulu serigala mulai keluar dari tubuhnya, dan tak lama moncongnya keluar layaknya serigala. “AAAA!!!” Teriak Siwon. ‘Aish.. Emosinya tidak bisa di kontrol lagi’ Batin Raemi. Raemi berteriak “Hentikan! Hentikan semua ini! Hentikan”, dan tanpa di sadari Raemi mengeluarkan airmatanya lagi ketika menjadi manusia vampire. Siwon terengah-engah, lalu dia menatap Raemi dengan tatapan yang sangat mendalam. Raemi langsung memeluk Siwon sambil berkata dengan kelembutannya “Hentikan….”. Siwon pun meredam emosinya, dan secara perlahan-lahan bulu dan moncong werewolf itu hilang. Siwon menundukkan kepalanya lalu meneteskan airmatanya sambil berkata “Maaf”. Raemi semakin memeluk Siwon, lalu dia berkata “Tidak perlu meminta maaf. Seharusnya aku membuat formula ramuan itu lagi supaya kau bisa menjadi manusia lagi”. Siwon berkata “Tapi ini adalah keinginanku, aku akan terus menjadi werewolf!”. Raemi melepaskan pelukannya lalu dia berkata “Kenapa?”. Siwon berkata lagi “Sudah pernah kubilang waktu itu kan? Aku akan tetap menjadi werewolf untuk selalu menjaga dan melindungimu setiap saat”. Raemi mengeluarkan airmatanya sambil berkata “Oppa~~”. Siwon langsung menghapus airmata Raemi dengan kedua ibu jarinya, lalu dia berkata “Sudahlah jangan menangis! Aku pasti bisa mengendalikan ini semua”. Raemi langsung memeluk Siwon dengan sangat erat. Tiba-tiba Iphone Raemi berbunyi karena dia mendapat suatu pesan. Raemi pun langsung melepas pelukannya lalu mengambil iponenya dan setelah itu membuka pesan itu, pesan itu berbunyi ‘Raemi-ah! Appa tidak bisa pulang sekarang! Appa akan menginap dikastil! Tolong beritahu Eunhyuk dan Kyuhyun ya’. Setelah membaca pesan dari Heechul, Raemi langsung mengirim pesan kepada Eunhyuk dan Kyuhyun. Sementara itu, Siwon mulaai kehilangan kesadarannya, dia banyak mengeluarkan tenaganya ketika dia hampir berubah ketubuh werewolf. Dia sangat pusing karena semuanya berputar didalam penglihatannya. Raemi menoleh ke Siwon, dia langsung kaget karena mendapati wajah Siwon yang telah setengah sadar itu. Siwon pun langsung jatuh kelantai. Raemi panik, dia langsung berteriak “Oppa!!!”. Raemi pun mengangkat tubuh Siwon lalu dia membawanya kekamar Siwon.

****

*TBC*
gimana menurut chingu FF admin ?? bagus gak ??
minta komentarnya dong :D



Tidak ada komentar:

Posting Komentar