Jumat, 26 Juli 2013

My Boyfiend Is Vampire Chapter 2

Tittle : My Boyfriend is Vampire

Cast : Song Ji Gwa, Lee Hyukjae, Song Sungmin, Jung Hana, Cho Kyuhyun, Kim Ki Bum, Lee Donghae, other cast.

Genre : Fantasy ( bacanya sambil di bayangin ajah

Posted by  @Hyukiwife_08



NB : kritik dan saran sangat di butuhkan, maaf kalo EYD kurang bagus dsb, ini ff kedua aku ..
Author : Devi Rudi a.k.a Lee_274

Check This Out
HAPPY READING ^^
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.

"Song Ji Gwa.." gumamnya tersenyum evil.

30 menit kemudian

"Oppa pulaangg.."
"Oppa sudah pulang??" Ji menyapa wajah lelah oppa nya.
"Ne, kau belum makan yah?"
"Aku sudah bilang kan, aku menunggu oppa." Sahut Ji
"Ne ne, ya sudah kajja kita makan. Oppa juga sudah lapar.. :)"
"Kajja"

Ji berjalan menuju meja makan sambil bergandengan dengan Sungmin, menikmati setiap canda tawa mereka yang jarang mereka lakukan.
Sementara itu, seseorang masih mengawasi Ji sampai ia dan Sungmin lenyap dari pandangan. Orang itu tersenyum dan berbalik pergi..
-
-
-
-
-
-
-
-
-
"Wahh, game ini seru sekali.." Dengan tampang bodoh bercampur kagum, Kyuhyun membolak-balik sebuah PSP yang baru ia beli saat mereka melewati toko mainan di dekat kampus..
"Dasar pabo.." Gumam Kibum
"Hey aku dengar hyung!!"

"Hyung, kau lihat Hyuk pergi kemana?" Donghae bertanya karena ia tak melihat saudaranya itu dirumah baru mereka.
Ya, mereka memang pindah ke rumah di kawasan Seoul agar lebih mudah dan tidak di curigai.

"Aku disini.." Ujar Hyuk yang entah sejak kapan sudah duduk di sofa, membuat Donghae dan Kibum terlonjak kaget dan menoleh kearah nya.

"Yak!! darimana kau? habis berburu? wae tidak mengajakku hah??!" Bentak Donghae
"Ani, aku disini dari tadi.. kau saja yang tidak melihat ku." Hyuk menjawab dengan tenang.
"Benarkah itu..?" Selidik Donghae
"Baiklah kalau kau tak percaya." Hyuk beranjak pergi, tapi Dongahe menahannya.
"N-ne, aku percaya.."

"Hey kalian berisik sekali, diamlah !!" Ucap Kyu yang masih memfokuskan mata nya ke arah layar PSP.
"Bukankah kau sendiri yang berisik Kyu?"
"Aku tidak berisik hyung, aku hanya melampiaskan kesenanganku.."
"Sama saja.." Gumam Kibum.

*keesokan hari nya*

Ji dan Hana melihat mobil 4 namja itu masuk ke parkiran kampus. Tapi saat mereka membuka pintu mobil, hanya Kibum, Donghae dan Kyuhyun yang terlihat.

"Annyeong Ji-ah, annyeong Hana-ah.. :)" Donghae menyapa Ji dan Hana yang sedang duduk di depan kelas yang menghadap ke parkiran.

"Annyeong.. :)" Jawab mereka berdua tersenyum.
"Wae kalian hanya bertiga? Mana teman kalian yang satu lagi?" Tanya Ji.
"Ohh Hyukjae? Dia membawa mobil sendiri,, itu dia datang.."

Sebuah mobil sport berwana silver masuk ke parkiran Inha University. Hyukjae keluar dari mobil itu, dia hanya menoleh ke arah Ji dan yang lainnya lalu berjalan ke kelas.

"Dia sombong sekali ya.." Hana bergumam.
"Dia sebenarnya baik, tapi dia memang seperti itu.." Jawab Kibum.
"Kajja kita ke kelas juga." Ajak Donghae.
"Ayo Hana-ah.." Kyuhyun menarik tangan Hana yang langsung di tepis oleh Hana.
"Apa-apaan kau? kenapa tangan mu dingin sekali?" Hana bertanya heran.
"Hahh.. emm.. ani, a aku.. aku..."
Melihat Kyuhyun panik, Donghae menyela "Mungkin dia habis menyelam didalam air es"
Hana hanya bingung mendengar perkataan Donghae.

"Kau yakin tidak apa-apa Kyu?"
"Gwenchana Hana-ah,, udara pagi ini memang dingin." Jawab Kyu setenang mungkin.
"Emm, ne baiklah.. kajja kita ke kelas." Hana mengajak  Ji dan teman-teman baru nya masuk.

Donghae mendelik kesal melihat Kyuhyun yang begitu ceroboh, aura membunuh pun terlihat di wajah tampan Kibum. Kyuhyun hanya tersenyum ngeri..

Mereka masuk ke kelas dan duduk di tempat duduk mereka masing-masing, tempat duduk Ji dan tempat duduk Hyukjae memang bersebelahan, tapi mereka tak pernah bertegur sapa.

Drrrttt drrrttt
Ada satu pesan masuk ke ponsel Ji.

From : Sungmin oppa.
"Oppa akan menjemputmu hari ini.."

"ne oppa.." Ji membalas pesan oppa nya.

"Namjachingu mu?"

"Hahh?? a apa?? ohh, bukan.. d dia oppa kui\,," Ji menjawab dengan gugup sebab ia kaget karena Hyuk bertanya dengan sangat tiba-tiba.
Hyuk hanya tersenyum.

*************************

"Ji-ah, kajja pulang." Ajak Hana
"Ani Hana-ah, Sungmin oppa menjemput ku hari ini, mianhae.."
"Ouh,, gwenchana. yasudah aku duluan ne."
"Hati hati di jalan."
"Ne :)" Hana tersenyum melambai ke arah JI, Ji balas tersenyum dan melambai.

30 menit Ji sudah menunggu sang oppa, tapi belum ada tanda-tanda Sungmin akan menjemputnya.
"Aishhh, jangan sampai dia ingkar janji lagi, akan ku bunuh dia."

Ji mulai memperhatikan keadaan sekitar, jauh di sebrang parkiran, ia melihat Hyukjae cs masih berdiri di samping mobil mereka seperti membicarakan sesuatu. Donghae melihat Ji yang sedang memperhatikan mereka, ia berbisik di telinga Hyukjae yang sedetik kemudian menoleh kearah Ji.
   Ji segera berbalik, 'ternyata mereka belum pulang..' Batinnya,

Ji terlalu kesal menunggu oppa nya yang tak kunjung datang. Ia memutuskan untuk pulang sendiri, tapi saat melangkah untuk meninggalkan tempat nya berdiri, sebuah mobil melaju kencang serta ugal-ugalan, sontak Ji terkejut sebab mobil itu mengarah pada nya.

"AAAAAAAAAAAAAAAA........"

*Ji Gwa pov*

"AAAAAAAAAAAAAAAA........"
CIIITTTTTT....!!!!!!!!
    Mobil berhenti tepat 1 cm di depanku, tapi aku telah di tarik oleh seorang namja sehingga aku jatuh dalam pelukan nya.
"Jangan melamun di tengah jalan nona." Hanya itu yang di ucapkan nya.
"N ne .. Gomawo sudah menolongku Hyukjae-ssi.."
   Dia melepaskan pelukannya dan tanpa ba bi bu dia langsung menuju mobilnya. Kibum, Donghae dan Kyuhyun pun yang sedari tadi melihatku juga masuk ke mobil mereka dan pergi.
'Mereka aneh sekali..'

"Apa-apaan kau?? kenapa tangan mu dingin sekali?"

   "Hey tunggu dulu.. Sikapnya memang dingin, tapi kenapa tubuhnya juga dingin?? dan dalam waktu 3 detik dia sudah menarik ku dalam pelukan nya. Bagaimana dia bisa secepat itu?? Padahal jarak antara aku dan dia lumayan jauh.. Atau jangan jangan di..."

"Hey hey, gwenchana??" Seorang namja membuyarkan lamunan ku, aku menoleh ke arah nya dan wajah nya terlihat panik.

"Ahh, a apa?? oh, ne ne gwenchana.."
"Kau yakin?? Perlu ku antar ke rumah sakit??" Dia bertanya lagi.
"Ani ani.. Sungguh aku baik baik saja.." Aku berusaha meyakinkan namja ini.
"Jinjja?? mianhae aku terlalu teledor menyetir mobil ku,, tadi ponsel ku terjatuh dan aku berusaha untuk mengambil nya. Mianhae jeongmal mianhae.." Ujar namja itu.
"Gwenchana :) tidak perlu merasa bersalah seperti itu.. Aklu tidak apa apa."

"Baiklah,, oh ne, naneun Park Jung Soo imnida, nuguya??"
"Neun Song Ji Gwa imnida."
"Ya sudah mari kuantar, kau mau kemana??"
"Ahh, tidak usah.. Aku sedang menunggu seseorang.."
"Ouh,, Tapi kau yakin tidak apa apa?"
"Ne, gwenchana .."
"Baiklah kalau begitu, aku permisi dulu. Sekali lagi aku minta maaf, sampai jumpa.." Ia membungkuk dan meninggalkan ku.
"Ne, sampai jumpa.." Aku balas membungkuk dan menatap kepergian Jung Soo.

"Ini aneh.. Suhu tubuh manusia mana bisa sedingin itu, Hana juga mengatakan tangan Kyuhyun dingin. Siapa mereka sebenarnya?? misterius sekali.. Ahh, kepala ku jadi pusing memikirkannya.."

*Author pov*

Sedang melamun memikirkan kejadian hari ini, sebuah mobil tepat berhenti di depannya.
"Yakk!! Song Ji Gwa.. Mianhae oppa telat menjemputmu. Oppa harus bertemu client tadi, mianhae sayang.."
"Oppa..." Lirih ji.
"Wae chagi? kenapa muka mu pucat sekali eoh?? kau sakit? kau belum makan?? kajja kita makan.." Sungmin nyerocos mengkhawatirkan keadaan adiknya. Namun, Ji hanya diam menatap ke depan dengan pandangan kosong.
"Yak!! Ji-ah oppa sedang bicara pada mu." Ujar Sungmin.
"Oppa aku lelah, kajja kita pulang.."

"Gwenchana?"
"Ne.."
"Hmm, baiklah kalau kau mau begitu, kajja kita pulang. Oppa akan menelfon ahjumma Kim untuk memasakkan bubur.."
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
"BAGAIMANA KAU BISA SECEROBOH ITU CHO KYUHYUN !!" bentak Kibum.
"Mi..Mianhae hyung.."
"Bodoh!!"

"Sudahlah hyung.." Donghae mencoba meredam amarah ketua nya.
"Kau ingat Hae apa yang ku bicarakan? Jika ada masalah dengan manusia, apa lagi sampai melanggar sumpah kita. Aku tak segan segan menyuruh kalian kembali ke gua, kau harus nya juga ingat itu Kyu!!"
"Kenapa jadi aku yang di salahkan hyung? Hyukjae juga tadi menolong Ji-ah bukan?" Tunjuk Donghae tak terima.

Kibum menoleh ke arah Hyuk yang sedang membaca buku, sungguh ia malas berbicara dengan namja bisu ini.

"Bicaralah, jika ada yang ingin kau katakan." Ujar Hyuk yang masih fokus dengan buku yang di baca nya.
"Kenapa kau menolong yeoja itu?" Tanya Kibum to the point.
   Hyuk menutup buku nya dan menoleh ke arah Kibum.
"Apa salah?" Hyuk balik bertanya.
"Aku yakin yeoja itu curiga dengan mu Hyuk."
  "Lalu?"

"Lalu?? Hanya itu yang kau ucapkan hah??" Kibum mulai emosi.
"Bersikaplah tenang Kibum-ssi. Jika memang yeoja itu curiga dan mengetahui siapa kita sebenar nya, kiat tinggal kembali ke gua. Lalu apa yang harus kita takuti hmm?" Jawab Hyuk santai.

"Kau..." Tunjuk Kibum.
"Sudahlah.." Hyuk beranjak dari tempat duduknya dan pergi.
"Yak!! Saudara ku kau mau kemana?!" Bahkan teriakan Donghae pun tak di gubrisnya.
Kibum hanya menatap punggung namja itu yang menghilang di balik pintu, sedangkan Kyu hanya diam tak bisa berbuat apa apa ..

*at home Song family*

"Makanlah sayang,, kau belu makan apa pun sejak tadi.." Ujar sungmin lembut.
   Sungmin khawatir dengan keadaan adiknya, wajah pucat dan pandangan kosong. Tak seperti Song Ji Gwa yang ia kenal, yang cerewet dan menyebalkan.

"Ji-ah.." Panggil Sungmin.

  Tak ada jawaban. Sungmin hanya menghela nafas..
"Baiklah jika kau tak mau makan, oppa tak akan memaksa. Tapi jika kau lapar panggil oppa ne? Sekarang tidurlah.." Sungmin menyelimuti Ji dan menyanyikan sebuah lagu agar adik nya terlelap. Raut wajah lelah terpancar di wajah Ji.
  Tak lama kemudian hanya deru nafas teratur saat Sungmin menyelesaikan lagu nya. Ia melihat sosok malaikat kecilnya tertidur dengan wajah tenang.
  Sungmin hanya tersenyum, ia mengecup kening Ji dan mematikan lampu kamar.
"Oppa sayang pada mu, oppa belum siap kehilangan mu.." gumam Sungmin.
  Ia menutup pintu kamar dan menuju ka kamar nya sendiri.


Ji masih tertidur lelap, dan seseorang sedang memperhatikan ji yang tertidur. Sosok yang mengawasi gerak gerik nya kemarin malam. Saat ini kembali mengawasi nya.

Tiba tiba..

"Eomma.. Appa.. Hiks hiks.." Ji menangis dalam tidurnya, tapi sosok itu hanya melihat dengan ekspresi yang sulit di artikan.
"hiks hiks,, Eomma.. Appa.." Ji masih sesenggukan dengan mata terpejam.

"ANDWAE EOMMA !!" Ji berteriak dan terbangun dari tidur nya. Mencoba beradaptasi dengan ruangan yang gelap, namun mata nya menangkap se sosok yang harus nya tak ada di dalam kamar nya.

"K kau?? A apa yang kau lakukan disini?!!" Tanya Ji ketakutan.


TBC ^^

Tidak ada komentar:

Posting Komentar